<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245</id><updated>2011-11-12T13:39:53.395+07:00</updated><category term='parenting'/><category term='unek-unek'/><category term='duniaku'/><category term='hikmah'/><title type='text'>(baca: sisi lain)</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>54</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-3119214223829257757</id><published>2011-10-20T20:27:00.003+07:00</published><updated>2011-10-20T20:50:07.833+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>the power of faith</title><content type='html'>Sikap seseorang terhadap sesuatu sangat dipengaruhi seberapa besar keyakinan terhadapnya. Maka betapa banyak orang yang telah salah dalam meletakkan keyakinannya. Ada sebagian orang yang mendedikasikan seluruh hidupnya untuk musik, karena yakin bahwa musik itulah yang bisa membuatnya sejahtera. Ada orang yang mengerahkan seluruh jiwa, raga dan pikirannya untuk sebuah bisnis, karena dia yakin bisnis itulah gantungan hidupnya. Dan lebih banyak lagi potret-potret sosial yang menggambarkan sejauh apa keyakinan seseorang pada sesuatu.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jangankan keyakinan yang salah, bahkan jika kita ragu saja terhadap sesuatu yang seharusnya kita yakini, maka akan sangat mempengaruhi sikap kita terhadapnya. Mengapa seseorang enggan enggan berbuat baik, beramal shalih, atau shalat Shubuh berjamaah di masjid di pagi buta yang dingin? Bisa jadi alasannya karena masih ngantuk, males, bangun kesiangan, dan segudang alasan klise yang dibuat untuk membenarkan sikapnya. Padahal kita sudah tahu betul pahala apa yang akan didapat jika kita mau mengamalkannya.&lt;br /&gt;Maka sangat mungkin alasan segudang tadi, salah semua!.&lt;br /&gt;Al Qur’an di awal surat Al-Baqarah telah menyebutkan dengan gamblang, bahwa kitab ini diturunkan sebagai petunjuk bagi orang-orang yang bertqwa, dan tiada keraguan di dalamnya. Siapa orang yang bertaqwa? Ayat berikutnya juga menyebutkan dengan jelas, yakni orang-orang yang mengimani (baca: yakin) hal-hal yang ghoib, mendirikan sholat dan menafkahkan sebagian rizkinya (di jalan-Nya).&lt;br /&gt;Keyakinan terhadap sesuatu yang ghoib adalah sebuah jawaban. Pahala itu ghoib, sorga/neraka itu ghoib, bahkan Allah ta’ala juga ghoib. Jika saja ada kebijakan dari Depag, bahwa barang siapa yang shalat shubuh berjamaah di masjid, satu orang akan mendapatkan uang Rp. 50.000... Maka bisa dipastikan orang akan berbondong-bondong memadati masjid di waktu shalat shubuh tiba. Setiap keluarga akan menghitung berapa jumlah anggotanya dan tinggal mengalikannya dengan selembar uang lima puluh ribuan. Ngantuk akan ditepis, malas akan dihalau, dinginnya pagi tak akan dirasa, demi uang tersebut. Mengapa? Karena selembar uang lima puluh ribuan itu riil, nyata, bisa diraba, bisa dipegang dan bisa dimasukan ke dompet.&lt;br /&gt;Padahal balasan Allah jauuuuuuhhhh.... lebih besar dari sekedar lembaran uang lima puluh ribuan. Tapi sekali lagi, bahwa pahala, sorga, adalah tidak kasat mata. Setiap orang ketika ditanya, pasti jawabannya ingin masuk sorga. Tapi ketika ditanya tentang kematian, sebagian orang menjawab belum siap, takut untuk mati. Ironis !! karena tak ada sorga tanpa didahului melewati sebuah pintu yang bernama kematian.&lt;br /&gt;Maka hari ini, jam ini, saat ini... adalah waktu yang tepat untuk bertanya pada ‘cermin’... Seberapa yakin sih kita sebenarnya terhadap janji Allah, terhadap ketentuan Allah, atau bahkan... seberapa yakin sih kita dengan keberadaan Allah? Na’udzubillah....&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-3119214223829257757?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/3119214223829257757/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=3119214223829257757&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/3119214223829257757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/3119214223829257757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2011/10/sikap-seseorang-terhadap-sesuatu-sangat.html' title='the power of faith'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-5614324355764468447</id><published>2011-06-16T11:12:00.003+07:00</published><updated>2011-06-16T11:20:14.890+07:00</updated><title type='text'>S3 (bukan doctor)</title><content type='html'>Begitulah manusia, kadang sering melakukan hal-hal yang ironis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kebodohannya, ketika memohon2 sesuatu kepada-Nya, lalu Dia kasih apa yg kita minta tapi lalu kita menolaknya. Paling tidak sehari semalem kita 17 kali merengek-rengen, memohon-mohon agar diberikan 'jalan yang lurus' yaitu jalannya orang-orang yang telah Engkau beri nikmat... Tapi kita gak tau siapa orang-orang yang telah diberi-Nya kenikmatan? &lt;div class="fullpost"&gt; Jika tidak dijelaskan, maka setiap kita bisa menerjemahkan ayat dalam surat Al-Fatihah tersebut sesuai dg 'frame of refference' dan 'deep of experience' masing-masing. Apakah orang yang diberi nikmat dalam surat Al-Fatihah tersebut adalah yg orang yang kaya? hartanya melimpah... Atau orang yang jabatannya tinggi?, seperti Menteri, Presiden, dll... Atau orang yang pinter-pinter? seperti para pakar, profesor, dll.. Atau yang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita tengok di surat An-Nisa' ayat 69, yang dimaksud dg 'an'amallohu 'alaihim (orang-orang yang telah memperoleh karunia dari Allah) paling tidak ada 4. Yakni para Nabi, para Shiddiqin, Syuhada dan Sholihin. Untuk mencapai level seperti para Nabi, kayaknya kita gak mungkin deh. Maka bisa diturunkan levelnya, yaitu S3 (shidiqin, syuhada, sholihin). Nah loh !... ternyata orang2 yang telah diberi nikmat oleh Allah adalah orang2 yg jujur, syahid dan sholih. Jadi, untuk bisa mendapatkan jalan yang lurus seperti yang tiap hari kita mohonkna pada-Nya dalam Surat Al Fatihah adalah S3 tersebut. Lalu kalo dah tau untuk mendapatkan jalan kemuliaan tersebut kita harus menjadi orang2 yg jujur, syahid dan sholih... apa kita masih manat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ketika jalan itu sudah ditunjuki-Nya dan ternyata harus jadi orang yg baik, jujur bahkan berani syahid.... kita malah berbalik arah. Minimal berbelok, karena untuk mendapat jalan yg lurus, jalan kemuliaan.. koq gak enak ya? dan itulah yang membuat 'harga' surga gak semurah 'neraka'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah manusia, kadang sering melakukan hal-hal yang ironis. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-5614324355764468447?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/5614324355764468447/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=5614324355764468447&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/5614324355764468447'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/5614324355764468447'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2011/06/s3-bukan-doctor.html' title='S3 (bukan doctor)'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-7773080881494563478</id><published>2010-07-02T13:53:00.002+07:00</published><updated>2010-07-02T14:10:48.281+07:00</updated><title type='text'>Hanung menghidupkan Ahmad Dahlan</title><content type='html'>Sabtu 3 Juli 2010, Jogja tumpah-ruah oleh hiruk-pikuk oleh warga Muhammadiyah. Sebuah organisasi Islam besar yg berulang tahun di usianya yg 1 abad. Dengan mengusung tema "Gerak melintasi Zaman, dakwah dan tajdid menuju peradaban utama" gaung itu sudah menggema sejak setahun lalu. Menurut wali kota Jogja diperkirakan ada 1 juta orang akan membanjiri kota pelajar ini, dan prediksinya dalam waktu sekitar 5 hari ada perputaran uang sekitar 100 miliar rupiah.... Spektakuler!!!&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sudah sejak beberapa bulan lalu, seluruh penjuru kota dari kampung kumuh hingga pusat2 kota dipenuhi oleh berbagai spanduk dan baliho yg berisi himbauan atau ucapan selamat bermuktamar. Bahkan sebuah perusahaan taxi dikontrak untuk ditempeli stiker tentang muktamar di kaca bagian belakang mobilnya. Bendera2 hijau dg lambang muhammadiyah berkibar, berderet disepanjang jalan sesuai dengan lokasi Cabang dan Ranting Muhammadiyah berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, Hanung Bramantyo, sutradara muda yg lagi naik daun dan jebolan SMA Hummadiyah 1 Jogja juga ikut meramaikan acara muktamar ini dengan membuat film semi dokumenter yang berjudul "Sang Pencerah". Meski sedikit meleset dr planning yang seharusnya film tersebut dilaunching pas muktamar, namun sepertinya mundur. Lokasi shooting di Masjid Kauman Jogja yangsempat di'sulap' menjadi masjid 'djaman dahoeloe' dengan mengahbiskan biaya yang tidak sedikit. Peran Nyai Akhmad Dahlan-pun dijatuhkan pada sang istri Zaskia Mecca. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dua cerita di atas, Muktamar dengan tema besar di spanduk dan balihonya. Lalu Hanung dengan Ahmad Dahlannya, sebuah kisah yang sebenernya agak berbeda, meskipun dihubungkan dengan satu event, yakni Muktamar. Lazimnya, sebuah acara besar dengan tema besar, sosialisasinya juga 'nyambung'. Artinya jika tema yang diangkat adalah "Gerak melintasi zaman, dakwah dan tajdid menuju peradaban utama" maka visualisasi baliho, stiker mobil dan media2 lainnya menggambarkan tentang tema tersebut. Bisa berupa keberhasilan yang sudah dicapai oleh Muhammadiyah dalam kurun 1 abad, baik dibidang sosial, pendidikan kesehatn dan sebagainya. Tapi dari sekian banyak media yang dipakai untuk mensosialisasikan acara ini justru menggunakan ilustrasi tunggal lukisan Ahmad Dahlan. Sehingga memunculkan pertanyaan: "Ini acara satu abad Muhammadiyah apa satu abad Ahmad Dahlan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa hubungannya baliho, spanduk, poster, stiker bergambar Ahmad Dahlan dan proyek film "Sang Pencerah"nya Hanung?. Seorang pakar pemasaran dunia, Peter F. Drucker berpendapat "sell is antithesis of marketing". Sehingga beberapa produk perlu melakukan upaya2 mendekatkan dulu produk yg bakal dilaunching dg berbagai event, promosi atau bahkan iklan teaser. Harapannya, ketika produk itu diluncurkan, maka sasaran sudah tidak asing lagi dan dg gegap gempita akan menyambutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu 3 Juli 2010, perhelatan akabar itu digelar dengan meriah. Banyak warga yg menunggu hasil2 yg mencerahkan dari acara Muktamar 1 abad Muhammadiyah ini. Setelah kemaren beramai2 untuk 'jelang 1 abad Muhammadiyah'... Maka berikutnya ramai2 jelang pemutaran perdana film "Sang Pencerah".&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-7773080881494563478?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/7773080881494563478/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=7773080881494563478&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/7773080881494563478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/7773080881494563478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2010/07/hanung-menghidupkan-ahmad-dahlan.html' title='Hanung menghidupkan Ahmad Dahlan'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-3094486847921226934</id><published>2010-02-28T19:11:00.001+07:00</published><updated>2010-02-28T22:10:57.716+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='parenting'/><title type='text'>bahaya ngajari doa bwt ortu</title><content type='html'>"Yaa Allah, ampunilah dosaku dan dosa kedua orangtuaku. Dan sayangilah mereka sebagaimana mereka meyayangiku sewaktu masih kecil". Apa seh yg bahaya dr do'a yg sangat terkenal itu, untuk diajarin sama anak2 kita?. Sekilas emang 'biasa' atau bahkan karena dah terlalu sering hingga tak ada lagi 'greng'-nya dr do'a itu? Setiap orangtua pasti mendambakan anak2nya kelak, selain berbakti padanya juga rajin membaca do'a tsb, bahkan ketika orangtuanya dah meninggal sekalipun.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;OK! mari kita teliti arti dr do'a tersebut... lalu sesuaikan dg perilaku qta pada anak2. Arti kalimat pertama "Ya Allah, ampunilah dosaku dan dosa kedua orangtuaku"... sampai sini gakada masalah!. Tapi kalimat kedua "Dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku sewaktu masih kecil"... di sini tempat 'bahaya'nya. Ketika do'a ini dibacakan oleh anak kita dan harapannya do'a-nya makbul... perlu introspeksi dikit ke dalam diri kita sebagai orangtua. Apa yg telah kita berikan pada anak2 sewaktu mereka masih kecil?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orangtua yang sibuk, justru membagi kasih sayangnya dg yang lain. Pagi berangkat kerja ketika anak2 belum bangun, dan pulang ketika mereka telah tertidur dalam gelisahnya. Atau yg agak mendingan, pagi sempat ketemu dalam suasana yg serba terburu2, hingga tak sempat lagi bercanda ria. Sore mungkin juga masih sempet ketemu tapi dalam kondisi orangtua capek luar biasa, hingga tak mampu lagi telinga ini mendengar celoteh manja anak2. Belum lagi bagi wanita karier yg memutus ASI ekslusif sebelum anak usia 2 tahun. Lalu disusukan induk Sapi, yg susunya paling cocok ya untuk anak2 sapi. Wanita2 yg bekerja bukan karena 'perlu' tapi karena 'ingin' bekerja. Wanita2 yg berkarier bukan sekedar untuk 'mendapatkan' tapi untuk 'menjadi'. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu, tenaga, pikiran yg berkualitas untuk berbagi kasih sayang dg anak, justru dihabiskan di luar rumah. Ironisnya ketika ditanya: "ini semua demi anak2!!". Ketika anak2 merengek2, gampang saja tinggal dibeliin mainan, game, atau es krim... beres!. Kita udah ngajarin budaya 'sogok/tutup mulut' pada anak2 sejak masih balita. Padahal yg mereka butuhkan adalah curahan kasih sayang yg tulus dr orangtua. Makanya gak terlalu heran kalo hari gini banyak koruptor... bisa jadi emang para orangtua telah ngajarin hal gituan sejak masih kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balik lagi ke masalh bahaya ngajarin do'a tadi. Kalo kasih sayang orangtua sama anak tuh 'setengah hati', dan kita ngajarin anak2 berdo'a agar Allah ngasihi kita seperti kita ngasihi mereka waktu masih kecil.... dan sangat-sangat berharap agar do'a anak kita dikabulkan, apa gak bahaya tuh ????? Gimana kalo Allah cuman setengah ridho dan setengah sayang sama kita? lalu yg setengah lagi adalah adzab?.... Na'udzubillah !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bukan ngajarin do'anya yg bahaya, apalagi isi do'anya, pastilah bagus!. Tapi hendaknya kita juga introspeksi diri... bener gak sih sebagai orangtua, kita udah nyurahin kasih sayang full..... sama anak2 ??. Hingga berharap Allah juga akan perlakuin kita sama dg perlakuan kita pada anak2.... Semoga bermanfaat, Amien!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-3094486847921226934?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/3094486847921226934/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=3094486847921226934&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/3094486847921226934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/3094486847921226934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2010/02/bahaya-ngajari-doa-bwt-ortu.html' title='bahaya ngajari doa bwt ortu'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-7676110460542290966</id><published>2009-10-02T12:50:00.002+07:00</published><updated>2009-10-02T12:56:43.874+07:00</updated><title type='text'>happy batik day</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SsWVStR_OjI/AAAAAAAAANc/JajvljeeLlA/s1600-h/batik+day.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 374px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SsWVStR_OjI/AAAAAAAAANc/JajvljeeLlA/s400/batik+day.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387876677843892786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...dan sebagian saudara kita di Padang, Sumatera Barat, tak mampu memakai baju batik. Karena hanya memiliki sepotong kain kafan... putih bermotif merah bercak darah...&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-7676110460542290966?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/7676110460542290966/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=7676110460542290966&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/7676110460542290966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/7676110460542290966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2009/10/happy-batik-day.html' title='happy batik day'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SsWVStR_OjI/AAAAAAAAANc/JajvljeeLlA/s72-c/batik+day.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-3651443530213026111</id><published>2009-10-01T10:38:00.002+07:00</published><updated>2009-10-01T11:18:37.372+07:00</updated><title type='text'>earthquake again</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SsQlNfzqSSI/AAAAAAAAANU/_bU5FP5sS90/s1600-h/gempadang.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 306px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SsQlNfzqSSI/AAAAAAAAANU/_bU5FP5sS90/s400/gempadang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387471968048662818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kembali Allah menegur kita dengan cara-Nya yang 'cukup sopan'... Adakah kita 'mendengar'nya??&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-3651443530213026111?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/3651443530213026111/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=3651443530213026111&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/3651443530213026111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/3651443530213026111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2009/10/earthquake-again.html' title='earthquake again'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SsQlNfzqSSI/AAAAAAAAANU/_bU5FP5sS90/s72-c/gempadang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-59776156107530322</id><published>2009-09-23T09:39:00.004+07:00</published><updated>2009-09-28T17:54:15.555+07:00</updated><title type='text'>after 'party'</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/Srqq1t3_4ZI/AAAAAAAAAM8/tl2bzDEf3QE/s1600-h/jejak+puasa.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/Srqq1t3_4ZI/AAAAAAAAAM8/tl2bzDEf3QE/s400/jejak+puasa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5384804144299106706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;masih adakah jejak keshalihan Ramadhan di 11 bulan sesudahnya? Karena hanya orang-orang bertaqwa yang konsisten melestarikannya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SsCSSWRYe_I/AAAAAAAAANE/TbKyIx9Nfvg/s1600-h/taqwa2+.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SsCSSWRYe_I/AAAAAAAAANE/TbKyIx9Nfvg/s400/taqwa2+.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386465998248901618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;jika para sahabat Nabi SAW saja selalu gelisah jika ditinggal Ramadhan, karena begitu khawatir kalau amal-amalnya nggak diterima Allah, pantaskah kita yang beribadah 'seadanya' berbangga-bangga "Merayakan Kemenangan" dan kembali suci, untuk siap mengotori diri lagi dengan dosa dan maksiat? &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-59776156107530322?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/59776156107530322/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=59776156107530322&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/59776156107530322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/59776156107530322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2009/09/after-party.html' title='after &apos;party&apos;'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/Srqq1t3_4ZI/AAAAAAAAAM8/tl2bzDEf3QE/s72-c/jejak+puasa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-2243321849183947022</id><published>2009-09-11T00:51:00.005+07:00</published><updated>2009-09-28T18:18:16.292+07:00</updated><title type='text'>last 10 days</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/Sqk9vttSYHI/AAAAAAAAAMs/oZZ3lz9izMw/s1600-h/signmasjid.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 266px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/Sqk9vttSYHI/AAAAAAAAAMs/oZZ3lz9izMw/s400/signmasjid.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5379899119803457650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;jangan pernah berpaling dari-Nya, siapa tahu Ramadhan depan kita tak bertemu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/Sqk9um-JcxI/AAAAAAAAAMk/ylZifFdMLVY/s1600-h/sajadah.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 256px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/Sqk9um-JcxI/AAAAAAAAAMk/ylZifFdMLVY/s400/sajadah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5379899100815258386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;jangan buru-buru kau gulung sajadahmu! meski Ramadhan kan berlalu, karena ibadah tak kenal waktu!&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-2243321849183947022?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/2243321849183947022/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=2243321849183947022&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/2243321849183947022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/2243321849183947022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2009/09/last-10-days.html' title='last 10 days'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/Sqk9vttSYHI/AAAAAAAAAMs/oZZ3lz9izMw/s72-c/signmasjid.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-7337626485354077310</id><published>2009-09-06T06:30:00.004+07:00</published><updated>2009-09-06T07:05:27.307+07:00</updated><title type='text'>ramadhan 1430 H edition</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SqL4Og65hdI/AAAAAAAAAMM/vGoOTGKRYkw/s1600-h/superpuasa.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 264px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SqL4Og65hdI/AAAAAAAAAMM/vGoOTGKRYkw/s320/superpuasa.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378133833272624594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan heart softener&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SqL4OO11-FI/AAAAAAAAAME/xcKkjMDVbCs/s1600-h/last+ramadhan.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 263px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SqL4OO11-FI/AAAAAAAAAME/xcKkjMDVbCs/s320/last+ramadhan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378133828419582034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;... andai hari ini adalah Ramadhan terakhir bagimu, maka amal terbaik apakah yang akan kau banggakan dihadapan-Nya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SqL4NSfSAEI/AAAAAAAAAL8/EbQnjZrLMz8/s1600-h/dosa.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 209px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SqL4NSfSAEI/AAAAAAAAAL8/EbQnjZrLMz8/s320/dosa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378133812218822722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;tak ada dosa kecil jika dilakukan terus menerus, dan tak ada dosa besar jika diiringi dengan taobat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SqL4NNZgEXI/AAAAAAAAAL0/Sfe9jAw2l2I/s1600-h/ramadhan2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SqL4NNZgEXI/AAAAAAAAAL0/Sfe9jAw2l2I/s320/ramadhan2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378133810852401522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;meskipun di bulan Ramadhan pintu neraka ditutup, tapi tak ada jaminan bagi kita untuk tetep 'ngotot' ingin memasukinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SqL8HfOBzYI/AAAAAAAAAMc/FQWAt8DjOe4/s1600-h/ramadhan.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 279px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SqL8HfOBzYI/AAAAAAAAAMc/FQWAt8DjOe4/s320/ramadhan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378138110603414914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;meskipun di bulan Ramadhan setan2 diborgol, tapi manusia sudah tidak memrlukan godaannya. karena manusia sudah pinter dan mandiri dalam bermaksiat kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-7337626485354077310?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/7337626485354077310/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=7337626485354077310&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/7337626485354077310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/7337626485354077310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2009/09/ramadhan-1430-h-edition.html' title='ramadhan 1430 H edition'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SqL4Og65hdI/AAAAAAAAAMM/vGoOTGKRYkw/s72-c/superpuasa.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-4008309399850929872</id><published>2009-08-03T11:14:00.003+07:00</published><updated>2009-08-14T11:02:31.843+07:00</updated><title type='text'>woman hardworker #2</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SnZknShI5uI/AAAAAAAAALk/ZFwzgfZZC5M/s1600-h/IMG_5176.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SnZknShI5uI/AAAAAAAAALk/ZFwzgfZZC5M/s320/IMG_5176.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365586632207034082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;sebagai salah satu negeri dengan perkembangan tercepat di dunia, Hongkong dituntut untuk selalu berubah dan berubah terus. Sehingga produk-produk &lt;span style="font-style:italic;"&gt;fashion&lt;/span&gt;, komputer, kamera,&lt;span style="font-style:italic;"&gt; handphone&lt;/span&gt; dan lain-lain daur hidupnya menjadi semakin pendek. Gak heran kalo sebuah majalah terbitan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Malaysian Airlines&lt;/span&gt; merekomendasikan Hongkong sebagai salah satu tujuan shoping dengan harga yang 'masih bisa ditawar'. Mulai dari barang bermerk yang dijual kaki lima di kawasan Mongkok, hingga barang-barang elektronik bekas di Sam Sui Po. Jangan kaget kalo ketemu sebuah produk dengan tiga kali coretan harga, menjadi semakin murah. Produk fashion yang berada di dalam etalase mewah ditunggui pramuniaga, dalam waktu 3 bulan bisa pindah ke kotak depan menjadi barang obral. Dampak dari semua itu mempengaruhi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;life style&lt;/span&gt; penghuni Hongkong, hingga ke gaya hidup para TKW-nya. Seorang pembantu rumah tangga, sering ganti HP 3,5G yang bermerk, bahkan mampu membeli rok mini seharga jutaan atau bahkan puluhan juta rupiah, lebih mahal dari rok mini yang dipakai majikannya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Seorang pembantu 'anyaran', biasanya digaji kisaran 3.500 $HKD atau sekitar 4,5 juta rupiah dengan kontrak kerja per 2 tahun. Jika salah satu pihak menyalahi kontrak sebelum waktunya, maka keduanya bisaling tuntut menuntut. Baik majikan maupun pembantu. Ini salah satu aturan yang membedakan perlakuan para TKW di Malaysia. Setiap kali perpanjang kontrak, majikan punya kewajiban memberi bonus, hadiah dan juga kenaikkan gaji. Maka gak heran jika seorang TKW yang loyal pada majikannya selama belasan tahun, maka gajinya sudah mencapai puluhan juta rupiah. Dengan gepokan uang dolar di tangan para TKW tersebut, memancing beberapa institusi lokal Indonesia untuk membuka cabang di Hongkong. Mulai dari jasa perbankan (sebut saja Bank Mandiri, Bank BNI, dll), jasa asuransi, lembaga training, bahkan lembaga-lembaga sosial keagamaan. Keberadaan lembaga-lembaga tersebut bukan buat mengasihani para TKW tapi justru untuk 'membantu' mereka 'menafaatkan' gepokan dolar tadi. Banyak cara yang dilakukan berbagai lembaga tersebut dalam hal "membantu memanfaatkan" uang para TKW yang kebanyakan masih lugu. Mulai dari iming-iming, janji, bahkan sampai berkesan menakut-nakuti. ALIF mencoba memberi pemahaman dan ketrampilan pada para teman-teman TKW lainnya agar tidak terlalu lugu, supaya bisa terhindar dari 'jebakan-jebakan' tersebut.&lt;br /&gt;Sebenarnya sebelum ALIF lahir, telah muncul organisasi 'kakaknya' yang bernama FKMPU (Forum Komunikasi Muslimat Peduli Umat) dengan anggota yang lebih banyak dari anggota ALIF. Forum inilah sebenarnya yang lebih konsern dalam menggembleng angotanya dengan memberikan pembinaan moral spiritual. Agar para TKW tidak terjebak dalam hitamnya kehidupan Hongkong, dan agar tidak silau menatap gemerlap terangnya hingar-bingar Hongkong. Markas FKMPU di sebuah apartemen yang cukup luas dengan sewa puluhan juta rupiah sebulan, masih satu deret dengan apartemen ALIF di kawasan Couseway Bay. Dengan hanya beberapa orang saja yang masih berstatus TKW inilah yang terus dan terus memperjuangkan nasib para TKW tersebut dengan kendaraan FKMPU dan ALIF yang masing-masing memiliki media majalah bulanan. Fantastis! &lt;br /&gt;Sebagian besar masalah TKW tidak hanya muncul di Hongkong, bahkan sering berkaitan dengan kondisi keluarga yang ditinggalkannya. Ada yang istrinya bekerja keras, mengumpulkan uang, sementara suaminya di kampung selingkuh atau bahkan nikah lagi. Ada yang bekerja menjadi TKW, sementara keluarganya di kampung menjadikannya sebagai mesin uang. Tidak boleh pulang kampung dulu sebelum rumahnya berlantai tiga, saudara-saudaranya sudah punya rumah semua, atau alasan lain yang dibuat oleh keluarganya. Maka ketika kontrak kerja habis, dan mereka kembali ke kampungnya, ke tengah-tengah keluarganya, tak ada lagi uang tersisa selain rumah-rumah yang mewah. Belum lagi faktor psikologis, termasuk perbedaan lingkungan yang drastis dari lingkungan Hongkong dengan gedung-gedung pencakar langit yang gemerlap, teratur, disiplin penduduknya... kembali ke kampung yang jorok, becek dan gelap. Juga sikap, pola pikir dan gaya hidup keluarga yang terasa 'tidak nyambung' dengan suasana Hongkong. Maka biasanya, TKW seperti ini tidak akan bertahan lama dikampungnya. Suasana Hongkong sudah menjadi candu, di sisi lain lingkungan asal dirasa kurang kondusif baginya. Hidup menjadi terasa asing di kampungnya sendiri, sementara uang juga susah dicari, bisa ditebak solusi pragmatisnya... menjadi TKW lagi. Meski tak bisa ke Hongkong lagi, ke Malaysia juga tak apa-apa.&lt;br /&gt;Kenapa bisa seperti itu? siapa yang salah dalam hal ini? Tidak ada gunanya mencari kambing hitam. TKW juga harusnya memiliki jiwa wirausaha, agar uang hasil kerjanya tidak terbuang sia-sia, suami, keluarga, dan lingkungan juga seharusnya mendukung upaya tersebut. Lebih-lebih peran pemerintah, tidak cuman bisanya melarang-larang pengiriman TKW, tapi harus ada upaya konkrit memberikan pembinaan mental dan life skill (kecakapan hidup) yang sesuai potensi masing-masing TKW dan potensi kampung dimana mereka tinggal.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;*Foto diambil dari Star Ferry pada malam puncak peringatan kemenangan Hongkong, 1 Juli 2009  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-4008309399850929872?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/4008309399850929872/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=4008309399850929872&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/4008309399850929872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/4008309399850929872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2009/08/woman-hardworker-2.html' title='woman hardworker #2'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SnZknShI5uI/AAAAAAAAALk/ZFwzgfZZC5M/s72-c/IMG_5176.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-4410749516496489510</id><published>2009-07-15T10:13:00.011+07:00</published><updated>2009-08-03T11:19:25.433+07:00</updated><title type='text'>woman hardworker #1</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/Sl1KUBS5brI/AAAAAAAAALc/o_K6QQ8zqyk/s1600-h/hongkong.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 182px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/Sl1KUBS5brI/AAAAAAAAALc/o_K6QQ8zqyk/s320/hongkong.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358520839446294194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;yang jelas gak sesulit nyari jarum dalam tumpukan jerami, buat nemuin wajah Indonesia (khususnya wanita) di antara wajah-wajah khas Hongkong. Baik di mall - pasar tradisional, jalan gede - gang sempit, gedung mewah - apartemen kumuh. Sejauh mata memandang bakalan kebentur tampang-tampang mirip kita di negeri Paman &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jacky Chan&lt;/span&gt;. Gak heran karena menurut data ada sekitar 150.000 orang TKW, bahkan data lain nyebutin jumlahnya mencapai 400.000 orang... Sedikit lebih banyak dari TKW asal Filipina. Hmmmhhhh.... spektakuler!!! Hampir setengah juta orang, dan hampir semua wanita. Sulit mencari TKP (bukan Tempat Kejadian Perkara, tapi Tenaga Kerja Pria), karena biasanya tenaga kerja pria disediakan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;by order&lt;/span&gt; dari majikan. Tapi itu belum seberapa dibanding kisah-kisah mereka dibalik gemerlap gedung-gedung pencakar langit....&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Meskipun terlalu mudah untuk berjumpa dengan wanita-wanita Indonesia, tapi jangan terlalu berharap kita bakalan bertegur sapa dengan mereka sebagai solidaritas dan wujud nasionalisme. Bahkan ketika berdesakan atau duduk bersebelahan di dalam bus tingkat atau 'teng-teng' kendaraan khas Hongkong yang jauh-dekat 2$ HKD. Juga mungkin ketemu mereka di mall atau di pasar... bersebelahan sama-sama menawar barang, jangan terlalu berharap bakalan dapat sapaan atau teguran... &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"dari Indonesia ya ?.. sammaaa!". &lt;/span&gt;Teguran senada justru bisa ditemui di bandara Hongkong ketika kita selesai ambil tas di bagasi... &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Sorry sir... where do you come from?"&lt;/span&gt; jika kita jawab &lt;span style="font-style:italic;"&gt; "Indonesian"&lt;/span&gt; maka sangat mungkin akan dibelokkin ke pintu sensor, karena dikirain mbawa tembakau, rokok dan barang-barang terlarang lainnya.&lt;br /&gt;Itulah Indonesia....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika berkesempatan mengunjungi Victoria Park -taman kota sebagai monumen kemenangan Hongkong- di hari Minggu sore, kita bakalan melihat Indonesia mini di negeri Hongkong. Jalan-jalan menuju taman tersebut udah dipenuhi wanita-wanita Indonesia, semakin mendekati taman semakin padat.... dan begitu mencapai Victoria Park, jumlah TKW yang ribuan orang tumpah ruah, membludak memenuhi sebagian besar area taman kota tersebut. Mulai dari wajah yang imut lugu, hingga wajah-wajah yang sangar, rambut disemir, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;pierching&lt;/span&gt; dimana-mana (gak lupa tatoo juga), rantai-rantai menjuntai di kiri-kanan celananya, mereka membentuk genk-genk, berkelompok-kelompok sesuai kesamaan prinsipnya masing-masing. Aku hampir gak percaya, mereka adalah TKW Indonesia. Bahkan ada TKW yang pulang dalam kondisi mabok, tapi majikan cuek, yang penting kerjaan beres. Lebih menyedihkan lagi kalau kita melewati jalan Wan Chai dari sore hingga larut malam, jangan heran kalau akan menjumpai banyak wanita-wanita Indonesia yang berpenampilan seksi dengan aroma parfum yang menusuk-nusuk hidung (belang). Belum lagi seperti yang pernah diliput media cetak di Indonesia tentang praktik lesbian dan kawin sesama wanita. Hongkong emang negara bebas! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah semua TKW yang di Hongkong seperti itu ? jangan buru-buru memberi stempel "YA"! Karena di sebuah apartemen sederhana di kawasan Couseway Bay, gak jauh dari kantor KJRI (Konsulat Jenderal Republik Indonesia) setidaknya ada 4 orang TKW yang merasa risih dengan kondisi temen-temen TKW lainnya. Pejuang-pejuang ini (yang menolak julukan "Pahlawan Devisa") mereka gigih memperjuangkan perubahan. Tersebutlah unit usaha (karena mereka gak mau disebut organisasi) bernama "ALIF" yang sedikit-demi sedikit mencoba mempersiapkan temen-temen TKW untuk memiliki &lt;span style="font-style:italic;"&gt;life skill, enterpreneur,&lt;/span&gt; yang seharusnya menjadi kewajiban negara tercinta Indonesia untuk melakukannya. Negara yang barusan sukses berpesta pora dengan judul "Pilpres-wapres". &lt;br /&gt;ALIF yang baru berhasil menyelamatkan sekitar 4.000 TKW sebagai anggotanya itupun sebagiannya anggota pasif (dari ratusan ribu TKW lainnya), cuman bermodal &lt;span style="font-style:italic;"&gt;good will&lt;/span&gt; semata. Tak ada motivasi/pamrih lain selain kepedulian pada nasib temen-temen sesama TKW. Banyak program pembinaan mental spiritual maupun kecakapan hidup yang mencoba dirintis oleh temen-temen ALIF. Mulai dari kursus menjahit hingga komputer, yang semuanya dilakukan di hari Minggu, dimana para majikan meliburkannya selama 24 jam. Tujuannya jelas, selain mencoba mengangkat harkat dan martabat TKW yang kadang dipandang 'rendah' oleh sebagian orang, menjadi sedikit lebih terhormat karena meiliki kecakapan hidup dan prinsip hidup yang kuat. Sayang sekali hal-hal sepele tersebut justru mereka dapatkan di Hongkong nun jauh di seberang, dan bukan didapat di negeri sendiri, tanah airnya sendiri. Ironis! Di negeri yang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kerta raharja,&lt;/span&gt; kolam susu, tongkat kayu dilempar jadi tanaman. Tapi rakyatnya lebih memilih bekerja di luar negeri yang lebih menjanjikan, meski dengan segudang resiko yang harus dihadapi. Apalagi nasib saudara-saudara kita TKW yang di Malaysia... lebih mengenaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beda Malaysia, beda pula Hongkong. Gimana peraturan TKW di Hongkong? Gimana bisa seorang TKW mampu menyewa apartemen puluhan juta sebulan? Berapa gaji mereka sebulan? Gimana pula kiprah ALIF dalam upaya menyelamatkan temen-temennya? Siapa aktris intelektual dibalik kebesaran ALIF? Kenapa FKMPU sangat disegani KJRI? Insya Allah bisa diikuti pada postingan berikutnya... &lt;span style="font-style:italic;"&gt;to be continued! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-4410749516496489510?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/4410749516496489510/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=4410749516496489510&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/4410749516496489510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/4410749516496489510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2009/07/hongkong.html' title='woman hardworker #1'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/Sl1KUBS5brI/AAAAAAAAALc/o_K6QQ8zqyk/s72-c/hongkong.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-5967307030926167135</id><published>2009-06-06T13:10:00.004+07:00</published><updated>2009-07-15T10:37:48.826+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='duniaku'/><title type='text'>antara Hanung, Ahmad Dahlan dan Peter Drucker</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SioKFGxjWuI/AAAAAAAAALU/0gYDJtULXIM/s1600-h/ahmad+dahlan.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 203px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SioKFGxjWuI/AAAAAAAAALU/0gYDJtULXIM/s320/ahmad+dahlan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344094990662589154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;beberapa waktu lalu, dalam pleno tertutup Pengurus Pusat Muhammadiyah aku presentasi terkait hajatan besar yang bakalan digelar 2010. Yaitu Muktamar 1 Abad Muhammadiyah. Sehabis aku presentsi giliran Hanung Bramantyo, sutradara muda yang lagi naik daun, alumni Muhi (SMA Muhammadiyah 1) Yogyakarta. Hanung presentasi rencana pembuatan film yang mengangkat kisah historis KH. Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah. Di hadapan bapak-bapak pimpinan Muhammadiyah, Hanung merasa betemu lagi dengan "bapak-bapak saya". Film yang merupakan "panggilan jiwa" Hanung yang tumbuh dan besar di lingkungan Muhammadiyin ini akan digarap dengan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;all out&lt;/span&gt;. "Bukannya saya tidak percaya kepada orang lain, tetapi film ini sungguh memiliki arti buat saya dan juga Muhammadiyah. Jadi, saya ingin orang yang menggarapnya adalah orang yang memang benar-benar mengetahui apa dan siapa sosok Ahmad Dahlan" &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(Republika, Jumat 29 Mei 2009)&lt;/span&gt;. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hanung begitu 'fasyih' mempresentasikan 'proyek' tersebut, lengkap dengan dokumentasi Masjid Kauman, Malioboro, Alun-alun dan sebagainya dalam visual foto-foto kuno. Hingga akhirnya sampai pada angka-angka, biaya yang dibutuhkan. Dan jumlahnya belasan 'M'. Dengan asumsi warga Muhammadiyah 30% dari penduduk Indonesia, maka 'dana awal' tersebut bukan menjadi masalah, karena dalam kurun satu tahun uang tersebut bisa bekembang dua kali lipat. Hanung mencontohkan keberhasilannya 'menjual' Ayat-ayat Cinta. Demikian juga keberhasilan Laskar Pelangi yang begitu menghebohkan, meski bukan besutan Hanung. Karena waktu itu kebetulan aku ikut mendengarkan presentasinya, maka aku katakan kalau Ayat-ayat Cinta dan Laskar Pelangi adalah dua film yang diangkat dari novel yang cukup menghebohkan juga. Bagaimana dengan novel KH. Ahmad dahlan ? Nggak ada!. Jawaban Hanung mencerminkan sebagai sosok yang profesional tidak hanya dalam masalah mengatur akting para pemerannya, tapi juga tahu betul bisnis perfilman dan peredarannya. Sebelum film tersebut dilaunching pada saat Muktamar 1 abad Muhammadiyah yang bakal dilaksanakan di Yogyakarta Juli 2010, maka isu-isu Ahmad Dahlan akan terus dihembus-hembuskan. Lagu-lagu wajib Muhammadiyah seperti "Sang Timur" dinyanyikan oleh penyanyi papan atas, bahkan dibikin ringtone. Ahmad Dahlan dihidupkan kembali dalam benak kita, dalam rangka untuk siap menjemput kehadiran film tersebut.&lt;br /&gt;Peter F Drucker, bapak manajemen modern dari Austria dalam sebuah statemennya mengatakan "Sales is antitesis of marketing". Koq bisa? penjualan berlawanan dengan pemasaran? Itulah trend pemasaran yang sedang terjadi sekarang. Pemasaran bukan semata-mata ditujukan untuk penjualan. Pemasaran lebih bertujuan untuk mengkondisikan kita agar siap mengonsumsi produk/jasa tersebut. Maka ketika keluar rumah untuk 'siap' membeli shampo anti ketombe, sebenarnya karena kita sudah di'racuni' oleh pemikiran bahwa ketombe bikin gak PeDe, ketombe bikin malu, ketombe bikin hidup kita gak nyaman... Dan siapa yang menciptakan ketakutan tersebut sehingga kita merasa perlu dan mendesak untuk mengonsumsi sahmpo anti ketombe? Itulah aktifitas pemasaran yang dilakukan oleh produsen shampo. Maka ketika ketakutan sudah sedemikian membuncah, menggelisahkan, merisaukan... dengan munculnya produk 'penyelamat' muka kita, langsung disambut dengan 'ikhlas' untuk mengonsumsinya. Masih banyak contoh lain yang mungkin kita sering mengalaminya. Dalam istilah lain yang lebih 'ilmiah' adalah mengedukasi pasar dulu, sebelum produk diluncurkan. Mungkin kita jarang menyadari hal tersebut, tapi inilah faktanya.&lt;br /&gt;Di penghujung tulisan ini, bukan berarti gak boleh membeli shampo anti ketombe, apalagi melarang nonton film Ahmad Dahlan, tapi aku mencoba membangun kesadaran minimal dari diriku sendiri, agar tidak terlalu 'penurut' pada era kapitalis (atau neolib) sehingga menumpulkan sensifitas naluri kita. Uang memang maha bijaksana, dan uang adalah saksi yang paling jujur ketika kita berbenturan dengan yang namanya keikhlasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-5967307030926167135?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/5967307030926167135/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=5967307030926167135&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/5967307030926167135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/5967307030926167135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2009/06/antara-hanung-ahmad-dahlan-dan-peter.html' title='antara Hanung, Ahmad Dahlan dan Peter Drucker'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SioKFGxjWuI/AAAAAAAAALU/0gYDJtULXIM/s72-c/ahmad+dahlan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-2359714517254664365</id><published>2009-05-23T18:27:00.004+07:00</published><updated>2009-07-15T10:37:32.796+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>2C</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/Shfe1zpImvI/AAAAAAAAALE/TnrA3CZbYIM/s1600-h/2C.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/Shfe1zpImvI/AAAAAAAAALE/TnrA3CZbYIM/s320/2C.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338980899248184050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;apa sih yang istimewa dari &lt;span style="font-style:italic;"&gt;double C&lt;/span&gt; ? selain nama blog ini&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; CC-Line&lt;/span&gt; (baca: sisi lain) yang merupakan singkatan dari &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Creative Communication Line&lt;/span&gt;. Yaitu sebuah upaya bagaimana berkomunikasi dengan lebih kreatif, tapi masih dalam koridor "garis” kebenaran. Selain pengucapan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;doubel C&lt;/span&gt; yang dibaca "sisi" dan kata &lt;span style="font-style:italic;"&gt;line&lt;/span&gt; dalam bahasa Inggris yang dibaca "lain" dalam Bahasa Indonesia. Sehingga kata ini juga bisa bermakna bagaimana seseorang dalam memandang berbagai fenomena hendaknya tidak hanya terpaku pada satu sisi atau satu pihak atau satu sudut pandang saja. Karena bisa jadi dengan memosisikan diri kita pada sisi yang berbeda akan banyak sisi lain yang bisa kita lihat. Atau bahkan yang jarang kita lakukan adalah memandang diri kita dari kacamata orang lain. Jika hal-hal sepele seperti itu jarang kita lakukan, maka biasanya kita menjadi orang yang merasa benar sendiri, dan menutup kebenaran dari orang lain. Ada makna lain dari &lt;span style="font-style:italic;"&gt;double C&lt;/span&gt;. Yakni &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Compentence&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Consistence&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dua kata yang jika kita mampu memahami dan mengamalkannya dalam dengus nafas kehidupan, niscaya bukan hanya kebahagiaan dunia yang bisa kita raih, bahkan sampai menembus ke alam keabadian.&lt;br /&gt;Dalam bahasa motivator Mario Teguh, Jalan ke surga itu mudah, "belok kanan, lalu lurus terus ". Belok kanan adalah kebenaran, kebaikan, ikhlas dalam pengabdian. Inilah kompetensi hidup kita di dunia... &lt;span style="font-style:italic;"&gt;illa liya' buduun&lt;/span&gt;. Sehingga apapun peran kita di panggung sandiwara dunia (pinjem istilah Ahmad Albar) mestinya diniatkan semata-mata hanya sebagai upaya pengabdian pada Sang Maha Pemilik Kehidupan. Baik yang berperan sebagai tukang becak, pengacara, dokter, dosen, atau bahkan presiden sekalipun... ibadahlah tujuannya. Betapa banyak godaan dalam pementasan sandiwara dunia ini yang membujuk-bujuk kita untuk belok ke kiri, dan ragu atas kanan yang seharusnya kita yakini.&lt;br /&gt;Sementara "jalan lurus" adalah konsistensi kita dalam menetapi kebenaran tersebut. Meyakini dan melangkah di jalur kanan, ternyata belumlah cukup. Karena ujian akan senantiasa mengiringi setiap langkah kaki kita, agar menyimpang dari konsistensi "lurus" tersebut. Banyak contoh, orang-orang yang begitu baik, ikhlas, tapi di kilometer ke sekian tergoda untuk membelok dari jalur yang lurus tadi. Atau... karena persediaan bahan bakar terlalu tipis, dan tak pernah mencoba untuk mengisi ulang atau mencharge lagi powernya maka sangat mungkin pada satu titik tempuh tertentu, istiqomah, konsisten, menjadi luntur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita mampu menapaki jalan lurus kebenaran ini, maka tak ada balasan lain dari-Nya selain jannah. Insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-2359714517254664365?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/2359714517254664365/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=2359714517254664365&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/2359714517254664365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/2359714517254664365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2009/05/2c.html' title='2C'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/Shfe1zpImvI/AAAAAAAAALE/TnrA3CZbYIM/s72-c/2C.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-4566194062165140620</id><published>2009-04-14T22:39:00.004+07:00</published><updated>2009-07-15T10:37:05.886+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>begin with the end</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SeSxhYWEfcI/AAAAAAAAAK8/Wmlyf6h-BU4/s1600-h/FINISH.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 235px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SeSxhYWEfcI/AAAAAAAAAK8/Wmlyf6h-BU4/s320/FINISH.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324575846487588290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ungkapan Stephen Covey yang cukup populer tersebut memang cenderung berkesan kontroversial. Koq bisa memulai sesuatu justru diawali dari akhir. Kita terbiasa melakukan segala sesuatu ya dari awalan menuju akhiran, tapi tidak demikian pola pikir dan pola tindak yang ditawarkan Covey. Pancangkan dulu kuat-kuat garis finish, baru mulai menyusun strategi dan tak-tik untuk menuju ke arahnya. Dalam pandangan orang awam, itulah kekuatan cita-cita. Atau dalam kaidah dreamer, mimpilah seindah dan sebagus mungkin, maka mulailah menyusun step by step agar bisa meraih impian tersebut. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jauh sebelum Covey menemukan rumus tersebut, Islam telah menawarkan prinsip begin with the end belasan abad yang lalu. Beberapa orang 'ngaji' suka mempertanyakan, kenapa ayat-ayat al-Qur'an yang turun pada periode Mekkah (Makikiyah) lebih banyak berkisah tentang hari akhir, hari pembalasan, sorga, neraka ?? itulah the end dari sebuah episode kehidupan manusia. Jika mampu memahami garis finish ada di 'sana' dan ada konsekuensi-konsekuensi yang bakalan kita temui setelah itu, maka seharusnya kita sudah canggih menyusun step by step untuk menujunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari itu, manusia yang memahami akhir dari kehidupan dunia, untuk memulai kehidupan akhirat yang 'abadan' maka setiap tarikkan nafasnya, setiap langkah kakiknya, pikiran dan hatinya dan seluruh hidupnya didedikasikan nuntuk the end tadi. Sehingga apapun profesinya, maka akhiratlah tujuannya karena endingnya ada di 'sana'. Korupssi, dan tindak kejahatan lain adalah salah satu wujud dari ketidak siapan atau kekurangtahuan akan ending atau cita-cita tertinggi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan berarti manusia harus puasa melulu sepanjang hidupnya, atau sholatnya ditambahin tidak lagi 5 waktu sehari semalem karena dipandang kurang cukup buat ngumpulin pahala. Tapi setiap yang kita lakukan dalam hidup ini seharusnya diniatkan buat ibadah, tabungan amal yang bakal menolong kita dihari dimana sudah tak ada lagi penolong selain amal ibadah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-4566194062165140620?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/4566194062165140620/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=4566194062165140620&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/4566194062165140620'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/4566194062165140620'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2009/04/begin-with-end_14.html' title='begin with the end'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SeSxhYWEfcI/AAAAAAAAAK8/Wmlyf6h-BU4/s72-c/FINISH.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-3521249349531602632</id><published>2009-04-14T22:25:00.004+07:00</published><updated>2009-07-15T10:36:38.780+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='duniaku'/><title type='text'>amateur photographer</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SeSsCQbaxkI/AAAAAAAAAK0/wyuu7R7PKE4/s1600-h/foto+model.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 195px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SeSsCQbaxkI/AAAAAAAAAK0/wyuu7R7PKE4/s320/foto+model.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324569814228452930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ternyata untuk menjadi fotografer gampang2 susyah... Apalagi foto model gak harus muda dan cantik...&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-3521249349531602632?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/3521249349531602632/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=3521249349531602632&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/3521249349531602632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/3521249349531602632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2009/04/amateur-photographer.html' title='amateur photographer'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SeSsCQbaxkI/AAAAAAAAAK0/wyuu7R7PKE4/s72-c/foto+model.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-8590438967735787178</id><published>2009-02-26T09:04:00.001+07:00</published><updated>2009-04-14T23:05:22.967+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='unek-unek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>visual hardness</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SaX5l4Z__AI/AAAAAAAAAKk/QA8OVvHvWdo/s1600-h/SUMANTO3.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 282px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SaX5l4Z__AI/AAAAAAAAAKk/QA8OVvHvWdo/s320/SUMANTO3.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306922165117910018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;beberap bulan terakhir ini, ada kesamaan antara daerah yang satu dengan daerah lainnya di Indonesia tercinta. Sejauh mata memandang, tatapan kita akan ‘dipaksa’ untuk memelototi fenomena visual baliho, spanduk, billboard Calon Legislatif (Caleg) dari berbagai parpol. Ada banyak ekspresi yang mencuat di media luar ruang tersebut, seolah mennyatu, melebur menajadi bagian elemen estetis sebuah kota atau bahkan pedesaan sekalipun. Mulai dari ekspresi yang innocent, protagonis, sampai tampang antagonis yang ‘sangar’. Mulai dari caleg anak muda, sampai ‘simbah kakung/putri’. Mulai dari pamer kumis, sampai pamer lipstik. Ada satu kalimat seragam, yang seolah harus ada di setiap media tersebut yaitu “mohon doa rebu dan dukungannya”.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Seandainya saja media-media luar ruang tersebut bisa dikemas lebih santun, entertain, estetis, maka tidak tertutup kemungkinan menambah indahnya tempat dimana dia dipasang. Tapi alih-alih memperindah, justru euforia menjelang pesta demokrasi malah membuat sakit di mata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampang-tampang yang ambisius, dikemas, dipoles, biar terlihat ‘tuan baik hati’, atau ‘malaikat penolong’ yang dengan ‘niat suci’nya mau mengangkat rakyat kita dari derita bangsa yang berkepanjangan. Riya’, ujub, takabur, sombong, umbar janji, bercampur baur dengan ‘i'tikad baik’. Bagi caleg ‘beginer’ yang belum pernah menjabat, duduk di kursi empuk, menjanjikan perubahan dan harapan. Sementara bagi politikus gaek yang sudah merasakan empuknya kursi, mempertahankan posisinya dengan mengungkit dan mengungkap kinerjanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rosulullah Muhammad SAW dalam sebuah hadits-nya pernah menyampaikan yang artinya kurang lebih, barang siapa menyerahkan suatu urusan pada orang yang bukan bidangnya… maka tinggal menunggu kehancurannya. Dewasa ini dengan makin banyaknya Parpol saja sudah bikin pusing, apalagi ditambah banyaknya caleg. Rakyat makin bingung, dan para ‘pengrajin partai’ (daripada nganggur), makin congkak. Politisi ‘karbitan’ makin merebak, dengan modal popularitas, kekayaan, status sosial, atau pimpinan organisasi, beramai-ramai mencoba terjun ke lembah perpolitikan. Meskipun tidak memiliki kapabilitas di bidang politik. “Untuk bangsa koq coba-coba!”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kalimat bijak yang disampaikan seorang sahabat dan ‘guru’ saya; “jangan serahkan jabatan pada orang yang meminta”. Sebagaimana Rosulullah mengangkat orang-orang pilihan, para sahabat, untuk menduduki jabatan gubernur di berbagai daerah, dan berhasil. Para sahabat tdak meminta jabatan tersebut, tapi hasil dari pengamatan, observasi, track record, yang sangat mungkin tidak disadari oleh para sahabat sendiri. Jika jabatan diserahkan pada ‘para pengemis’ yang memintanya, maka kecenderungannya menjadi ‘gumedhe’, merasa dibutuhkan… sehingga setelah menjabat, mau korupsi, mau menindas, dzolim, merasa wajar-wajar saja. Karena dia yang meminta dan rakyat memberikan. Akan beda hasilnya, jika rakyat yang meminta seseorang untuk menduduki jabatan tersebut, meski orang tadi tidak memintanya. Maka perasaan bahwa jabatan adalah amanah yang harus diemban, akan senantiasa memayungi setiap langkah, kebijakan, dan program yang dibuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya, masih adakah para calon pemimpin, pejabat, legislatif, yang tidak meminta jabatan ? Jawabannya ada di dalam benak dan pikiran kita masing-masing! Dan kita adalah rakyat yang dengan sukarela menyerahkan sepenuhnya, amanah, jabatan, kepada para ’pengemis’ tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-8590438967735787178?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/8590438967735787178/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=8590438967735787178&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/8590438967735787178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/8590438967735787178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2009/02/visual-hardness.html' title='visual hardness'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SaX5l4Z__AI/AAAAAAAAAKk/QA8OVvHvWdo/s72-c/SUMANTO3.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-7447213471491782569</id><published>2008-12-31T23:06:00.002+07:00</published><updated>2009-04-14T23:05:22.967+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='unek-unek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>9002-8002</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SVuY7l9PHRI/AAAAAAAAAKQ/qs6CYcivt8U/s1600-h/2009.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 182px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SVuY7l9PHRI/AAAAAAAAAKQ/qs6CYcivt8U/s320/2009.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285986737218067730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hongkong bisa dicapai dengan pesawat dalam hitungan jam, demikian juga Shanghai, Paris, New York… Kutub Utara-pun bisa disambangi manusia. Pesawat ruang angkasa, bahkan mampu meninggalkan Bumi tercinta… Tapi apa yang baru sekelebat, dan kita tak mampu  lagi mencapainya? Yup's… waktu yang telah lalu, 2008!. Baru kemarin kita berada di tahun 2008, dan hari ini kita berada di 2009. Namun meski baru kemarin, telah membentang jarak yang jauh sekali, hingga kita tak lagi bisa menemuinya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Malam taun baru 2009 ketika kutulis ini dari ujung kampung, sepi… tanpa percik kembang api di angkasa, tanpa tiupan terompet yang memekakan telinga, hanya terdengar suara kodok di bibir pematang sawah samping rumah. Sama seperti malam-malam kemarin… namun terasa ada yang berbeda, karena kalender yang tergantung di dinding besok harus berganti dengan kalender baru. Dua belas bulan sudah kalender tersebut menemani malam-malam sunyi, hingga halaman terakhir, bulan Desember yang sudah lusuh. Terima kasih buat kalender 2008 yang sebentar lagi menjadi penghuni karung pemulung, atau menjadi abu di pembakaran sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski tulisan senada udah pernah hadir di sini, tapi ketika malam tahun baru seperti ini rasanya ingin sekali merenung-renung lagi tentang perjalanan waktu selama hidup ini. Hari Kamis seminggu yang lalu jelas beda dengan Kamis 2009. Bahkan Rabu kemarin adalah hari terakhir bagi kita untuk menghirup udara tahun 2008. Mungkin teriknya siang sama, atau dinginnya malam sama, namun kita tak kan bisa lagi mengulanginya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bagi sebagian orang dengan bertambahnya taun berarti bertambah pula umur kita, namun sebagian yang lain justru beranggapan umur kitalah yang semakin berkurang. Pita &lt;span style="font-style:italic;"&gt;'finish'&lt;/span&gt; makin dekat membentang di hadapan kita, bisa jadi tinggal beberapa langkah lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika percikan dan ledakkan kembang api membahana di atas kota, membuat sorak sorai ratusan ribu manusia, maka di belahan dunia yang lain, percikan dan ledakkan itu membuat tangis bayi-bayi tanpa dosa. Membuat mengejang meregang nyawa anak-anak lugu di Palestina. Percikan api dan ledakkan roket-roket Israel lebih terang dari kembang api, jerit tangis dan ratapan anak-anak Palestina lebih keras dari tepuk riuh di jalan-jalan protokol, namun suaranya tak terdengar sampai ke sini. Gegap gempitanya perayaan tahun baru telah menyumbat telinga hati kita, telah membutakan mata hati kita, telah menutup hidung bau wangi darah mujahid Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun yang lalu seorang sahabat meninggal ketika umurnya belum lagi genap 23 tahun, tepat di malam tahun baru. Ketika kami menjemput jenazahnya dari rumah sakit, melewati jalan-jalan protokol menyibak kerumunan orang-orang yang merayakan malam gembira bagi mereka. Terompet tak henti-hentinya ditiupkan, bahkan ke arah jendela mobil jenazah yang membawa sahabat kami. Bagi mereka seolah hidup masih teramat panjang. Tapi tidak bagi kami. Tiupan terompet tahun baru, terdengar layaknya tiupan terompet sangkakala malaikat maut yang bisa hadir sewaktu-waktu. Menyodok kesadaran nurani, bahwa hidup pasti akan berakhir. Untuk menuju long journey di alam yang tak ada lagi pemandu, tak ada lagi penerang, selain amal baik dan keikhlasan kita dalam beramal ibadah. Ironisnya, untuk sebuah perayaan yang hanya sesaat dan tak bermanfaat, sudah direncanakan setengah tahun yang lalu. Namun untuk sebuah perjalanan panjang menuju kebadian…. Apa yang sudah kita persiapkan?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-7447213471491782569?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/7447213471491782569/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=7447213471491782569&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/7447213471491782569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/7447213471491782569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2008/12/9002-8002.html' title='9002-8002'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SVuY7l9PHRI/AAAAAAAAAKQ/qs6CYcivt8U/s72-c/2009.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-8933888460068557889</id><published>2008-11-16T11:46:00.007+07:00</published><updated>2008-12-31T23:17:40.680+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='unek-unek'/><title type='text'>aesthetic</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SR-naF-wRGI/AAAAAAAAAKI/Sp75aHA9kmw/s1600-h/masjid.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SR-naF-wRGI/AAAAAAAAAKI/Sp75aHA9kmw/s320/masjid.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5269114155770594402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;dengan agama, hidup menjadi terarah&lt;br /&gt;dengan ilmu, hidup menjadi mudah&lt;br /&gt;dengan seni, hidup menjadi indah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada bahasa yang universal, artinya bisa dimengerti buat semua manusia… yaitu ‘keindahan’. Hampir semua manusia, menyukai yang namanya keindahan atau estetis. Meskipun keindahan dalam wilayah seni adalah mutlak, namun demikian keindahan bukanlah segala-galanya. Jika seni bisa membuat hidup ini menjadi terasa indah, cerah-ceria, warna-warni, maka itu hanya sebuah variasi hidup. Bukan tujuan!.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;RUUP barusan disahkan meki tetap mengundang pro-kontra. Para pemuja ‘keindahan’ yang tidak setuju dengan UU tersebut berdalih bisa membatasi kebebasan seni. Tubuh manusia adalah indah (dalam kacamata mereka) sehingga layak diungkapkan sebagai bahasa yang universal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi begitu menempatkan keindahan pada level pertama dan ’arah’ kehidupan pada level berikutnya, maka bisa ditebak... sesatlah adanya. Agama adalah penentu arah tujuan, dan ilmu yang memudahkan jalan menujunya. Begitu banyak para pemuja ’keindahan’ yang akhirnya terperosok dalam lembah kehinaan, karena tersesat dan tak punya arah tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga betapa banyak para cerdik-cendekia, orang-orang yang kualitas keilmuannya tidak diragukan lagi, tapi justru menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;trouble maker,&lt;/span&gt; koruptor, dan sebagainya. Hal tersebut bisa terjadi karena menempatkan ilmu sebagai ’imam’ dalam hidupnya, dan menempatkan agama sebagai ’makmum’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita mampu menyinergikan tiga hal tersebut di atas, dan menempatkan masing-masing potensi pada posisi yang tepat, betapa terarah, mudah dan indahnya menjalani kehidupan ini. Masing-masing bisa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;overlapping&lt;/span&gt;, tumpang tindih, saling memengaruhi, namun tetap dalam koridor agama sebagai navigator kehidupan. Semoga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-8933888460068557889?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/8933888460068557889/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=8933888460068557889&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/8933888460068557889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/8933888460068557889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2008/11/aesthetic.html' title='aesthetic'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SR-naF-wRGI/AAAAAAAAAKI/Sp75aHA9kmw/s72-c/masjid.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-4371744193680720374</id><published>2008-11-05T12:27:00.015+07:00</published><updated>2008-12-31T23:16:38.003+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='parenting'/><title type='text'>child care</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ4_uh70qI/AAAAAAAAAI4/PgyrJkleMv0/s1600-h/01.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265403950566986402" style="width: 425px; height: 215px;" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ4_uh70qI/AAAAAAAAAI4/PgyrJkleMv0/s400/01.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;"di mana lagi bisa ditemukan peluk sayang ibu? ketika wanita lebih memilih berkarier, sementara kewajiban mengasuh anak diabaikan"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Fenomena urban culture dalam kungkungan kapitalisme yang mengglobal telah mendorong para wanita untuk keluar dari wilayah domestiknya. Sebenarnya sebagian wanita-wanita yang beruntung, karena telah tercukupi kebutuhan materinya dari sanag suami, atau orangtua atau mertua. Namun, mereka berbondong-bondong memasuki wilayah publik dengan bekerja dan berkarier bukan untuk 'mendapatkan' tetapi untuk 'menjadi'. Bukan karena ‘perlu’ tapi karena ‘ingin’ bekerja. Keinginan untuk diakui eksistensinya inilah yang memaksa para wanita-wanita ‘cerdas’ untuk meninggalkan anaknya yang masih balita. Ironisnya, mereka melakukan itu semua dengan alasan ‘demi masa depan anak’. Padahal perhatian, kasih sayang dan waktu yang berkualitas itulah yang sangat dibutuhkan bagi anak pada awal pertumbuhannya. Kompensasi sebagai “penebus dosa ibu” karena tidak bisa mengasuhnya secara total, maka anak di'sogok' dengan berbagai mainan, makanan bergizi, dan lain-lain.. Anak-anak dimanjakan dengan fasilitas fisik, sementara jiwanya kering dari perhatian dan kasih sayang yang tulus dari seorang ibu. Inilah kejahatan awal yang diajarkan oleh ibu kandungnya sendiri, yaitu mengkorupsi hak anak akan kasih sayang dan pengasuhan yang merupakan kewajiban hakiki seorang ibu. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRWwzlMpnUI/AAAAAAAAAJg/-FUSNa4_2Bc/s1600-h/02.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 279px; height: 139px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRWwzlMpnUI/AAAAAAAAAJg/-FUSNa4_2Bc/s320/02.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266309739484650818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;em&gt;“menangis bagi anak kecil adalah cara berkomunikasi, adakah seorang ibu yang sibuk mampu &lt;b&gt;menangkap&lt;/b&gt; maknanya?”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRWylRwdvjI/AAAAAAAAAJw/5jOrilTNgcQ/s1600-h/05.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 271px; height: 135px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRWylRwdvjI/AAAAAAAAAJw/5jOrilTNgcQ/s320/05.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266311692771245618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;em&gt;“&lt;b&gt;dekapan&lt;/b&gt; mesra seorang ibu, adalah tempat berlindung paling nyaman bagi anaknya”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRWzWA85EPI/AAAAAAAAAJ4/XZSMtmo88Po/s1600-h/04.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 284px; height: 142px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRWzWA85EPI/AAAAAAAAAJ4/XZSMtmo88Po/s320/04.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266312530073555186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;em&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;em&gt;“&lt;b&gt;tuntunan&lt;/b&gt; dan bimbingan seorang ibu, menentukan kesuksesan masa depan anak”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRWzWfZGQ4I/AAAAAAAAAKA/5zPBLzB00xc/s1600-h/03.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 274px; height: 137px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRWzWfZGQ4I/AAAAAAAAAKA/5zPBLzB00xc/s320/03.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266312538244924290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;em&gt;“&lt;b&gt;memenuhi&lt;/b&gt; keinginannya dengan segala fasilitas bukanlah tindakan bijaksana, karena yang dibutuhkan adalah kasih sayang yang tulus dari seorang ibu”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);font-size:85%;" lang="IN" &gt;&lt;em&gt;(sebagian dari media-media yang aku bikin buat Tugas Akhir kuliah kemaren)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-4371744193680720374?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/4371744193680720374/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=4371744193680720374&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/4371744193680720374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/4371744193680720374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2008/11/child-care.html' title='child care'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ4_uh70qI/AAAAAAAAAI4/PgyrJkleMv0/s72-c/01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-8483115638070009171</id><published>2008-08-22T21:49:00.006+07:00</published><updated>2008-12-31T23:16:05.212+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='duniaku'/><title type='text'>art after artday</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SK7SSHMAaWI/AAAAAAAAAF0/_35rMmLOgfw/s1600-h/Art+After+Artday.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SK7SSHMAaWI/AAAAAAAAAF0/_35rMmLOgfw/s400/Art+After+Artday.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237354625287350626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan menempuh jenjang studi S2, mahasiswa Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia angkatan 2006 merasa bahwa tumbuh kembang dan alur berkesenian masing-masing individu yang tergabung di dalam angkatan tersebut perlu mendapatkan ‘orgasme’ estetis dan pencapaian total ending yang menggugah selera berkesenian dunia luar ISI. Karya-karya puncak yang dihasilkan harus mampu memberi sumbangsih yang nyata dalam ranah berkesenian secara global.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Secara akademik pencapaian karya puncak tersebut terwadahi dalam Ujian Tugas Akhir, namun itu hanya terbatas pada penilaian dalam ranah akademik yang ditentukan dalam nilai dan abjad. Ekses yang diharapkan muncul di masyarakat masih tipis dan terbatas. Penilaian sebetulnya bukan hanya diukur dari sekedar nilai A, B atau C, tapi lebih kepada tanggapan masyarakat dalam melihat, mencermati, menikmati dan mengapresiasi karya-karya tersebut dalam ruang yang lebih luas bahkan dalam tinjauan yang lebih membuka berbagai prespektif yang mengundang wacana baru di masyarakat pecinta seni. Sehingga, nilai berkesenian para mahasiswa PPSJ ISI angkatan 2006 ini setidak-tidaknya mampu memberi arti dan sedikit goncangan dalam ranah budaya seni yang maha luas ini.&lt;br /&gt;Untuk itulah kami menyelenggarakan sebuah event yang kami beri tajuk Art After Artday, kami berkeyakinan bahwa event ini akan mampu merangkum totalitas ‘orgasme’ estetis mahasiswa tersebut di samping mampu membuka kesadaran masyarakat dan para pelaku serta pecinta seni untuk lebih mengenal karya nyata, kehebatan, totalitas berkesenian, keberadaan dan sumbangsih para seniman dan peneliti seni melalui mahasiswa PPSJ ISI Yogyakarta angkatan 2006.  Disamping itu, event Art After Artday menjadi semacam titik tolak yang memotivasi setiap individu yang berada dalam lingkup mahasiswa angkatan 2006 PPSJ ISI Yogyakarta untuk tetap mempertahankan kegairahan berkeseniannya secara terus menerus dan berkelanjutan sebagai sebuah dogma dan nafas hidup yang tiada henti. Sehingga ranah dunia seni nusantara semakin berwarna, variatif dan lebih inovatif dengan karya-karya yang dihasilkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-8483115638070009171?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/8483115638070009171/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=8483115638070009171&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/8483115638070009171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/8483115638070009171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2008/08/art-after-artday.html' title='art after artday'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SK7SSHMAaWI/AAAAAAAAAF0/_35rMmLOgfw/s72-c/Art+After+Artday.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-3368327487799130197</id><published>2008-07-17T12:58:00.005+07:00</published><updated>2008-12-31T23:15:13.164+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='duniaku'/><title type='text'>logo</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_F0edw79p0n4/SH7f8neonfI/AAAAAAAAAFs/9JRj0gAqjA8/s1600-h/logo.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_F0edw79p0n4/SH7f8neonfI/AAAAAAAAAFs/9JRj0gAqjA8/s200/logo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5223858850278972914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;up's! Telapak tangan kanan mendarat di jidat. Meski jidatnya gak salah apapun. Seorang &lt;a href="http://www.dgltc.co.cc/"&gt;temen&lt;/a&gt; yang nulis di SB bilang logonya ditunggu buat link di t4nya. Aku baru nyadar, kalo blog-ku gak punya logo... emang blog musti ada logonya ? Seberapa penting seh sebuah logo ? Ngapain juga Bank Mandiri 'cuman' nyederhananin bentuk logo berikut pita-nya aja konon ngabisin 4 miliar rupiah? belon lagi BNI, Pertamina, Global TV, de el el? Ini kerjaan 'ringan' yang duitnya 'gede', kita cuman bisa bilang... "kalo cuman bikin gitu seh aku juga bisa!" Dari pengalaman beberapa kali bikin logo, baik yang kecil-kecilan ampe yang rada gede-gedean, dari yang semi sosial ampe yang komersial, ternyata logo gak sekedar gambar, simbol doang......&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Karena didalemnya sarat makna, fengsui, filosofi perusahaan de es be. Salah satu fungsi logo, ya jelas buat pembeda-lah dengan institusi lain. Bisa berupa gambar (logo gram) misalnya Nike, Shell... atau berupa tulisan (logo type) aja, contohnya NOKIA, SONY... atau yang paling banyak adalah gabungan dari keduanya kaya' Garuda Indonesia, Adidas... Bisa juga tulisan yang udah di stilisasi seperti CocaCola misalnya, logo type yang sekaligus jadi logo gram. Ada juga yang mbedain 'logo' sama 'lambang'. Kalo logo biasanya lebih simpel, umurnya gak sampe pikun (tergantung kondisi perusahaan). Nah, kalo lambang, lebih rumit dan sakral, umurnya relatif lebih panjang artinya buat memodif-nya gak gampang. Contohnya lambang negara Garuda Pancasila, rumit, sakral, berani merubah... bisa dituduh subversif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idealnya logo gak cuman jadi pembeda aja, tapi bisa jadi sarana informasi, image buliding yang positif di hadapan publik. Di mata om David E Charter, pakar corporate identity dari Amrik, logo yang baik mampu jadi mencerminkan jenis usaha pemilik logo te es be. Bisa berupa nama dengan asosiasinya, bentuk dengan kesan yang ditimbulkannya, de es be. Cuman dalam penerapannya, ada juga yeng lebih mengedepankan idealisme dan visi daripada representasi bidang usahanya. Sehingga kadang-kadang logonya gak nyambung dengan jenis usahanya, dan mereka bisa sukses juga koq!. Contohnya, Gudang Garam.. malah memroduksi rokok dan bukan garam, Jarum.. bukan pabrik jarum jahit, Bentoel... bukan agrobisnis umbi-umbian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Visualisasi logo yang baik kata om David E Charter :&lt;br /&gt;Original &amp;amp; Destinctive &gt; punya nilai kekhasan, keunikan dan daya beda yang jelas.&lt;br /&gt;Legible &gt; tingkat kejelasan &amp;amp; keterbacaannya tinggi meski diaplikasikan di kartunama sampai body pesawat sekalipun.&lt;br /&gt;Simple &gt; sederhana, mudah ditangkap &amp;amp; dimengerti dalm waktu relatif singkat&lt;br /&gt;Memorable &gt; mudah diingat, meski dalam waktu yang cukup lama&lt;br /&gt;Easily Assosiated with the Company &gt; mudah diasosiasikan dengan jenis usahanya&lt;br /&gt;Easily Adaptable for All Graphic Media &gt; mudah diaplikasikan, baik warna, bentuk, konfigurasi de el el, dari sablon satu warna sampe cetak fullcolour.&lt;br /&gt;Trus... apa kaitannya sama blog? Nyadar atau gak, kita bisa menganali inisial 'B' berwarna putih di atas background kotak rounded merah sebagai logo Blogger.com, kita juga bisa mengenali huruf 'W' putih di atas lingkaran biru sebagai logo Wordpress.com. Nah, gimana dengan blog kita... ditengah paritasnya lautan blogger dengan template yang ampir sama? Sapa tau dengan logo blog (jangan dibaca "loe goblog!") yang menarik bisa menjadi pembeda (diverensiasi) sama temen-temen blogger lain. Selain menambah semarak dinua blogger kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir... apa filosofi logo cc-line? apa bidang usahanya? citra baiknya mana?... tulis aja di form comment, minimal ngisi SB.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-3368327487799130197?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/3368327487799130197/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=3368327487799130197&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/3368327487799130197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/3368327487799130197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2008/07/logo.html' title='logo'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_F0edw79p0n4/SH7f8neonfI/AAAAAAAAAFs/9JRj0gAqjA8/s72-c/logo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-6425101090651346212</id><published>2008-06-02T11:15:00.009+07:00</published><updated>2008-06-02T11:49:53.291+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='duniaku'/><title type='text'>bergerilya dengan instalasi</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/SEN7A5zn0NI/AAAAAAAAAFQ/YUAc880Zxgo/s1600-h/a+mild.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/SEN7A5zn0NI/AAAAAAAAAFQ/YUAc880Zxgo/s320/a+mild.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5207140849617981650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;guerilla Marketing &lt;/em&gt;dan &lt;em&gt;Guerilla Media&lt;/em&gt;. Dua mahluk ini dalam beberapa tahun belakangan ini sering sekali disebut sebut oleh kalangan marketer dunia sebagai senjata yang ampuh untuk melawan competitor bisnis yang bermodal besar. Namun dalam pembahasan kali ini, saya akan fokus membicarakan Guerilla Media.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Guerilla&lt;/em&gt; atau gerilya sebenarnya merupakan jenis strategi dalam pertempuran seperti yang pernah dilakukan Indonesia ketika berperang melawan Belanda atau Vietnam melawan Amerika. Dengan amunisi yang kalah jauh, pasukan menyusup perlahan ke daerah musuh. Sedikit demi sedikit menaklukan area yang tak dikuasai hingga akhirnya memasuki area terbesar dan berhasil membuat musuh kalang kabut. Kunci kemenangan dengan menggunakan metode gerilya ini adalah pemahaman lokasi, strategy dan konsistensi.&lt;br /&gt;Guerilla Media pada dasarnya menggunakan metode yang sama. Jika selama ini brand kelas kakap menghujani konsumen dengan placement jor-jor an di medium TV, Radio, dan Print Ad, maka Guerilla Media menawarkan solusi komunikasi yang menggunakan medium selain medium diatas yang notabene biaya medianya jauh lebih murah. Bentuk Guerilla Media bisa berupa instalasi kreatif ambience media, viral, email, pesan melalui HP, happening art, souvenir dll. Intinya, menarik perhatian setinggi mungkin tapi menekan biaya sebesar mungkin.&lt;br /&gt;Secara medium, Guerrilla Media juga mempunyai peluang untuk menarik perhatian konsumen lebih besar daripada media tradisional seperti TV, Print dan Radio karena konsumen sudah terbiasa melihat iklan-iklan TV ketika menonton TV, melihat print ad ketika membaca media cetak, atau mendengar iklan radio ketika sedang mendengar radio. Karena sudah terbiasa, yang muncul bisa jadi justru penolakan terhadap iklan.&lt;br /&gt;Tetapi ketika melihat pesan iklan guerrilla media dalam bentuk yang unik dan medium yang tak terduga seperti iklan-iklan di wastafel toilet, pesan iklan pada buah-buahan di supermarket atau instalasi-instalasi kreatif di tempat umum dll, konsumen tanpa sadar terpengaruhi oleh iklan dan tidak memiliki kesempatan untuk merejectnya seperti halnya yang dilakukan di medium tradisional. Seperti halnya sebuah produk vacum cleaner yang memasang selembar kain berwarna mencolok di sisi gedung bertingkat. Sementara sebagian kain tersebut ditarik ke dalam gedung, sehingga seolah-olah begitu kuatnya sedotan vacum cleaner tadi.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_F0edw79p0n4/SEN7Rpzn0OI/AAAAAAAAAFY/GA68aeSumV0/s1600-h/electrolux_2000.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_F0edw79p0n4/SEN7Rpzn0OI/AAAAAAAAAFY/GA68aeSumV0/s320/electrolux_2000.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5207141137380790498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan yang sering muncul selanjutnya adalah seberapa efektifkah Guerilla Media ini? Jawabannya, semuanya tergantung strategy, konsep dan se’nendang’ apa ide kreatifnya serta konsistensi pelaksanaan. Strategynya bagus, ide kreatifnya ngga nendang…ya tidak akan dijadikan bahan pembicaraan. Strategy bagus, ide kreatifnya cemerlang, tapi pelaksanaannya tidak rutin, hasilnya juga tidak akan maksimal.&lt;br /&gt;Intinya, Guerilla Media memerlukan effort yang lebih dari sisi pemikiran dan tenaga, namun jika dilakukan dengan sungguh-sungguh dan konsisten, hasilnya bisa memuaskan. Satu hal lagi, sifat seni yang universal bisa dimanfaatkan untuk kepentingan apapun. Dewasa ini, seni bukanlah mutlak hanya untuk seni. Tapi bisa juga dimanfaatkan untuk kepentingan perang bisnis. Baik perang secara frontal maupun dengan bergerilya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-6425101090651346212?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/6425101090651346212/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=6425101090651346212&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/6425101090651346212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/6425101090651346212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2008/06/bergerilya-dengan-instalasi.html' title='bergerilya dengan instalasi'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/SEN7A5zn0NI/AAAAAAAAAFQ/YUAc880Zxgo/s72-c/a+mild.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-4814660488270353948</id><published>2008-05-01T16:59:00.003+07:00</published><updated>2008-05-09T20:32:26.431+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='parenting'/><title type='text'>kartinem vs khaterine</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/SCRSRvL5a3I/AAAAAAAAAEo/N78OuegSL9M/s1600-h/kartinem.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/SCRSRvL5a3I/AAAAAAAAAEo/N78OuegSL9M/s320/kartinem.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5198370334570015602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;dua nama di atas ngingetin kita pada nama besar tokoh feminisme Indonesia, Kartini. Dua wanita beda nama, beda kasta tadi mencoba memaknai arti feminisme dengan caranya masing-masing. Kartimen seorang buruh pabrik garment yang musti berangkat pagi-pagi dan pulang dah ampir malem. Sementara Khaterine seorang karyawati sebuah perusahaan BUMN yang cukup mapan, dengan jam kerja yang ampir sama dengan Kartinem.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Yang ngebedain dari keduanya adalah alasan mereka keluar dari lingkup peran 'domestik'nya untuk merambah peran 'publik' di luar rumahnya. Kartinem dibela-belain kerja pagi ampe sore, kadang kalo shift malem bahkan pulang pagi, semata-mata buat menuhin kebutuhan hidupnya sehari-hari yang terasa makin mencekik. Khaterine lain lagi alasannya, sebagai istri seorang direktur beberapa perusahaan gede, justru ngerasa malu kalo cuman jadi ibu rumah tangga doang. Wanita baru bisa dibilang produktif kalo bisa dapetin uang sendiri. Predikat Sarjana Ekonomi seolah gak ada artinya, bahkan musti ambil S3 segala sambil tetep bekerja. Feminisme di mata Khaterine adalah wanita yang musti bisa sederajat dengan pria, punya posisi tawar sama, musti bisa mandiri dalam hal apapun termasuk dalam hal ekonomi. Gak ambil peduli, apakah suami dah mampu nyukupin buat kebutuhan hidup 7 turunan sekalipun. Baik Kartinem maupun Khaterine punya dua tantangan besar, Pertama, tantangan internal dalam lingkungan keluarga yang musti tetep jadi sosok feminin yang lembut, penuh perhatian dan kasih sayang, serta sarat sentuhan cinta yang tulus buat suami dan anak-anak. Kedua, tantangan eksternal di luar “pagar” rumahtangga seiring tuntutan zaman yang makin kebuka buat masuknya nilai-nilai global yang menuntut dirinya untuk bersikap maskulin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kartinem maupun Khaterine adalah dua sosok 'ibu' yang teramat agung di mata anak-anaknya, seharusnya !. Ibu adalah pelepas anak panah masa depan generasi penerusnya. Di tangan ibulah kepribadian anak bergantung. Tapi apa jadinya pendidikan, perhatian, dan kasih sayang yang tulus buat anaknya, ketika Khaterine teramat sibuk dengan karier dan obsesinya ? Makanya gak terlalu heran, ketika temen arisan di kantor dateng ke rumah Khaterine dan menyapa anaknya yang baru kelas 1 SD favorit. "halo sayang... udah makan ?" tanya Rica temen sekantornya. Maka dengan PeDe-nya anak kecil tadi ngejawab "inyong ya uwis madang lah, angger urung ya wetenge kencot" logat Banyumasannya sangat medok, yang artinya: aku ya udah makanlah, kalo belum ya perutnya laper. Rica sempet kaget juga, gimana bisa ? Khaterine yang blasteran Sunda-Perancis, sementara suaminya orang Padang, tapi bahasanya anaknya koq Banyumasan ? Ternyata pembantunya orang Ajibarang, Banyumas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khaterine udah ngelupain tugas utama wanita sebagai seorang ibu adalah mengasuh, membimbing dan ngarahin masa depan anaknya. Anak bagi seorang ibu adalah aset dunia-akhirat. Gimana mungkin aset yang begitu berharga dilewatin begitu saja kepengasuhannya ? Khaterine asyik berkarier dengan alasan demi anak juga, tapi telah melupakan tanggungjawab dan kewajiban utamanya sebagai seorang ibu. Peran ibu gak bisa digantikan oleh siapapun, meski dengan alasan demi feminisme. Dalam skala yang lebih gede, anak adalah aset bangsa. Apa jadinya negara kita jika generasi penerusnya adalah generasi-generasi yang cengeng, gak berani ngadepin tantangan dan intimidasi negara asing, bisanya cuman ngutang dan ngutang lagi ? Bisa jadi karena salah asuhan ketika masa kecilnya, kurang curahan kasih sayang dari ibunya, sehingga kepribadianya rapuh atau bahkan hancur ! Sehingga jabatan boleh tinggi, posisi boleh strategis, tapi mentalnya rendah. Segitu pentingnya peran ibu sebagai peletak pondasi kepribadian dan sikap mental buat anak-anaknya, yang dampaknya bisa sangat panjang, bahkan mungkin seumur hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-4814660488270353948?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/4814660488270353948/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=4814660488270353948&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/4814660488270353948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/4814660488270353948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2008/04/kartinem-vs-khaterine_5412.html' title='kartinem vs khaterine'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/SCRSRvL5a3I/AAAAAAAAAEo/N78OuegSL9M/s72-c/kartinem.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-1666879039587618797</id><published>2008-04-08T11:57:00.012+07:00</published><updated>2008-05-09T20:39:34.605+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='unek-unek'/><title type='text'>striptease &amp; geisha</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/SCRT0PL5a4I/AAAAAAAAAEw/ObCMdbJADe8/s1600-h/geisha.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/SCRT0PL5a4I/AAAAAAAAAEw/ObCMdbJADe8/s200/geisha.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5198372026787130242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jepang adalah salah satu negara modern yang tidak meninggalkan akar budayanya. Meski memiliki masa lalu yang tak begitu sedap namun berangkat dari situlah lahir peradaban. Film "Memories of a Geisha" adalah catatan sejarah yang menjadi saksi tentang peradaban pada jamannya. Penggambaran riil perjalanan nasib anak manusia yang ikhlas menjalani takdirnya. Meski seorang geisha adalah posisi terhormat, namun ada sisi 'miring'nya karena geisha juga berprofesi sebagai wanita penghibur. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kepasrahan yang tidak semata-mata tunduk pada garis kehidupan, tapi dilalui dengan pemberontakan batin yang berkepanjangan, sampai pada titik ketidakmampuan untuk menghindar darinya.&lt;br /&gt;Budaya Jepang adalah budaya yang sangat dinamis dan penuh optimistis. Pasca jatuhnya bom nuklir di Hiroshima dan Nagasaki, sebagian besar orang-orang memprediksi butuh waktu beratus-ratus tahun untuk bisa mengembalikan Jepang pada kejayaannya. Namun prediksi tersebut meleset jauh. Dengan semangat untuk bangkit kembali itulah, hanya dalam hitungan puluhan tahun Jepang sudah melaju jauh melampaui negara-negara lain yang tidak terkena bom nuklir. Semangat pantang menyerah inilah yang mendominasi sosok-sosok dalam film Geisha tersebut.Profesi Geisha dalam film ini bukanlah profesi yang dicita-citakan oleh Chiyo sang pemeran utama tapi suatu peksaan hidup agar mengalir mengikuti arus. Seorang ibu yang bersahaja dalam kemiskinannya senantiasa menghibur, mengisi kekosongan hati anak-anaknya dengan pijakan yang kuat tentang pentingnya percaya diri.&lt;br /&gt;Tokoh Satsu, kakak perempuan Chiyo diibaratkan seperti kayu, berakar kuat ke dalam bumi dan menjulang tinggi ke atas langit layaknya puhun Sakura. Tapi ketika pondasi yang ditanamkan pada sosok Chiyo, maka tak lagi bicara tentang kekuatan kayu, melainkan kekuatan air. Air bisa membentuk jalannya sendiri, meski harus melalui kerasnya batu, tak hanya itu, air terjun bahkan bisa membuat lubang di atas batu yang keras, air laut mampu mengikis tegarnya batu karang di pantai. Dengan sifatnya yang cair itu pulalah, air mampu mencari jalan keluar ketika terperangkap dalam situasi yang sulit sekalipun. Air juga mampu beradaptasi mengikuti wadahnya.Emoto dalam bukunya yang sangat terkenal saat ini bahkan telah membukakan mata kita, bahwa air yang selama ini dipahami sebagai benda mati bahkan mampu berkomunikasi, merespon stimulus yang diberikan kepadanya. Dalam teori quantum, air bahkan mampu menangkap gelombang dan mengubahnya menjadi partikel berupa kristal-kristal. Air juga satu-satunya benda cair yang istimewa, karena ketika membeku menjadi benda padat berupa es, justru volumenya menjadi berkurang. Sehingga tak heran jika sebongkah es, akan mengapung di atas air. Tak bisa dibayangkan, jika bongkahan-bongkahan es di kutub Utara dan Selatan bumi ini mencair, maka seluruh permukaan bumi akan terendam.&lt;br /&gt;Kekuatan lain dari air adalah mampu memadamkan ganasnya api, seperti dalam film Geisha, keberadaan Chiyo yang dimetaforkan sebagai air dan bisa dilihat dengan tatapan matanya, diharapkan mampu melindungi Okiya tempat tinggal para geisha dari kobaran api kemurkaan. Chiyo-chan adalah metafor kekuatan air yang ada padanya.&lt;br /&gt;Geisha, sebuah profesi yang berkesan ‘miring’ di masyarakat tapi keberadaannya juga diperlukan. Nilai keprofesionalannya dnilai dari seberapa mahal kimono yang berhasil didapatnya. Kepakarannya ditakar dengan seberapa cepat mampu menundukan laki-laki, meski hanya dengan satu kali tatapan. Sepanjang film ini banyak sekali betebaran metafor-metafor yang menjadi gaya tutur hiperbolis. Menurut Frithjof Schoun, kata metafor dan kalimat hiperbola selalu mengandung emosi yang dipicu oleh persepsi langsung dari si pengarang teks terhadap suasana dan tema spiritual yang sedang dirasakan. Fungsi dari metafora dan hiperbola itu sendiri adalah menandai hubungan yang tepat, namun implisit guna memberi makna bagi teks untuk tujuan yang lebih mengena, sehingga ia bisa menghapus atau menghilangkan absurditas dalam hubungan kata- kata. Metafor dalam film Geisha ini tidak terbatas dalam konteks kata-kata semata, namun juga dalam setting jaman, sosok pemerannya dan lain-lain. Seorang geisha tidak hanya dituntut memiliki daya tarik tersendiri bagi laki-laki, tapi juga harus melewati proses panjang mendalamai tari, keluwesan gerak, serta kerlingan mata. Bahkan keperawanan adalah asset untuk meningkatakn prestise seorang geisha, dimana ‘barang’ tersebut akan dilelangkan dengan harga tertinggi.&lt;br /&gt;Di negeri kita sendiri khususnya di Jawa, tradisi semacam geisha juga sudah ada. Jika kita runut ke belakang, beberapa daerah di Jawa sebenarnya sudah mengenal tradisi tersebut. Adanya Ledek, Tayub juga Ronggeng adalah ‘geisha-geisha’ Indonesia pada jamannya. Ahmad Tohari dalam novelnya “Ronggeng Dukuh Paruk” misalnya, mengishkan tokoh Srithil yang harus melewati berbagai prosesi dan pelatihan untuk bisa mencapai puncaknya sebagai ronggeng yang disegani. Keperawanannya juga diukur dengan seberapa banyak kerbau yang dipakai untuk menebusnya. Ronggeng juga harus piawai dalam menari, memikat laki-laki dan sebagainya. Perbedaannya barangkali hanya pada motivasinya. Srinthil dalam Ronggeng Dukuh paruk memang sejak kecil bercita-cita jadi ronggeng yang terkenal. Sementra Chiyo yang ketika sudah menjadi Geisha berubah nama menjadi Sayuri, hanya mengikuti arus takdir layaknya air.&lt;br /&gt;Keberadaan geisha atau ledhek, tayub, ronggeng, memang ada bahkan di banyak negara. Bahkan sampai saat ini, barangkali masih tetap ada hanya dlam format yang berbeda. Kepiawaian menari seorang geisha atau ronggeng telah bergeser menjadi kehandalan menari erotik dan menyanyi dengan suara yang mengundang birahi. Panggung-panggung tempat pementasan ronggeng maupun geisha telah berubah menjadi remang-remangnya suasana kafe. Dan kesakralan ‘darah perawan’ sudah tidak ada lagi harganya.&lt;br /&gt;Inilah sebingkai lukisan aliran realisme pada jaman ini, sosok-sosok geisha, ronggeng yang dipuja pada jamannya, telah mengalami reinkarnasi menjadi penari-penari striptease yang tidak perlu melewati serangkaian prosesi dan ‘laku’ layaknya seorang ronggeng. Derasnya arus globalisasi telah meluluh-lantakkan metafor-metafor ‘suci’ seorang geisha maupun rongeng. Se’miring-miring’nya geisha, masih mengemban metafor budaya sebagai jati dirinya, yang semakin sulit kita dapati pada jaman sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Catatan tugas kuliah, daripada gak update. Semoga bermanfaat)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-1666879039587618797?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/1666879039587618797/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=1666879039587618797&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/1666879039587618797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/1666879039587618797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2008/04/striptease-geisha.html' title='striptease &amp; geisha'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/SCRT0PL5a4I/AAAAAAAAAEw/ObCMdbJADe8/s72-c/geisha.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-7508001282928628882</id><published>2008-01-29T20:36:00.000+07:00</published><updated>2008-01-29T21:19:16.463+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='duniaku'/><title type='text'>rokok &amp; kematian</title><content type='html'>ini tugas-tugas kuliahku &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penciptaan Desain Komunikasi Visual 3&lt;/span&gt;. Meski cuman dapet nilai A &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;- &lt;/span&gt;(score 92) tapi lumayanlah, Alhamdulillah. Bisa jadi kaya' kata dosen Desain Komunikasi Visual-ku, &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;VIS&lt;/span&gt;ualisasi karya-karyaku terlalu mengedepankan aspek &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;KOM&lt;/span&gt;unikasinya, sehingga unsur &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;DES&lt;/span&gt;ainnya menjadi minim. Aku ya cuman manggut2... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(namanya juga mahasiswa)&lt;/span&gt;. Kata temenku yang laen, karya2ku terlalu 'parktisi' banget !. .  Apapun itu yg jelas karya2 ini dah dipamerin kemaren tgl 21 - 23 Januari di kampusku. Sekarang lagi siap2 buat Tugas Akhir dengan tema &amp;amp; kasus yang berbeda, karena kata dosenku (Mata Kuliah Seminar 2) tema anti rokok dah klasik ! gak populer ! Meski hampir di setiap &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Advertising Award,&lt;/span&gt; baik tingkat Nasional maupun Asia Pasific bahkan Internasional selalu ada entri tentang tema Anti Rokok ini. Aku ya, cuman manggut2... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(namanya juga mahasiswa)&lt;/span&gt;. Selamat menikmati ! dan silahkan diapresiasi... syukur2 ngasih komentar.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_F0edw79p0n4/R58tuiKpBXI/AAAAAAAAADY/8QaxLWqePO0/s1600-h/01.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_F0edw79p0n4/R58tuiKpBXI/AAAAAAAAADY/8QaxLWqePO0/s320/01.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160893975458547058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Poster #1 "Berkabung"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/R58xFyKpBYI/AAAAAAAAADg/3_X89Qiyjq0/s1600-h/02.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/R58xFyKpBYI/AAAAAAAAADg/3_X89Qiyjq0/s320/02.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160897673425388930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Poster #2 "Lambat tapi Pasti"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/R58x5yKpBZI/AAAAAAAAADo/KaiJe637b1o/s1600-h/03.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/R58x5yKpBZI/AAAAAAAAADo/KaiJe637b1o/s320/03.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160898566778586514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Poster #3 "Kabut Nikotin"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/R58yWyKpBaI/AAAAAAAAADw/J5KKu5L7Y9g/s1600-h/04.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/R58yWyKpBaI/AAAAAAAAADw/J5KKu5L7Y9g/s320/04.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160899064994792866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Poster #4 "Berita Duka"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/R58zPSKpBbI/AAAAAAAAAD4/D4J2U9KfJN0/s1600-h/05.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/R58zPSKpBbI/AAAAAAAAAD4/D4J2U9KfJN0/s320/05.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160900035657401778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Poster #5 "Ironis"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/R58z8SKpBcI/AAAAAAAAAEA/FnaE85woOE8/s1600-h/06.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/R58z8SKpBcI/AAAAAAAAAEA/FnaE85woOE8/s320/06.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160900808751515074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Poster #6 "Jalur Maut"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/R580OyKpBdI/AAAAAAAAAEI/9bGmaeDaN_I/s1600-h/07.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/R580OyKpBdI/AAAAAAAAAEI/9bGmaeDaN_I/s320/07.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160901126579094994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;New Media "Asbak Nisan"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-7508001282928628882?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/7508001282928628882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/7508001282928628882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2008/01/rokok-kematian.html' title='rokok &amp; kematian'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_F0edw79p0n4/R58tuiKpBXI/AAAAAAAAADY/8QaxLWqePO0/s72-c/01.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-5759451586007581870</id><published>2007-11-26T12:45:00.000+07:00</published><updated>2007-11-26T13:21:19.496+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='duniaku'/><title type='text'>efektifkah ??</title><content type='html'>"Sekitar 100 juta orang telah meninggal di abad ke-20. Kalau tren ini terus berjalan maka pada abad ke-21 diperkirakan satu miliar orang yang meninggal akibat rokok." Sumbernya dari &lt;a href="http://www.depkes.go.id/"&gt;sini&lt;/a&gt;. Nah.. &lt;em&gt;help me please&lt;/em&gt;.... ini adalah beberapa media yang aku bikin, untuk tugas kuliah Disain Komunikasi Visual. Cuman ... ketika Dosen nanya, efektifkah pendekatan isu 'kematian' diangkat buat nakut2in perokok biar kapok ??? Aku belon bisa njawab ! Makanya... tolong dong, kasih komentar... kira2 efektif gak media yang aku bikin ini, dengan &lt;em&gt;bodycopy &lt;/em&gt;"MATIKAN ROKOKMU SEBELUM ROKOK MEMATIKANMU" ditulis dengan gaya penulisan &lt;em&gt;'public warning'&lt;/em&gt; kaya' di poster atau bungkus rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_F0edw79p0n4/R0pfyacN2OI/AAAAAAAAACw/eyk-Bq-0Jj4/s1600-h/rokok02+copy.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5137023644665239778" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_F0edw79p0n4/R0pfyacN2OI/AAAAAAAAACw/eyk-Bq-0Jj4/s320/rokok02+copy.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gbr. 1. Tiang listrik di depan kuburan, dibungkus sticker jadi mirip puntung rokok.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/R0pfyqcN2PI/AAAAAAAAAC4/FzpPYjtxLnc/s1600-h/rokok03+copy.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5137023648960207090" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/R0pfyqcN2PI/AAAAAAAAAC4/FzpPYjtxLnc/s320/rokok03+copy.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gbr. 2. Tiang listrik tadi diliat dari dekat.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/R0pfzKcN2QI/AAAAAAAAADA/1lgiXeAW5oE/s1600-h/POSTER2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5137023657550141698" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/R0pfzKcN2QI/AAAAAAAAADA/1lgiXeAW5oE/s320/POSTER2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gbr. 3. Poster &lt;em&gt;indoor&lt;/em&gt;, sejumlah puntung yang mirip kuburan.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_F0edw79p0n4/R0pfzacN2RI/AAAAAAAAADI/HhUSpiSufiY/s1600-h/POSTER.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5137023661845109010" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_F0edw79p0n4/R0pfzacN2RI/AAAAAAAAADI/HhUSpiSufiY/s320/POSTER.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gbr. 4. Poster indoor, gambar perokok dengan asap membentuk 'hallo' di atas kepala.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/R0pfzqcN2SI/AAAAAAAAADQ/w6kmkkOvJTo/s1600-h/asbak.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5137023666140076322" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/R0pfzqcN2SI/AAAAAAAAADQ/w6kmkkOvJTo/s320/asbak.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gbr. 5. Asbak berbentuk 'batu nisan'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku belon tau buat ngukur efektifitas media ini... jadi, siapapun yang ngunjungin blog ini... tolong kasih komentar dunk ! &lt;em&gt;(koq maksa... !!!!)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Thx b-4&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-5759451586007581870?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/5759451586007581870/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=5759451586007581870&amp;isPopup=true' title='11 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/5759451586007581870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/5759451586007581870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2007/11/efektifkah.html' title='efektifkah ??'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_F0edw79p0n4/R0pfyacN2OI/AAAAAAAAACw/eyk-Bq-0Jj4/s72-c/rokok02+copy.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-5565485966413825714</id><published>2007-11-11T11:05:00.001+07:00</published><updated>2007-11-13T09:14:59.163+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>kalo saja...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/RzaA8QrGWiI/AAAAAAAAACk/Ceney-Y6SII/s1600-h/kalo.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5131430598191503906" style="CURSOR: pointer" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/RzaA8QrGWiI/AAAAAAAAACk/Ceney-Y6SII/s320/kalo.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo seabis lebaran kemaren… kita jadi ‘keliatan’ lebih alim, kalo di mata bawahan... kita keliatan lebih hebat, kalo di hadapan temen-temen… kita keliatan paling jagoan, kalo di tengah masyarakat… kita keliatan paling disegani, kalo di antara manusia… kita masih dimanusiakan… Itu semata-mata bukan karena kita yang hebat ! pinter !, tapi karena kemurahan Allah semata ! Karena dengan rahmat-Nya, Allah masih ’sudi’ menyembunyikan aib, cela, kekurangan, cacat kita. Betapa banyak banget rahasia-rahasia yang berupa kejelekan kita yang gak boleh orang lain tahu, agar kita senantiasa keliatan hebat. Bahkan terhadap orang terdekat dengan kita sekalipun!. Rahasia itu hanya kita dan Allah saja yang tahu, padahal bagi-Nya yang Maha Tahu, gak ada rahasia satupun. Bahkan yang masih kependem dalam hati... Dia mengetahui. Gak bisa dibayangin, kalo Dia dengan cara-Nya... membongkar aib atau cela yang kita miliki... maka gak ada lagi sosok kita yang paling hebat!, paling pinter!, bahkan paling ’alim sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo di bulan Ramadhan kemaren, kita udah nyobain menutup kekurangan diri, dosa, maksiat dll, dengan semangat beribadah yang menggebu-gebu namun ‘musiman’... gimana dengan 11 bulan sesudahnya ? Atau kita udah ’kangen berat’ sama syetan yang kata pak kyai, udah dibelenggu selama Ramadhan ? Sehingga masuk bulan Syawal... kita kembali berpelukan erat dengan syetan dalam kubangan dosa dan maksiat. Seolah gak mau atau gak bisa lepas lagi, nunggu sampe bulan Ramadhan tahun berikutnya... sapa yang bisa ngejamin?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntunglah kita... meski Allah tahu betapa gede dosa yang udah kita timbun, Allah masih ngasih kesempatan buat memperbaikinya. Minimal sampe saat ini, ketika mbaca tulisan ini. Kalo masih sempet, menjelang tidur mari menghitung diri. Sepanjang pagi, siang, sore... malam, banyakan mana kebaikan atau kejelekan yang udah kita perbuat hari ini. Banyakan mana penggunaan ’fasilitas’ yang udah dipinjemin-Nya. Udah dipake buat ngapain aja seharian ini mata kita, mulut, tangan, kaki... kemana melangkah ?, hati... udahkah buat nginget Dia waktu berdiri, duduk, berbaring. Umur... yang gak mungkin bisa kita &lt;em&gt;stop&lt;/em&gt; apalagi &lt;em&gt;replay.&lt;/em&gt;.. yang bikin kita makin jauh dari garis start ’kelahiran’ dan makin mendekati garis finish ’kematian’... buat ngapain aja alokasinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di moment pasca Ramadhan ini, cukup kondusif buat berkaca diri... nengok ke belakang atas apa yang udah kita jalanin. Sekali lagi, mari kita gunakan ’aji mumpung’!!. Mumpung Allah masih mau nyembunyiin aib kita, mumpung masih ada kesempatan buat berbenah diri... gak usah nunggu Allah singkapin cacat dan cela kita di hadapan manusia. Lebih baik kita keliatan hina di depan manusia, tapi mulia dihadapan-Nya. Daripada kita keliatan hebat, terhormat, pinter, ’alim di mata manusia... tapi busuk dan nista dihadapan Allah. Na’udzubillah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-5565485966413825714?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/5565485966413825714/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=5565485966413825714&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/5565485966413825714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/5565485966413825714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2007/11/kalo-saja_10.html' title='kalo saja...'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/RzaA8QrGWiI/AAAAAAAAACk/Ceney-Y6SII/s72-c/kalo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-4106678436962120819</id><published>2007-09-15T09:29:00.000+07:00</published><updated>2007-09-15T09:38:57.289+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>unlimited reward</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/RutFOi6ClYI/AAAAAAAAACc/bcZaOaRIxNw/s1600-h/puasa.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5110254318372689282" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/RutFOi6ClYI/AAAAAAAAACc/bcZaOaRIxNw/s320/puasa.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;sapa yang bisa njamin kita bakal ketemu lagi dengan Ramadhan taun ini ?? betapa banyak sodara-sodara kita yang taun kemaren masih sholat tarawih di sebelah kita, sekarang udah nduluin dipanggil menghadap-Nya, dan bisa jadi kita nomer urut berikutnya. Namun demikian, alhamdulillah, yang jelas kita dah ketemu lagi sama Ramadhan 1428 H ini. Di beberapa kultum, ceramah, sering disebut sebagai bulan yang penuh berkah dan ampunan. Bahkan dalam sebuah Hadits Qudsi (firman Allah yang gak tertulis di Al-Qur’an) Allah SWT udah janji, bahwa ibadah puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang bakal ngasih ganjaran/pahala. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Kenapa seh Allah segitu perhatiannya sama ibadah yang bernama puasa ini ?? Ternyata emang ibadah puasa tuh bukan main2 &lt;em&gt;(emang ada ibadah main2… ??).&lt;/em&gt; Betapa enggak ? hala-hal yang dihalalkan pada sebelas bulan lainnya, bisa jadi haram pada bulan puasa. Misalnya, makan &amp;amp; minum di siang hari, ‘kumpul’ bareng suami/istri di siang hari… meskipun makanan yang kita makan halal, meskipun suami/istri kita halal, tapi kalo dilakuin di siang hari di bulan Ramadhan bisa jadi haram ! Nah loh… jangan coba2 ! Kalo nekad bergaul intim di siang hari, meskipun dengan pasangan resmi, ‘pahala’nya bisa disuruh puasa 2 bulan lamanaya… apalagi bukan dengan pasangan yang sah ! Di luar Ramadhan-pun gak boleh ! &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Ini juga bisa jadi penguat, bahwa halal/haramnya sebuah hal, bukan karena faktor wujud/fisiknya doang. Tapi semata karena katundukan kita pada aturan yang udah dibuat-Nya. Misalnya, Al-Qur’an bilang bahwa daging Babi itu haram, gak usah dicari-cari sebabnya.. misalnya karena daging Babi mengandung cacing pita. Berarti kalo cacingnya udah dibuang jadi halal dunk !!! ternyata gak juga. Orang makanan yang halal aja kalo dikonsumsi di siang hari waktu lagi puasa bisa jadi haram koq… weee… ! Di sinilah salah satu letak keistimewaan ibadah puasa. Karena kita bakal dinilai seberapa besar ketundukan kita pada aturan yang udah dibuat-Nya. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan puasa yang lain ? Ada yang bilang kalo puasa itu ibadah siriy (tersembunyi). Karena yang tau cuan kia yang ngelakuin sama Dia yang di sono Yang Maha Tahu. Bayangin, kalo kita wudhu di siang hari, kumur2 tiga kali yang keluar airnya cuman dua yang sekali airnya ‘keminum’… sapa yang tau ??? Dari lima Rukun Islam, hampir semua bisa dilihat, kecuali puasa. Syahadat, namanya aja persaksian… biasanya diucapkan didepan saksi. Sholat, keliatan ruku’ sujudnya. Zakat, ibadah sosial. Dimana melibatkan orang lain juga baik ‘amil maupun yang dikasih zakat. Haji, apalagi… kalo dikampung2 pas mau berangkat, orang sekampung pada ngater semua. Tapi …. puasa ?? Apa kalo bawaannya ngatuk mulu pasti orang lagi puasa ??? belon tentu !! Orang abis dugem semaleman juga paginya ngantuk-ngantuk mulu. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Di sini rupanya ‘sebagian kecil’ kemuliaan dan keistimewaan ibadah puasa. Makanya gak heran kalo Allah SWT sendiri berani njamin bahwa Dia yang bakalan ngasih ganjaran langsung bagi kita yang berpuasa dengan niat cuman mau mencari Ridho-Nya. Bukan niat yang lain !! Dan kalo udah Dia yang mau ngasih pahala…. Maka ganjaran itu pastilah tak terbatas adanya. Teriring do’a semoga Ramadhan kita kali ini lebih berkualitas dibanding taun2 seeblumnya. Cara paling mudah buat ngliat apakah puasa kita ‘sukses’ atau kagak, bisa dilihat pada sebelas bulan sesudahnya. Bukan saat sekarang, ketika masjid2 jama’ahnya penuh, mbludak sampe ke parkiran. Masih sempatkah kita beramal, beribadah, sesemangat waktu Ramadhan ? Karena bulan Ramadhan cuman bulan ‘training’… sedangkan aplikasi yang sesungguhnya adalah bulan-bulan yang lain. Jika mulai menginjak Syawal kelak kita masih istqomah dalam beribadah dan beramal, sesemangat awal2 Ramadhan…. Bisa jadi kita masuk golongan orang2 yang bertaqwa. Kaya’ yang disiratkan dalam QS. Al Baqarah 183. Semoga…. Amien ya Robbal ‘Alamin. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-4106678436962120819?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/4106678436962120819/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=4106678436962120819&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/4106678436962120819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/4106678436962120819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2007/09/unlimited-reward.html' title='unlimited reward'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/RutFOi6ClYI/AAAAAAAAACc/bcZaOaRIxNw/s72-c/puasa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-3257619258203978984</id><published>2007-08-20T12:37:00.000+07:00</published><updated>2007-08-22T11:21:50.326+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='unek-unek'/><title type='text'>buruh merdeka</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_F0edw79p0n4/Rskp6OwFMjI/AAAAAAAAACU/xuPa-JcE7eA/s1600-h/bendera+copy.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_F0edw79p0n4/Rskp6OwFMjI/AAAAAAAAACU/xuPa-JcE7eA/s320/bendera+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5100654133342712370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);"&gt;Kamis, 16 Agustus 2007 pukul 00:00:00 WIB&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Di malem yang dingin, ampir di setiap sudut kampung dibikin panggung kecil, bahkan dibeberapa ruas jalan ditutup karena lagi diadain 'tirakatan' peringatan 62 taon kemerdekaan negeri tercinta ini. Bukan karena gak mau menghargai jasa para pejoeang, atau bukan karena emang gak ada tuntunan dari Rosulullah SAW, kalo aku gak bisa ndatengin acara 'sakral' tersebut. Bukan pula biar generasi mendatang se-melempem kerupuk, ketika sore sebelomnya diadain lomba makan kerupuk buat anak2, setiap taon !!. Di kampung laen bahkan diadain lomba adzan buat remaja. Tapi pemenangnya bukan yg mampu mendatangkan seberapa banyak jama'ah shalat di mushollanya. Hmmh.... di usia ke 62 taon ini makin banyak rasanya orang yang memaki jamannya, memaki bangsanya... ketika krisis belon ketemu ujungnya, ketika teguran bencana belon juga bikin jera.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);"&gt;Jum'at, 17 Agustus 2007 pukul 07.23:33 WIB&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Seorang temen ngirim SMS "&lt;i&gt;INDONESIA lebih tua dari Malaysia, INDONESIA lebih luas dari Singapura. Hanya itukah kelebihan kita ? Selamat ulang tahun untuk 300.000.000 warganya&lt;/i&gt;". Ironis !!... di negeri yang subur makmur, tata tentrem, loh jinawi, kerta raharja ini... kita bak semut kelaparan ditengah kubangan gula. Kesuburan yang melenakan... betapa tidak ?? Tongkat kayu singkong dilempar aja ke kebun, tumbuh jadi tanaman !!! Padahal di Jepang, (katanya...) buat numbuhin yang kaya' gitu perlu sekian banyak peneliti, cendekiawan bahkan profesor. Tentu bukan salah tanah airnya kalo kita jadi 'budak' di negeri sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Seorang temen yang laen, nyoba mbandingin 'kebaikan' para penjajah. Beberapa negara pernah 'nyicipin' kelezatan negeri kita ini, sebut aja Portugis, Spanyol, Jepang... tapi yang paling kerasan adalah Belanda. Dan sampe sekarangpun kita masih bisa ngliat sisa-sisa 'kebaikan' Belanda, bangunan-bangunan kuno bergaya Eropa, pabrik-pabrik tua... dan yang keberadaannya masih bisa kita rasain tapi gak nampak, yaitu sikap mental. Berabad-abad lamanya kita didoktrin, dikerdilkan sikap mentalnya biar gak punya nyali dan bermental buruh upahan. Mau ngelakuin sesuatu jika ada imbalannya, mau nolongin orang jika ada maunya, mau beramal jika dijanjiin sorga !!!. Hingga cita2 tertinggi cuman sebatas pengen jadi Priyayi, Pak Dinas (kalo dulu seragam Korpri). Sekolah tinggi-tinggi, suap sana-suap sini.. tujuannya ya biar bisa jadi Pak Dinas. Temen tadi nyoba mbandingin dengan sisa-sisa koloni Inggris, mereka relatif lebih cerdas. Bahkan dengan sukarela bikin Negara Persemakmuran, bangga dengan mantan penjajahnya. Trus apa setelah moment 17 Agustus '45 kita jadi 'merdeka' beneran ?? apa masih ngerasa dikerdilin mentalnya selama lebih 32 taun ??. Bukannya mau nyalahin Belanda dan nyesel, koq kita gak dijajah Inggris aja, tapi sikap mental 'kuli' yang dah jadi karakter ini yang susyah dirubah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Ada pesan berantai via e-mail yang dibikin pake Power Point isinya kurang lebih gini :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;If A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z is equal to 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;maka... apa yang bisa bikin hidup ini bisa bermakna 100% ???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Hard Work : &lt;span style="color:black;"&gt;H+A+R+D+W+O+R+K &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;&lt;span style="color:black;"&gt;(8+1+18+4+23+15+18+11)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;&lt;span style="color:black;"&gt; = &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;&lt;span style="color:black;"&gt;98%&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;Knowledge : &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;K+N+O+W+L+E+D+G+E &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;(&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;11+14+15+23+12+5+4+7+5) &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;= &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;96%&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;Love : &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;L+O+V+E &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;(12+15+22+5)&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt; = 54%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;Luck : &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;L+U+C+K &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;(12+21+3+11)&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt; = &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;47%&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;trus apaan yang bisa bikin hidup ini maksimal 100% ?? apakah....&lt;i&gt; Is it &lt;span style=""&gt;Money &lt;/span&gt;? ... NO ! ! !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;Money : M+O+N+E+Y &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;(13+15+14+5+25)&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt; = &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;72%&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;ternyata yang bisa bikin hidup ini lebih bermakna adalah...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;ATTITUDE : A+T+T+I+T+U+D+E &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;(1+20+20+9+20+21+4+5) &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;= &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;100%&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:red;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;Yup's, Attitude atau SIKAP ! Rubahlah sikapmu maka hidupmu akan berubah ! (hehe... kaya' lagi ngisi training motivasi aja !)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt;Kaya'nya untuk berubah sikap, kita gak kudu nunggu dijajah Inggris dulu deh ! Di peringatan 62 taon kemerdekaan ini, layak buat dijadiin moment buat merubah sikap. Kalo negeri ini ibarat manusia, usia 62 taon dah mulai mikirin alam 'sono'. Dah dewasa, bahkan dah tua... mustinya udah paham mana yang haq dan mana yang bathil, mana yang haram dan mana yang halal. Mental kuli atau buruh upahan, yang hanya mau beribadah jika dijanjiin sorga dan 'terpaksa' beramal karena takut sama neraka... kaya'nya perlu dirubah biar lebih ikhlas. Karena Allah gak bakalan lupa sama kebaikan yang udah kita lakuin dengan ikhlas, meski cuman nyingkirin duri di jalan biar orang laen gak ketusuk.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-3257619258203978984?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/3257619258203978984/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=3257619258203978984&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/3257619258203978984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/3257619258203978984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2007/08/kamis-16-agustus-2007-pukul-000000-wib.html' title='buruh merdeka'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_F0edw79p0n4/Rskp6OwFMjI/AAAAAAAAACU/xuPa-JcE7eA/s72-c/bendera+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-2907365273969679524</id><published>2007-08-03T23:18:00.000+07:00</published><updated>2007-08-04T01:06:28.379+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='unek-unek'/><title type='text'>kodok manjat pinang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/RrNWDZTxDYI/AAAAAAAAACM/qzua3Ae0Eqc/s1600-h/kodokk+copy.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094510219819552130" style="CURSOR: pointer" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/RrNWDZTxDYI/AAAAAAAAACM/qzua3Ae0Eqc/s320/kodokk+copy.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:10;"&gt;&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:10;"&gt;&lt;br /&gt;busyett ... !!! ampir lupa neh cara update ! Kemaren abis kecurian seh, untung si &lt;a href="http://cc--line.blogspot.com/2007/02/thief-of-time.html"&gt;pencuri&lt;/a&gt; ketahuan. Ampir dua bulan, ngedem aja bermesraan sama pencuri.. tau-tau dah ampir Agustusan lagi. Kalo taun lalu Agustus crita &lt;a href="http://cc--line.blogspot.com/2006/08/kelamin-warna.html"&gt;warna kelamin&lt;/a&gt;... nah, taun ini mau crita tentang kodok.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:10;"&gt;Kaya' biasanya, Agustusan dimeriahkan dengan warna-warni kain, ngecat gerbang kampung dan... gak lupa panjat pinang. Acara paling favorit di Kampung Kodok. Pagi-pagi banget di sepetak sawah kering warga kampung kodok dah ngumpul. Sebatang pinang licin udah nancep dan macem-macem hadiah bergantung di atasnya. Begitu kedenger aba-aba mulai... segerombol kodok langsung manjat pohon pinang tadi. Penonton gak kalah ramenya... cuman mayoritas ngejek mulu. "Udah deh... gak mungkin loe bisa manjat setinggi itu !!!" yang lain nimpalin "Loe pada punya otak gak ?? gak mungkin kodok bisa naik pohon setinggi pohon pinang... mana licin lageee !!". Satu per satu kodok-kodok mulai berjatuhan... ada yang udah separoh jalan jatuh juga. Penonton makin seru teriak.. "Huuuuu.... apa gw bilang !!!". Bahkan kodok-kodok yang badannya kekar dan bertatto (sering fitnes &amp;amp; body buliding seh)... merekapun cuman nyampe tiga perempat tinggi pohon pinang... jatuh juga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:10;"&gt;Tapi... ssstttt... ntar dulu, seekor kodok ijo yang kecil, kerempeng... terus aja naik... naik... dan naik. Ampir seluruh penonton gak ada yang ngasih support, semua ngejek, mencibir. Orang kodok-kodok yang gede dan kekar aja dah pada berjatohan... mana mungkin kodok kecil, kerempeng bisa nyampe atas... khayal bin mustahil !!!. Banyak yang gak percaya. Tapi, begitulah kisahnya... Kodok Ijo yang kecil dan kerempeng tadi, akhirnya bisa nyampe di atas dan dapet seluruh hadiah yang digantung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:10;"&gt;Nah, ketika dah nyampe di bawah lagi... langsung dikerumunin kodok-kodok yang laen. Pada penasaran, pengen tau... apa seh resepnya, koq dia bisa nyampe di atas ??? Ketika dihujani pertanyaan bak seorang artis yang barusan cerai untuk yang ke 17 kalinya... si Kodok Ijo cuman plonga-plongo... sesekali senyum datar. Baru setelah temen dekatnya nepuk pundak dari belakang, dia kaget. Dari temennya itulah, kodok-kodok lain jadi tahu... ternyata Kodok Ijo tadi kodok &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;tuli... !!!&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:10;"&gt;Pantesan, hujatan, ejekan dan cibiran penonton gak nyurutin semangat dan keyakinannya bahwa dia mampu mencapai atas, karena emang gak denger. Kadang-kadang sikap ndableg, cuek, tuli... juga diperlukan ketika keyakinan hati udah mantep. Kita terlalu sering atau bahkan selama ini jadi orang laeeennnnn terus ! gak pernah jadi diri sendiri. Kita terlalu takut nanggung resiko ketika jadi diri sendiri, makanya selalu berlindung di bawah bayang-bayang orang (baca: kodok) lain. Padahal, komentar orang lain tuh macem-macem niat dan motivasinya. Ketika kita dapet sukses... mereka bilang, "emang gak kaya' loe ! salut gw... bener-bener hebat !!!" ujung-ujungnya, minta dicipratin. Coba kalo giliran kita bangkrut, pailit... paling-paling mereka bilang, "halah... loe tuh ngaca !!! orang kaya' loe koq pengen sukses !!! gak mungkin bin mustahil !!!". Bukannya nolongin ketika kita susyah, malah nyukurin !. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:10;"&gt;Kampung Kodok dah merdeka sejak 62 taon yang lalu... dan setiap taon diperingati dengan pesta pora. Tapi mereka gak nyadar... bahwa selama itu juga sikap dan jiwanya masih terjajah. Karena gak berani nunjukin jatidirinya, kepribadiannya. Mereka (para kodok)... terlalu takut dengan telunjuk dan tekanan dari kodok kampung Adidaya (baca: super power). Sehingga apapun kemauan kodok dari kampung Adidaya tadi... terutama oleh kodok aparat pasti diturutin. Meskipun harus mengorbankan warga kodok kampungnya sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:10;"&gt;Makanya gak heran, kalo kampung kodok yang ini selalu didera multi krisis berkepanjangan. Karena ampir semua warga kodoknya gak punya lagi jati diri... atau bahkan harga diri. Satu hal yang bikin kita bangga... karena kejadian di kisah tadi cuman terjadi di Kampung Kodok !!. Kalo di kampung kita seh, enggak ! (nggak beda kaleee....)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:10;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:10;"&gt;**Kisah di atas fiktif belaka. Kalo ada kesamaan nama, tempat dan waktu, cuman kebetulan semata. Karena kita semua tahu... manusia gak mungkin sebodoh kodok.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-2907365273969679524?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/2907365273969679524/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=2907365273969679524&amp;isPopup=true' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/2907365273969679524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/2907365273969679524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2007/08/kodok-manjat-pinang.html' title='kodok manjat pinang'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/RrNWDZTxDYI/AAAAAAAAACM/qzua3Ae0Eqc/s72-c/kodokk+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-2158143471325423575</id><published>2007-05-31T11:47:00.000+07:00</published><updated>2007-05-31T12:00:05.899+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='unek-unek'/><title type='text'>"D" day...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_F0edw79p0n4/Rl5Uf1-vHaI/AAAAAAAAACE/X9I_PSSNYR8/s1600-h/d-day.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_F0edw79p0n4/Rl5Uf1-vHaI/AAAAAAAAACE/X9I_PSSNYR8/s320/d-day.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5070583136508648866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;yang jelas bukan karena abis baca sepasang buku yang fenomenal tahun ini, &lt;i&gt;Change&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;Re-Code &lt;/i&gt;tulisan Rhenald Kasali, ketika hari ini saat aku posting ini... adalah hari terakhirku duduk di kursi hangat &lt;i&gt;Creative Director &lt;/i&gt;&lt;a href="http://www.syafaatadvertising.net"&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Emang hidup ini dituntut adanya perubahan, katanya khan di dunia ini gak ada yg gak berubah kecuali perubahan itu sendiri. Aku harus ngakuin.. ini keputusan sulit dan bukannya tanpa resiko. Cuman bagiku, hidup ini sebenernya juga serangkaian keputusan-keputusan yang dibelakangnya mengekor sederet resiko yang musti ditanggung. Bukankah berani hidup juga resikonya harus berani mati ?? emang kadang ironis... tiap orang pengen masuk sorga, tapi takut mati. Padahal gak ada sorga yg gak diawalin kematian.... Nah loh !!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Bisa jadi bagi orang laen keputusanku ini suatu tindakan bodoh, mengingat di kantor ini aku dah merintis karier sejak jadi &lt;i&gt;Graphic Designer&lt;/i&gt;... &lt;i&gt;Art Director&lt;/i&gt;... sampe posisi strategis di sebuah &lt;i&gt;Advertising Agency&lt;/i&gt;, yaitu &lt;i&gt;Creative Director &lt;/i&gt;yang aku perjuangin selama ampir lima taon. Tapi atas nama keyakinan dan berdamai dengan diriku sendiri, &lt;i&gt;resign&lt;/i&gt; harus aku lakukan. Hmmhh.... tindakan bodoh ?? &lt;i&gt;maybe !&lt;/i&gt;... seperti beberapa taon lalu ketika aku mutusin buat merantau ke tanah seberang. Salah satu tujuanku adalah pengen ngerasain penderitaan yang paling berat dalam hidup ini... (dasar bodoh !!!). Kenapa itu kulakukan ?? Jawabannya sangat simpel, biar ntar kalo dah tua ketemu masalah/penderitaan yang relatif 'ringan' udah gak kaget... ! Cuman ternyata ... penderitaan, masalah, tiap fase dalam hidup ini beda-beda konteksnya.... Sia-siakah penderitaan tadi ?? ternyata gak juga ! karena ada hal-hal yang gak bisa dicapai saat kita masih manja meringkuk dalam &lt;i&gt;comfort zone &lt;/i&gt;yang melenakan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Keputusan &lt;i&gt;resign&lt;/i&gt; dah diambil... palu udah diketok... dan hari ini aku musti ninggalin kantor ini. Hal biasa dalam hidup, apalagi di dunia kerja yang riil. Dan selanjutnya, atas nama keyakinan tadi... aku musti bisa jadi diriku sendiri, minimal sementara ini aku pengen &lt;i&gt;free... freelife, freeman, ... freelance... but, not freesex (!) &lt;/i&gt;dan belon kepikir sampe kapan&lt;i&gt; free&lt;/i&gt;-nya, karena gak ada kebebasan mutlak. Yang jelas dengan keputusan ini, aku musti nanggung beberapa resiko... &lt;i&gt;take home pay &lt;/i&gt;tiap bulan jadi berkurang, gak ada lagi jatah pulsa buat SMSan... dan yang pasti gak bisa intens lagi &lt;i&gt;On-Line &lt;/i&gt;tiap hari (maklum... biasa nebeng fasilitas kantor). Tapi urusan nge-blog.. Insya Allah tetep jalan, walau dengan cara apapun. Do'ain aja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Atas nama keyakinan juga (meski aku sendiri juga gak tau, keyakinan macem apa ??) aku jadi ngerasa dah pikun. Sementara perusahaan ini butuh banyak&lt;i&gt; fresh blood &lt;/i&gt;buat mempercepat akselerasi menuju bintang terang yang pasti ! akan tercapai. Insya Allah. Di penghujung tulisan ini, aku musti minta maap sama &lt;a href="http://www.beyblog.syafaatadvertising.net/"&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;Bos Besar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, karena cuman sampe hari ini aku bisa ngawal perusahaan kreatif ini menuju gerbang kesuksesan dan kemuliaan. Buat &lt;a href="http://www.fervorspirit.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;Bos Kecil&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, jangan pernah tanyakan apakah kita masih berteman ? karena satu musuh udah lebih dari cukup tapi sejuta kawan masih terasa kurang. Temen-temen &lt;i&gt;&lt;a href="http://www.angeen.blogspot.com/"&gt;Account Excecutive&lt;/a&gt; &lt;/i&gt;yang sering bingung karena &lt;i&gt;deadline &lt;/i&gt;sering molor gara-gara &lt;i&gt;brainstorming&lt;/i&gt; di kreatif yang kelamaan, aku juga minta maap. Juga &lt;i&gt;&lt;a href="http://ayib.deviantart.com/"&gt;Art Director&lt;/a&gt;-&lt;/i&gt;ku... jangan pernah serius ! Karena &lt;b&gt;Paul Valery &lt;/b&gt;pernah bilang&lt;i&gt; "orang-orang serius hanya punya ide-ide terbatas, orang-orang yang punya banyak ide gak pernah serius". &lt;/i&gt;Terakhir &lt;i&gt;thx &lt;/i&gt;berat buat &lt;a href="http://www.kamutemankuselalu.blogspot.com/"&gt;&lt;i&gt;my special partner&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;, yang setia nemenin detik-detik tersulit menjelang &lt;i&gt;deadline&lt;/i&gt;... percikan kecil kreatifmu gak pernah mati meski kadang kita &lt;i&gt;discus&lt;/i&gt; sampe malem... aku gak bisa nulis apapun untukmu ! Suerrr !!! yang jelas, kaya'nya gak pernah lagi deh aku bisa nikmatin kopi &amp;amp; krim hangat seduhanmu...&lt;i&gt; (koq jadi mello gini seh ???).&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Terakhir, buat temen-temen &lt;i&gt;blogger&lt;/i&gt;, apalagi yang udah ikhlas nyantumin link blog-ku ini... sering-seringlah nengok ke sini, tinggalin jejak, minimal sekali-kali... meski kadang telat &lt;i&gt;update&lt;/i&gt;nya. Juga buat sodara-sodaraku chaterman maupun chaterwati, harap dipersorry kalo beberapa hari ke depan gak bisa lagi chat yg 'edan'... saling ejek... baik di YM maupun di &lt;i&gt;G-talk &lt;/i&gt;(huhhh.... sok beken !!!). Buat semua aja, do'ain ya biar aku bisa njalanin semua ini dengan sukses... bukan cuman sukses di dunia yg sementara ini, tapi juga sukses yg lebih gede di alam 'sono'... Amien !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-2158143471325423575?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/2158143471325423575/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=2158143471325423575&amp;isPopup=true' title='12 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/2158143471325423575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/2158143471325423575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2007/05/d-day.html' title='&quot;D&quot; day...'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_F0edw79p0n4/Rl5Uf1-vHaI/AAAAAAAAACE/X9I_PSSNYR8/s72-c/d-day.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-3122555260253178266</id><published>2007-05-23T14:10:00.000+07:00</published><updated>2007-05-24T10:59:40.494+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='duniaku'/><title type='text'>i'm an artist !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/RlT71F-vHZI/AAAAAAAAAB8/SGGj7XeWNmU/s1600-h/cordiality_by_Beeline.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/RlT71F-vHZI/AAAAAAAAAB8/SGGj7XeWNmU/s320/cordiality_by_Beeline.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5067952370255601042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;seni bukan buat dimengerti, tapi buat dirasain !&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt; hhmmmh.... statemen yang sangat ekstrim dari temen kuliah di jurusan &lt;i&gt;fine art&lt;/i&gt;. Dengan kata laen seni lebih banyakan berhubungan dengan hati dibanding dengan otak. Karena seni banyakan bicara dalam bahasa hati (baca: rasa) sehingga idealnya bersifat universal, setiap manusia khan dikasih 'rasa'. &lt;i&gt;Everybody is an artist&lt;/i&gt;, artinya ketika kita masuk mall atau butik, milih sepatu, t-shirt, kerudung, syal, atau sekedar nyari iket rambut, kaos kaki, bahkan dengerin musik ! pasti ada deh pertimbangan2 estetis. Kenapa koq milih warna pink, atau yang belang2, koq gak yang warna abu2. Nah, sampe sini berati tiap orang tuh sebenernya seniman ! Gimana nggak ?? orang seniman juga kerja dengan elemen2 tadi. Makanya, gak usah deh pusing2 mikirin lukisan abstrak, atau gambar orang koq kulitnya ijo... patung &lt;i&gt;torso&lt;/i&gt; koq gak pake kepala ?? tapi apa yang kita rasain ketika denger atau ngeliat karya seni tadi ! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;          &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Tapi kenapa waktu SD dulu... indra perasa koq lidah ya ??? padahal rasa itu khan gak cuman asin, manis, pedes, asem, dll. Bukannya sedih, gembira, seneng, bahkan cinta juga rasa ?? tapi koq gak bisa dicicip pake lidah ya ??? Bahasa hati emang kadang beda, sama bahasa otak, bahasa hati lebih peka karena yang disentuh adalah sisi yang sensitif yaitu rasa. Jadi inget ucapan Ustadz di pengajian tentang hadits yang udah populer&lt;i&gt;... "Ketahuilah, bahwa di dalam jasad manusia terdapat segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasadnya dan jika ia rusak maka rusak pula seluruh jasadnya. Ketahuliah bahwa segumpal daging itu adalah hati."&lt;/i&gt; Nah loh !! emang seh masih ada yg mendebatnya, apa iya segumpal daging yg dimaksud dalam hadits tadi itu hati... khan bahasa Arabnya 'qolbun'. Apapun itu... pertanyaannya, trus apa hubungannya seniman sama hadits tadi ???&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Ada juga yang bilang, seniman itu orang yang dikasih kepekaan yg 'lebih' dibanding orang laen. Sesuatu yg bagi orang laen mungkin biasa aja, bagi seniman bisa jadi sesuatu yg luar biasa. Cuman balik lagi sama hadits tadi, kalo emang bener yang dimaksud adalah hati, maka seorang seniman mustinya lebih berhati2 dalam bikin karyanya. Artis (baca: seniman) itu khan bukan cuman pemain sinetron perselingkuhan, atau pemusik yg udah nelorin album bejibun. Pelukis, pematung, teaterawan, kriyawan, &lt;i&gt;pengrawit, &lt;/i&gt;perancang mode... atau bahkan kita2 semua ini juga sebenernya seniman atau artis. Karena kita punya hati dan perasaan.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Masalahnya, gimana caranya biar hati ini 'baik' biar baik pula seluruh tubuh kita. Syukur2 bisa bikin baik tetangga sebelah, se-RT bahkan se-Indonesia. Karena kemuliaan seseorang tuh diliat dari seberapa besar kemanfaatannya bagi orang laen. Walaupun kita pinter, kaya, cakep... tapi kalo belon bisa ngasih manfaat bagi orang laen, bisa jadi kita bukan termasuk orang2 yg dimuliakan-Nya atau bahkan gak ada apa2nya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Ternyata buat ber-&lt;i&gt;baik hati&lt;/i&gt;, atau berdamai dengan diri sendiri susyahnya minta ampyuunn !!. Nah, karena setiap kita adalah artis/seniman, dan setiap kita juga punya hati/rasa... maka wajib hukumnya buat hati-hati, terhadap hati.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;Image: "YZ &amp;amp; ME" my oil pianting on canvas 40X60 Cm.&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-3122555260253178266?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/3122555260253178266/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=3122555260253178266&amp;isPopup=true' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/3122555260253178266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/3122555260253178266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2007/05/im-artist.html' title='i&apos;m an artist !'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/RlT71F-vHZI/AAAAAAAAAB8/SGGj7XeWNmU/s72-c/cordiality_by_Beeline.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-7016988989655558461</id><published>2007-05-16T10:52:00.000+07:00</published><updated>2007-05-16T10:59:02.833+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='unek-unek'/><title type='text'>misteri jidat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_F0edw79p0n4/RkqBG1-vHYI/AAAAAAAAAB0/tLeL1p_K-Zo/s1600-h/jidat.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_F0edw79p0n4/RkqBG1-vHYI/AAAAAAAAAB0/tLeL1p_K-Zo/s320/jidat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5065002685500956034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;apa seh.. istimewanya jidat tuh ?? !!. Ya, kalo agak romantis dikit istilahnya diperhalus jadi kening-lah. Kaya' yang di lagu-lagu pop itu lho... "ijinkanlah kukecup keningmu...". Khan lucu kalo diubah jadi mengecup jidat, gak romantis bo' !!!. Kenapa pula kalo pengen tau badannya panas apa gak, koq yang pertama kali dipegang jidatnya ?? trus, yang demam badannya, yang dikompres juga jidat ?? Dan kalo nempelin telujuk posisi diagonal di jidat, artinya 'gak waras' ?? Belon lagi kalo jidatnya didorong pake tiga jari sama temen sendiri aja, bisa marah-marah ??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Ada yang bilang di jidat itulah pusat konsentrasi !!! Kaya' ada sesuatu yang sangat berharga, tersimpan di baliknya. Bisa otak, bisa pikiran, atau bahkan harga diri ! Buktinya ketika jidat itu didorong tangan temen... bisa mencak-mencak !!! harga dirinya serasa terkoyak-koyak. Api kemarahan bisa tersulut cuman karena adegan 'sederhana' tersebut. Kita jadi bertanya-tanya... segitu pentingkah jidat ??? Trus, ngapain juga Allah naroh jidat di wajah ??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Coba tengok kondisi si jidat dalam situasi yang lain. Dimanakah posisi jidat ketika kita sedang khusyu' bersujud dihadapan-Nya ?? Sambil ngucapin dan ngakuin keagungan dan ketinggian-Nya ??... Hohoho.... ternyata jidat yang kita bangga-banggain, yang kita identikan dengan harga diri... sedang menempel gak berdaya di alas sajadah, tikar, lantai, atau bahkan tanah berpasir. Jidat sang simbol harga diri, gak ada artinya sama sekali dihadapan-Nya. Inilah posisi terdekat kita dengan Sang Khaliq, Sang Pencipta. Gak cuman di bibir ngucap syukur kepada-Nya tapi juga di dalem hati mengakuinya... dan otak ngebayangin betapa mulia dan tinggi-Nya Dia... sedang kita hina 'n berlumur dosa. Bukannya salah satu yang bisa bikin sholat jadi khusyu' itu ngebayangin keberadaan-Nya ?? dan kalo gak bisa juga... kita musti yakin kalo Dia lagi ngliatin kepasrahan kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Dalam satu taon, pasti ada bulan yang istimewa... yaitu bulan Ramadhan. Dalam satu bulan-pun ada pula hari yang sangat istimewa... yaitu hari Jum'at. Demikian juga dalam satu hari satu malem, pasti ada saat-saat paling istimewa buat berjumpa dengan-Nya... yaitu sepertiga malam yang terakhir, ketika lutut lemah bertekuk... dan jidat menyentuh dinginnya alas sholat. Air mata bisa ngucur gitu aja... inilah saat paling tepat buat mengadu sama yang gak pernah nyuekin, dari segala masalah yang mendera... &lt;i&gt;Timing&lt;/i&gt; yang tepat buat nengok ke belakang, ngliatin lumuran dosa yang kita buat sepanjang hidup, karena terlalu mremehkannya. Padahal dosa yang paling gede, adalah yang disepelekan pelakunya. Berikutnya, mata ini bimbang menatap ke depan... sisa umur yang bakal kita lalui. Tinggal berapa taon, bulan, minggu, hari... atau jam, menit... bahkan detik !!! Sementara, persis di depan kita ada Persidangan Agung, tanpa pembela dan pengacara... Nengok ke belakang lagi... bisa gak seh, gunungan dosa yang udah jelas dan pasti kita buat, dihapus dengan sisa waktu yang gak tau tinggal berapa saat ??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Akhirnya kita tau.. kenapa Allah naroh jidat di batok kepala. Bukan karena kita akan susyah bersujud kalo jidat ditaruh di punggung atau di dengkul. Tapi yang jelas buat mikirin, betapa sesuatu yang begitu berharga di mata manusia... bisa gak ada apa-apanya dihadapan Allah. Mumpung masih ada kesempatan... mumpung masih ada waktu buat memposisiin jidat di tempat yang tepat. Biar dosa segede gunung, bakalan hanyut kesiram cucuran airmata penyesalan, istighfar dan taubat yang beneran. Karena ampunan-Nya yang seluas langit dan bumi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Hmmmhhh... ternyata ada fungsi lain dari jidat, gak cuman sekedar lokasi yang tepat buat kecupan mendarat. Tapi juga buat mengikis kesombongan di depan manusia, apalagi dihadapan-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-7016988989655558461?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/7016988989655558461/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=7016988989655558461&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/7016988989655558461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/7016988989655558461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2007/05/misteri-jidat.html' title='misteri jidat'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_F0edw79p0n4/RkqBG1-vHYI/AAAAAAAAAB0/tLeL1p_K-Zo/s72-c/jidat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-7425410484975647989</id><published>2007-04-25T12:53:00.000+07:00</published><updated>2007-05-04T15:04:25.873+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>(+) = (-)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/Ri7uQe-iNaI/AAAAAAAAABs/8quHRLS0-Fs/s1600-h/%2B+%3D+-+copy.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/Ri7uQe-iNaI/AAAAAAAAABs/8quHRLS0-Fs/s320/%2B+%3D+-+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5057241398544315810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="IN" &gt;gak biasanya jalanan pinggir kampung itu agak rame. Sampah2 daun bambu kering di sapu ke pinggir,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;karena ada serombongan iring2an pengantin baru. Keliatan banget keceriaan di wajah2 mereka, sepasang pengantin jalan paling depan dengan senyum malu2nya bergandeng tangan. Di belakangnya dua pasang 'besan' lengkap dengan jas kebesaran saling bersendau gurau... di belakangnya lagi sederet sanak kerabat handai tolan dengan pakaian terbagus mereka asyik ngobrol dan tertawa renyah. Bau parfum berkelas membekas di belakng, walau rombongan udah lewat.Gak terlalu banyak memang personilnya, tapi udah bisa bikin perhatian orang2 kampung yang rumahnya deket jalan.&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="IN" &gt;Sementara dari arah yang berbeda, nampak pula serombongan lain. Cuman bedanya gak ada tawa canda, karena rombongan ini adalah para pengantar jenazah. Empat orang yang badannya lumayan gede memanggul keranda, lengkap dengan kain beludru hijau berkaligrafi menutupi usungan tsb. Beras kuning dan uang receh bertaburan, bau rangkaian bunga kematian berbaur dengan asap dupa kemenyan. Nampak banget keduakaan yang dalem nggelayut di wajah2 mereka, karena ditinggal orang tercinta. Persis di belakang pengusung keranda, sosok2 bermata sembab lengkap dengan baju item2nya. Sesekali tisu putih mengelap idung dan air mata yg ampir abis. Gak ada tawa, gak ada ceria. Kaya'nya masing2 lagi muter ulang film kehidupan, sosok yang membujur kaku di dalam keranda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="IN" &gt;Di sebuah tikungan jalan pojok kampung, kedua rombongan ini gak sengaja berpapasan.... Tiba2 aja ekspresi wajah mereka berubah seketika !!. Keceriaan, kegembiraan rombongan pengantin mendadak murung, sedih, mbayangin kematian yang gak pake ijin dulu. Kematian yang sewaktu2 bisa dateng dalam kondisi apapun, bahkan dalam suka sekalipun. Karena satu2nya hal yang udah pasti dalam idup ini adalah ajal !! yang kita gak tau kapan jemputannya dateng. Sementara beda banget sama ekspresi wajah2 pengantar jenazah, tiba2 aja seolah kedukaan mereka sirna ketika ngliat serombongan pengantin. Tergambar di benak mereka kebahagiaan sepasang pengantin baru, dan kematian orang tercinta bukanlah akhir segalanya, masih ada kehidupan yang akan tetap jalan. Harapan2 baru akan terus ada, ketika kita mau berusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="IN" &gt;Dan itulah kenyataan hidup di dunia yang 'sebentar' ini. Ada saat2 dimana batas antara suka dan duka begitu tipis... bahkan kadang di antara duka keselip suka demikian sebaliknya. Makanya beruntunglah orang2 yg bisa stabil dalam idupnya, karena nyadarin kondisi yang kaya' gitu. Orang2 yang gak sombong ketika dipuji dan gak bakalan &lt;i&gt;down&lt;/i&gt; meski dicela. Orang2 yang nganggep suka atau duka tuh cuman ujian semata. Kalo njalanin idup ini dengan gaya yang labil.... ya repot !! diuji dengan kesuksesan, bahagia, suka cita.... jadi lupa diri, sombong. Giliran dikasih kegagalan, penderitaan, duka... malah stress !!! Bahagia ada batasnya, derita juga ada ujungnya. Orang bijak bilang: "... jangan keburu2 naikin tangga sukses, karena abis itu cuman ada satu jalan... turun ke bawah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="IN" &gt;Image di atas adalah dua gambar yang sama persis. Tapi kalo cara pandang kita diputer 180 derajat maka akan didapetin makna yang berbeda. Kaya’ gitulah seharusnya mensikapi idup ini.. !!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-7425410484975647989?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/7425410484975647989/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=7425410484975647989&amp;isPopup=true' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/7425410484975647989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/7425410484975647989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2007/04/blog-post.html' title='(+) = (-)'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/Ri7uQe-iNaI/AAAAAAAAABs/8quHRLS0-Fs/s72-c/%2B+%3D+-+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-7784303443783299211</id><published>2007-04-18T11:33:00.000+07:00</published><updated>2007-05-04T15:27:47.692+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>cukup &gt; kaya ??</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_F0edw79p0n4/RiWgQI9FgrI/AAAAAAAAABk/J2oM-Ujtpho/s1600-h/syukur.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_F0edw79p0n4/RiWgQI9FgrI/AAAAAAAAABk/J2oM-Ujtpho/s320/syukur.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5054622355935298226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="IN" &gt;hhmmmhhh....... udah sebulan lebih gak posting tulisan, rasanya aku banyak punya utang. Cuma gak tau utang sama sapa ?? Mungkin utang sama temen2 yang sering nengok ke sini, tapi tulisannya cuman itu2 aja, gak nambah2. Moga aja gak pada kapok bin jera buat selalu nengok blogku ini... dan aku cuman bisa bilang ma'ap (hehehe.... sok banyak fans-lah... obsesi selebritis). Serta thx berat buat yang udah sering kecewa, karena aku kelamaan gak posting tulisan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="IN" &gt;Yang jelas aku punya utang sama diriku sendiri... walaupun gak diikrarkan di depan saksi, cuman pengennya minimal sebulan sekali posting tulisan. Nyatanya... ngutang ! Lepas dari semua itu, alhamdulillah sekarang bisa nulis lagi... apapun isinya !! biar utangku pada diriku sendiri terbayar. Alhamdulillah adalah ajakan khas para penceramah, ustadz, khatib dan lain2 ketika ngawalin ceramahnya. Aku bilang ajakan khas, karena emang hampir semua penceramah selalu ngajak bersyukur. Begitu pentingkah bersyukur ?? atau bahkan begitu susyahnya buat bersyukur ?? Allah ngajarin kita buat bersyukur itu lebih dari sekedar terimakasih. Makanya, kebalikan dari syukur itu kufur, kalo yang pertama dijanjiin nikmat yang akan terus... dan terus nambah, sedang yang kedua (kufur) diancam dengan siksa yang amat pedih !!, 'cuma' karena gak pinter bersyukur.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="IN" &gt;Pak Ustadz suka bilang, bersyukurnya orang beriman lain sama syukurnya orang awam. Karena katanya iman itu diyakinin dalem hati, diucapin lewat perkataan dan satu lagi.... dikerjakan dengan perbuatan. Jadi, ketika kita dikasih rizki atau nikmat fisik yang sehat cuman ngucap syukur di mulut aja bisa jadi kita belon beriman. Karena belon sampe diamalkan dengan perbuatan !! Dikasih kaki yang sehat... ya dipake buat ndatengin panggilan adzan di masjid, gak cuman buat kerja mulu... atao malah cuman buat jingkrak2 di kafe doang ! Demikian juga anggota fisik yang laen... gak teritung deh, cuman sempet gak kita mensyukurinya ? Sekali lagi, kalo mau jadi orang beriman, syukur tuh gak cuman nyampe di mulut. Sering sekali, kita nyadar dikasih mata yang sehat ketika lagi sakit mata... atau kemasukan debu. Baru deh nyadar.... ternyata kita punya mata. Coba kalo pas lagi gak sakit... apa aja diliat, sampe2 yang gak bolah diliatpun dibela2in ngintip2. Belon lagi anggota badan yang laen.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="IN" &gt;Untuk jadi orang yang pinter bersyukur... ternyata juga gak gampang, karena kita lebih sering mengeluh bahkan mengumpat ketimbang bersyukur. Yang bikin kita sulit bersyukur karena terlalu silao dengan keberhasilan orang laen, hingga kita seolah ngerasa kuraaaaannnnnggg terus ! Orang yang kaya tuh orang yang ngerasa cukup, sedang orang yang miskin, orang yang selalu ngerasa kurang terus. Biarpun seseorang dah punya Mercy 4 biji atao Volvo 9... punya vila di Puncak... punya rumah mewah di setiap kota... kalo bawaannya masih ngerasa kurang mulu, berarti orang tadi masih miskin ! Tapi biarpun seseorang masih ngontrak sepetak kamar, kerja naik angkot... makan cuman pake sayur yang banyak kuahnya dan sepotong tempe... kalo dah merasa cukup, maka orang kayalah dia. Betapa banyak orang2 yang super sibuk, kerja siang/malem ngumpulin harta, bikin rumah mewah, kasur empuk... tapi tak pernah sempet menikmatinya. Tidur aja susyah... gak bisa nyenyak, biarpun di kamar yang ber-AC dan di atas kasur yang lembut. Tapi di luar jendela... tukang sampah bisa menikmati bener istirahat siangnya dengan tidur nyaman di bawah pohon. Artinya kaya/miskin itu gak cukup dengan materimeter sebagai ukurannya, karena sebenarnya ukuranya ada di dalem hati, diucapin dengan lisan dan diamalin dengan perbuatan. Emang seh... nyebur empang bajunya basah, diomong gampang diamalin susyah ! Minimal kita bisa memulainya saat ini. Ketika kita masih bisa mbaca tulisan ini, berarti mata kita masih sehat... moga kita bisa mensyukurinya.... Amien.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-7784303443783299211?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/7784303443783299211/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=7784303443783299211&amp;isPopup=true' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/7784303443783299211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/7784303443783299211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2007/04/cukup-kaya.html' title='cukup &gt; kaya ??'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_F0edw79p0n4/RiWgQI9FgrI/AAAAAAAAABk/J2oM-Ujtpho/s72-c/syukur.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-112008602171214462</id><published>2007-03-05T14:33:00.000+07:00</published><updated>2007-04-11T13:39:02.551+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>yang terkuat</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/RevIgMgsgXI/AAAAAAAAABY/ATHNByPqHAc/s1600-h/kuat.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5038341063583760754" style="" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/RevIgMgsgXI/AAAAAAAAABY/ATHNByPqHAc/s320/kuat.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Besi itu kuat, tetapi api dapat melelehkannya.&lt;br /&gt;Api tiu kuat, tetapi air mampu memadamkannya.&lt;br /&gt;Air itu kuat, tetapi matahari bisa mengalahkannya.&lt;br /&gt;Matahari itu kuat, tetapi awan dapat menghalanginya.&lt;br /&gt;Awan itu kuat, tetapi angin mampu memindahkannya.&lt;br /&gt;Angin itu kuat, tetapi manusia mampu menahannya.&lt;br /&gt;Manusia itu kuat, tetapi ketakutan bisa melemahkannya.&lt;br /&gt;Ketakutan itu kuat, tetapi tidur bisa mengatasinya.&lt;br /&gt;Tidur itu kuat, tetapi mati ternyata lebih kuat.&lt;br /&gt;Yang terkuat adalah kebaikan, ia takkan hilang setelah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petikan di atas diambil dari buku &lt;strong&gt;&lt;a href="http://www.deviantart.com/deviation/50182773/"&gt;Way to Win&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;, tulisannya Kang Solikhin penulis buku best seller Zero to Hero. Kedua buku tersebut aku bikin disain covernya dengan gaya buku motivasi. Cuman tulisan ini bukan mau ngupas tentang gaya disain covernya, tapi paling gak kutipan di atas udah ngingetin kita tentang kekuatan yg gak bakalan ancur walau kita udah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang 'alim bilang, kita itu selama hidup tuh sebenernya ditemenin tiga hal. Temen pertama adalah harta benda, kekayaan, jabatan, pangkat dan lain2. Temen kita yang kedua; anak, istri/suami, sanak saudara, kerabat, tetangga dan lain2. Dan temen terakhir kita yang ketiga adalah, amal kebaikan.&lt;br /&gt;Nah... ketika maut menjemput, kematian adalah suatu kepastian. Saat jasad diusung dalem keranda, temen kita yang pertama gak mau ikutan. Bahkan ngiring sampe kuburanpun gak mau !!. Rumah mewah berlantai 4 tetep aja nongkrong di t4. Sebrankas uang tunai, sederet rekening di 10 bank dalem dan luar negeri, tetep aja dit4nya. Bahkan jabatan strategis, pangkat berlipat2... malah jadi rebutan bawahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus... gimana dengan temen kedua ?? Masih mending... artinya, anak, istri/suami, temen deket, handai taulan.... masih menunjukan simpatinya dengan ikutan ngiring sampe kuburan. Tapi... ketika jasad dimasukin ke liang lahat, adakah yg mau nemenin ?? Gak ada !! Berikutnya, mungkin mantan istri/suami malah bakalan kawin lagi. Anak2 yg durhaka... boro2 do'ain orangtua malah pada rebutan harta warisan. Temen sejawat, kali aja akan memanfaatkan kesempatan buat nggantiin posisi jabatannya. Lalu sapa seh temen kita yang setia... yang bakal nemenin terus sampe ketemu dengan Yang Maha Hidup ??? Sapa lagi... temen kita khan tinggal satu, &lt;strong&gt;amal kebaikan&lt;/strong&gt; !!. Temen inilah yang bakalan setia nolongin kita di Persidangan Agung... dimana gak ada lagi pembela atau pengacara. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya.... dari ketiga temen tadi, mana seh yang paling banyak kita cari selama hidup ini ?? Boro2 ngejer amal kebaikan... bahkan saling jegal sesama temen atau bahkan saudara... cuman buat ngedapetin temen pertama yg bernama harta kekayaan... yang tingkat kesetiaannya paling kecil... yang gak mungkin nemenin sampe ke alam baqa. Umur kita abis cuman buat ngejer temen sementara, temen semu... temen yang gak pernah setia... salah2 bahkan bikin berat timbangan dosa kita. &lt;em&gt;Na'udzubillah.&lt;/em&gt; Benerlah nasihat Abu Bakar Ash-Shidiq... "&lt;em&gt;Nak, carilah kematian... niscaya 'kan kau temukan kehidupan". &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-112008602171214462?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/112008602171214462/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=112008602171214462&amp;isPopup=true' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/112008602171214462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/112008602171214462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2007/03/yang-terkuat.html' title='yang terkuat'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/RevIgMgsgXI/AAAAAAAAABY/ATHNByPqHAc/s72-c/kuat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-7288158210714011444</id><published>2007-03-01T11:57:00.000+07:00</published><updated>2007-05-10T14:06:28.370+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>the power of love</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_F0edw79p0n4/ReZsnFEQgxI/AAAAAAAAABM/1f8ixUJ6e-s/s1600-h/love.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5036832651891213074" style="cursor: pointer;" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_F0edw79p0n4/ReZsnFEQgxI/AAAAAAAAABM/1f8ixUJ6e-s/s320/love.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="IN" &gt;selepas Dzuhur di perbukitan Semanu, Gunung Kidul, Jogja... Trisno yg pengantin baru, mengayuh sepeda 'onthel'nya ngelwatin jalan berbatu dan menanjak. Di boncengan belakang, istrinya dengan bobot dua setengah kali berat tubuh Trisno, menggelayut manja memeluk pinggang. Sesekali nyubit paha suaminya yang kerempeng. Keringat sebesar jagung dah dari tadi mbasahin kening Trisno dan terus ngalir sampe netes di dagu. Orang2 di sepanjang yang dilewatinya cuman bisa nggeleng2in kepala.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="IN" &gt;Kenapa Trisno begitu bersemangat seolah gak bawa beban ?? Kekuatan apa yg bisa bikin dia begitu bahagia ?? Jawabannya, karena dia ‘cinta’ dengan istrinya. Cinta mampu bikin tanjakan seolah jalan yg menurun, teriknya matahari terasa sesejuk kulkas, beban berat terasa ringan... dan cucuran keringat adalah bingkisan buat si jantung hati. Buat urusan yg ginian, Islam nyebutinnya &lt;i&gt;mawaddah wa rohmah&lt;/i&gt;. Dan orang banyak menafsirkan &lt;i&gt;mawadah&lt;/i&gt; = cinta, sedangkan &lt;i&gt;rohmah&lt;/i&gt; = kasih sayang. Ada yang bilang hakikat cinta tuh kesediaan buat memberi, dan kasih sayang adalah kesediaan buat menerima apa adanya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="IN" &gt;Jangan dulu bilang cinta, kalo bisanya cuman menuntuuuuut melulu.... dan gak pernah ngasih. Jangan dulu bilang sayang, kalo belum dapat nerima segala kekurangan. Akhirnya... jangan dulu bilang mencintai Allah dan Rosul-nya, jika kita masih ngerasa terpaksa buat melakukan perintah-Nya. Boro2 hati ini bergetar ketika disebut nama-Nya segetar ketika orang nyebutin nama sang pacar. Bahkan yg terucap malah gerutuan, kalo lagi asyik beraktivitas tiba2 berkumandang adzan. &lt;i&gt;Na’udzubilah&lt;/i&gt;. Sepantasnya kita bersyukur bahwa kita masih dikasih umur hingga adzan berikutnya, sehingga masih ada kesempatan buat nemuin Sang Kekasih.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="IN" &gt;Kalo kita emang cinta sama Dia, apa yang udah kita berikan ?? Sehari semalem dalam sholat, berpuluh kali kita minta biar ditunjukkan jalan yang benar. Namun ketika jalan itu dah di depan mata, kita malah milih jalan yang membelok. Jalan yang ‘benar’ tuh jalannya para Nabi &amp;amp; Rosul beserta sahabat2nya, yang gak pernah korupsi bukan karena takut sama KPK, yang gak pernah selingkuh bukan karena takut sama bini. Tapi orang2 sholih yang nempatin cinta kepada-Nya diatas cinta kepada yang lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="IN" &gt;Hmmhh.... kekuatan cinta. Sebuah kekuatan yang dahsyat, yang mampu menciptakan realitas baru seperti Trisno. Kekuatan yang mampu merubah sesuatu yang memberatkan jadi ringan, yang susyah jadi terasa mudah. Kekuatan yang mampu merubah kewajiban menjadi kebutuhan, karena Allah gak butuh apa2 dari kita. Tapi kitalah yang membutuhkan-Nya.... bahkan sangat membutuhkan-Nya sampe ntar di alam yg abadi.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-7288158210714011444?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/7288158210714011444/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=7288158210714011444&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/7288158210714011444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/7288158210714011444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2007/02/power-of-love.html' title='the power of love'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_F0edw79p0n4/ReZsnFEQgxI/AAAAAAAAABM/1f8ixUJ6e-s/s72-c/love.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-3967297406704646044</id><published>2007-02-21T10:48:00.000+07:00</published><updated>2007-05-16T11:12:25.069+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='unek-unek'/><title type='text'>dasar... iblis !!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/Rdv0WymZMFI/AAAAAAAAABA/JQGHatiVwpY/s1600-h/sombong.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/Rdv0WymZMFI/AAAAAAAAABA/JQGHatiVwpY/s320/sombong.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5033885680893767762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;ada satu penyakit yang umurnya udah berabad2 lamanya. Lebih lama dari penyakit AIDS, Cikungunya, Demam Berdarah, Flu Burung apalagi Panu. Karena penyakit ini neh, seumuran sama usia manusia... namanya penyakit &lt;b&gt;sombong&lt;/b&gt; bin &lt;b&gt;takabur&lt;/b&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Dikisahkan dalam Al Qur'an.... ketika manusia pertama yg dikasih nama Adam diciptakan, Allah swt. ngasih instruksi bahwa semua mahkluk harap bersujud kepada Adam. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="FI" &gt;Lalu sesaat kemudian... semua pada sujud, termasuk malaikat. Kecuali Iblis (laknatullah). Lalu Allah swt-pun menegurnya, kenapa Iblis gak mau sujud ?? apa jawaban Iblis ?? Dengan sambil cengengesan... dia bilang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;"hehehe.... ana khoiru min hu !" &lt;/i&gt;yang artinya... gw lebih baek daripada dia (Adam) !. Masih dengan sikap yg cengangas-cengenges... dia lanjutin &lt;i&gt;"kholaqtani min naar, wa kholaqtahu min thiin... huhhh !!" &lt;/i&gt;artinya... Engkau ciptakan aku dari api... sedangkan dia (Adam) Kau bikin dari tanah...&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="FI" &gt;Inilah kesombongan yag pertama kali dilakuin oleh makhluk-Nya. Dasar Iblis !!! Dengan bangganya dia bilang bahwa api lebih baik daripada tanah. Padahal yg namanya api tuh gak bakalan idup tanpa adanya bahan bakar, entah itu minyak, gas, kayu... bahkan hutan sekalipun !!. Ironisnya kita suka lupa... bahwa tanah tuh jauh lebih kuat dari api. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Sebatang lilin yang menyala, ketika ditimbun dengan segenggam tanah.... matilah dia. Tapi.... di Kasongan (Jogja) tempat industri keramik dan gerabah dibuat, di Gombong (Ja-Teng) tempat pabrik2 bikin genteng... segenggam tanah dipanasin beratus2 bahkan beribu derajat... bukannya ancur, bahkan makin kuat dan keras. Kita dah ditipu sama Iblis... dibikin shock duluan dengan tipudayanya !&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Kelebihan Iblis inilah yg kadang menyusupi kekurangan kita. Dengan teknologinya yg demikian canggih dan halus... kadang2 kita gak nyadar, kalo sebenernya kita lagi dikerjain sama Iblis. Ketika manusia digoda dengan harta, jabatan, kenikmatan dunia... masih bisa lolos, maka mulailah Iblis menyerang dengan pujian dan sanjungan. Membikin kita betah berlama2 didepan cermin... muter kanan, muter kiri... senyam-senyum seolah kitalah yg paling cakep, paling pinter, paling bijaksana-bijaksini. Melangkah keluar rumah dg mbusungin dada... PKI (pake kacamata item), naik motor/mobil musti ngebut... (jagoan man !!). Seolah orang lain semua berada dibawah kita. &lt;i&gt;Astaghfirullah....&lt;/i&gt; Jika yg kaya' gini gak segera diobatin, bisa ngurangin bahkan ngilangin kekihlasan kita dalam beramal. Kita gak bisa hidup sendiri... kita butuh orang lain, bahkan untuk kerjaan yg paling ringan sekalipun, misalnya 'tersenyum'... kita perlu orang lain ! Kalo gak percaya... silahkan senyam-senyum sendiri di piggir jalan... Jangan salahkan, kalo orang2 pada ngacir !!!.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Penyakit sombong ini kalo didiemin, bukannya sembuh.... tapi makin parah. Kalo tadinya cuman bangga dengan dirinya sendiri dan nganggep orang laen remeh... maka &lt;i&gt;next step &lt;/i&gt;adalah &lt;b&gt;iri&lt;/b&gt;. Gak seneng liat orang lain sukses !. Panas, liat tetangga ganti mobil. Stress, liat temen sekantor dipromosiin posisinya. Nah kalo iri ini juga gak diobatin, stadium berikutnya adalah &lt;b&gt;dengki&lt;/b&gt;. Bukan cuman gak suka orang lain sukses, tapi Iblis semakin mencengkeram dengan bisikan2nya... mulai mikir buat mencelakai atau nggagalin karier temennya. Pada akhirnya... otak dan hati makin membara... dihalalkan segal acara buat ngerebut kesuksesan orang lain tersebut. &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Na'udzubillah !!!&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Hmhhh... sombong, penyakit berbahaya yg udah ada dari jaman Nabi Adam hingga sekarang, tapi kita sering merindukannya. Ketika hidup makin sulit, bahkan ada orang yang mengutuki nenek moyangnya... &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="IT" &gt;"gara2 Adam makan buah terlarang... hidup jadi susyah di dunia ini. Coba kalo dia gak makan buah larangan, manusia masih enak2 hidup di sorga...." Dasar manusia... diuji dengan kesyusahan, menggerutu !! diuji dengan kesuksesan.... jadi sombong !!... kapan bersykurnya ???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-3967297406704646044?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/3967297406704646044/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=3967297406704646044&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/3967297406704646044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/3967297406704646044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2007/02/dasar-iblis.html' title='dasar... iblis !!!'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_F0edw79p0n4/Rdv0WymZMFI/AAAAAAAAABA/JQGHatiVwpY/s72-c/sombong.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-4226989293826712501</id><published>2007-02-13T12:46:00.000+07:00</published><updated>2007-05-16T11:16:14.808+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>thief of time</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_F0edw79p0n4/RdFSSrO9vcI/AAAAAAAAAAY/1xvXzqH0WBA/s1600-h/pencuri.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_F0edw79p0n4/RdFSSrO9vcI/AAAAAAAAAAY/1xvXzqH0WBA/s320/pencuri.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5030892739546168770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;br /&gt;apa yang paling jauh jaraknya dengan kita ? Jawabannya... &lt;b&gt;waktu yang udah lewat&lt;/b&gt;, bahkan saking jauhnya... sampe2 kita gak bakalan bisa ketemu lagi sama dia ! Emang begitu pentingnya waktu buat kita ??? Yup's &lt;i&gt;so&lt;/i&gt; pasti... karena waktu teruuusss aja jalan dan kita gak bisa menghentikannya. Jarum jam mungkin aja bisa kita berentiin... tapi waktu tetep aja melenggang. Orang sholih pernah bilang "siapapun yang udah ngelewatin sehari dari umurnya bukan buat ngelakuin suatu kebenaran, atau buat ngelaksanain suatu kewajiban, atau menggali kemuliaan, atau belajar suatu ilmu yg baik, maka dia udah mendurhakai harinya dan menganiaya dirinya" &lt;i&gt;Nah, loh.... !!&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Makanya... kenalin tuh pencuri waktu !!! dedengkotnya adalah malas, suka nunda2 kewajiban, kerjaan, tanggungjawab ! Ironisnya... kita dengan ikhlasnya nyerahin sesuatu yg sangat berharga (baca: waktu) kepada pencuri waktu tsb. Kecurian harta... hebohnya minta ampun, diusut dari RT, Polsek... sampe MenHanKam jika perlu. Padahal kehilangan harta benda masih bisa diusahain lagi. Tapi kalo waktu yang udah ilang... kemana musti lapor ??? Atau malah gak berniat ngelapor... karena emang udah ikhlas dijarah sama si'malas' ???&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Umur ... dah dikasih berpuluh2 taun. Tapi apa yang udah kita kerjakan buat diri sendiri, orang laen, lingkungan, agama, atau bahkan sedikit waktu untuk Tuhan ?? Allah SWT udah ngasih waktu yang sama, 24 jam pada setiap orang. Tapi kenapa ada orang yg buru2 terus... seolah waktunya gak pernah cukup. Ada juga orang yg santeee banget... kaya'nya waktunya lebih dari 24 jam, tau2 bangkrut !!!. Dengan waktu yang sama... ada orang sukses mimpin berbagai perusahaan... tapi ada juga yang gagal mimpin keluarga, bahkan mimpin dirinya sendiri aja gak mampu.... !&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Orang sholih bilang, hidup di dunia ini cuman bentaaaarrrr banget, kalo dibandingin dengan hidup di alam 'sono' yg kekal abadi. Padahal malaikat dalam nyabut nyawa manusia gak urut umur, apalagi urut alphabet. Ada yg bilang kematian itu kaya' buah kelapa... ada yang masih degan udah jatuh. Bahkan yang baru bunga udah rontok juga banyak... tapi ada juga kelapa yang udah kering gak jatuh2, kejepit pelepah diambil susyah. Orang tua meninggal, biasa. Anak muda mati, banyak... anak2 tewas juga gitu. Bahkan yang masih dalem kandungan digugurkan, juga ngetrend ! Na'udzubillah. Semua pengen masuk sorga, tapi takut mati... padahal gak ada sorga tanpa diawali dengan kematian. Gak ada gunanya umur panjang, kalo dipake buat maksiat mulu... dan gak ada jeleknya umur pendek, kalo emang Allah menghendaki biar manusia gak kebanyakan dosa.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Begitu pentingnya waktu bagi kita yg masih hidup, yang masih dikasih kesempatan buat manfaatin sebaik2nya. Jangan bikin singkat umur di dunia yang udah singkat dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;banyak bermaksiat. Ngapain juga waktu kita cuman buat stresss mulu... belon sempet bahagia, tau2 dah disamperin sama malaikat pencabut nyawa... Udah di dunia rugi... di akhirat apalagi !! Makanya gak heran bahkan Allah SWT sendiri bersumpah atas nama waktu &lt;i&gt;: "Demi waktu. Sesungguhnya manusia itu &lt;b&gt;benar-benar dalam kerugian&lt;/b&gt;, kecuali orang2 yang beriman dan mengerjakan amal sholih dan saling menasehati supaya mentaati kebenaran dan saling menasehati supaya menetapi kesabaran"&lt;/i&gt; (Al-'Ashr: 1-3) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-4226989293826712501?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/4226989293826712501/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=4226989293826712501&amp;isPopup=true' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/4226989293826712501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/4226989293826712501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2007/02/thief-of-time.html' title='thief of time'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_F0edw79p0n4/RdFSSrO9vcI/AAAAAAAAAAY/1xvXzqH0WBA/s72-c/pencuri.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-2410108731692975585</id><published>2007-02-09T13:28:00.000+07:00</published><updated>2007-05-16T11:16:14.808+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>jahilun dan banjir</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/RcwrKLO9vbI/AAAAAAAAAAM/D5Ydnz1tjbo/s1600-h/Untitled-1+copy.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/RcwrKLO9vbI/AAAAAAAAAAM/D5Ydnz1tjbo/s320/Untitled-1+copy.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5029442337680244146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alkisah.... gak biasanya di Baghdad terjadi banjir besar, sejauh mata memandang yg kliatan cuman air... dan air ! Ketika sebagian besar penduduknya dievakuasi, sebut saja namanya Jahilun tenang2 aja ditengah genangan air. Air dah setinggi perut ketika perahu relawan melintas di depannya, tapi Jahilun menolak evakuasi dengan alasan dia dah 'tawakal' pada Tuhan..... Ketika ketinggian air dah nyampe leher, lewat lagi prahu relawan berikutnya. Dan untuk kedua kalinya Jahilun menolak evakuasi dengan alasan yg sama. Akhirnya.... tenggelamlah Jahilun dalam ke'tawakal'annya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dihadapan Sidang Pengadilan Agung di negeri 'sono', Jahilun mencak2 sambil protes kepada Tuhannya karena dah 'tawakal' tapi tetep aja tenggelam 'n akhirnya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;death !&lt;/span&gt; Sebelum Tuhan ngejawab, malaikat yg dari tadi dah panas kupingnya... maju ke depan ! Gak kalah mencak2nya dg Jahilun, dia bilang : "loe yang bego... dasar Jahilun (bodoh) ! Tuhan udah ngirim pertolongan sampe 2 kali tapi loe tolak terus2an !!!". Nah loh !!! Jahilun terkulai lemes... bengong.... shock. Sebagian kita dah terbiasa dg yang namanya bencana, cuman bedanya biasanya cuman baca di koran atau liat di TV, tiba2 tanpa persiapan... menimpa kita juga !!! Trus, langkah berikutnya nyari siapa yang salah, nyalahain alam, pemerintah... bahkan nyalahin Yang Maha Benar. Jarang yg dengan penuh kesadaran kemudian introspeksi atas apa yg selama ini udah dilakuin. Kita terlalu silau dengan gemerlap dunia hingga lupa akhirat. Khalil Gibran bilang.... "kita bisa liat bayangan hitam diri kita sendiri, ketika membelakangi matahari".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian lagi malah nyalahin air, padahal Allah SWT menciptakan air tuh dg sangat istimewa. Bayangin, air itu satu2nya zat cair yg ketika membeku malah jadi ringan. Makanya kalo minum es teh... esnya ngapung, di kutub utara/selatan banyak gunung2 es yang ngapung juga diatas permukaan air. Padahal bumi kita ini sebagian besar berisi air, tubuh kita juga terdiri dari cairan., yang jelas kalo gak ada air... kiamat dah !!. Tapi kebanyakan air juga jadi bencana.... tiba2 aja semua seolah menjadi musuh ! Apa emang udah gak ada orang shalih/shalihah ?? koq tega2nya Allah ngirim air sebanyak itu ke Jakarta ?? Ilustrasi singkat kata orang pinter... ketika kaki/tangan kita dikerubutin semut, trus ada satu yg gigit... kira2 kita akan nyari dan mencet yg gigit itu aja.. tau dirontokin semua semut yg nempel dibadan ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaya'nya emang gak harus nunggu sampe banjir segede jaman Nabi Nuh a.s. deh, dimana bukit sekalipun bisa ditenggelemin. Cuman masalahnya, adakah perubahan perilaku kita jadi lebih baik ketika air perlahan dah mulai surut ?? Atau tetep aja kaya sebelum banjir ?? bahkan lebih 'gila' dan menjauh dari-Nya ?? Atau stress gara2 sebagian hartanya udah gak bisa dipake lagi ?? Dalam suatu kisah diceritain tentang Nabi Ayub a.s. diuji dengan sangat mengenaskan, bahkan bukan cuman hartanya yg hangus... anak2nya yg disayanginya juga tiada... tinggalah dia dg istri tercintanya yg udah ampir nyampe ambang batas kesabrannya. Dan ketika istrinya merengek agar Nabi Ayub berdoa biar dihindarkan dari cobaan tersebut (khan nabi, do'anya pasti didenger)... dengan tenang dia menjawab "aku rasanya malu buat nengadahin tangan... meminta2, bukannya udah berpuluh2 taon dikasih nikmat yg gak bisa diitung ?? baru diuji 'dikit' aja dah merengek2" Rasanya, ujian, bencana... yg nimpa kita belon seberapa jika dibanding Nabi Ayub. Emang seh, kita khan bukan nabi... tapi bukannya berusaha untuk jadi lebih baik itu juga udah suatu kebaikkan ??. Energi dan pikiran kita kadang abis cuman buat ngeratapin masa lalu dan ngkhawatirin masa depan... sampe gak sempet lagi mensyukuri apa yg ada di depan mata.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-2410108731692975585?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/2410108731692975585/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=2410108731692975585&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/2410108731692975585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/2410108731692975585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2007/02/jahilun-dan-banjir.html' title='jahilun dan banjir'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_F0edw79p0n4/RcwrKLO9vbI/AAAAAAAAAAM/D5Ydnz1tjbo/s72-c/Untitled-1+copy.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-117013335559520112</id><published>2007-01-30T11:50:00.000+07:00</published><updated>2007-05-04T14:37:59.756+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='parenting'/><title type='text'>jahiliyah modern</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/6909/3176/1600/277120/hand%20copy.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/6909/3176/320/76122/hand%20copy.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;ada yg bilang, jaman sekarang lebih jahiliyah (bodoh) dibanding jamannya Rosulullah SAW. Karena ketika Aminah, ibunda Rosul karena suatu hal gak dapat nyusuin anaknya, maka dicarilah 'ibu susu' buat buah hatinya. Caranyapun gak gampang, sebab musti diteliti betul kualitas 'ibu susu' tersebut. Baik masalah kesehatan fisik, apalagi kesehatan mentalnya. Sehingga harapannya anak yang disusukan akan tumbuh bukan cuman jadi anak yang sehat dan cerdas, tapi juga berakhlak mulia. Walaupun ASI yang mengaliri tubuhnya bukan dari ibu kandungnya, tapi dari seorang wanita yang bener2 berkualitas dan terpilih.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Yuk kita tengok yang terjadi dijaman sekarang... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(yuk... ya'.. yuuuukkk!)&lt;/span&gt;. Ketika seorang ibu karena beberapa hal gak mau nyusuin anaknya (alasan menghambat karier, takut gak seksi lagi, gak praktis, dll) maka dicarilah 'ibu susu' buat anaknya. Bedanya, jaman sekarang seleksinya relatif lebih mudah, karena tinggal beli susu formula diseduh oleh babysiter... siap deh disajikan. Padahal ibu-ibu yang cerdas tersebut tau betul dari apa susu formula itu dibikin. Baik merk yang nyebutin nama 'COW' maupun tidak, kebanyakan susu formula diambil dari susu Sapi. Artinya, 'ibu susu' yang dipilih buat anak2nya adalah Bu Sapi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Padahal, Allah SWT bikin susu sapi kaya'nya ya buat anak sapi bukan buat anak manusia. Walaupun kandungan nutrisinya, proteinnya, dsb. mencukupi kebutuhan bayi manusia, tapi ada hal2 yang tidak 'kasat mata' yang gak dimiliki susu formula dengan botol dot-nya. Ketika seorang ibu menyusui anaknya dengan ASI, mendekapnya dengan penuh kasih sayang... gak cuman cairan ASI yang mengalir ke tenggorokan anaknya. Tapi juga terjadi proses komunikasi non verbal antara anak &amp; ibu. Kegelisahan ibu, kemarahan ibu, atau bahkan ketidak ikhlasan menyusuinya dapat dirasakan olah bayi tsb. 'Dialog' kaya' gini gak mungkin bisa diwakili oleh botol susu, tanpa disadari ibu tersebut udah ngajarin sebentuk 'kekerasan' bahkan dengan orang yg paling dekat sekalipun. Kedekatan psikologis yg dibutuhin bayi, gak pernah didapat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Kalo dokter anak nganjurin ASI ekslusif selama 6 bulan, maka Islam menyarankan pemberian ASI selama 2 tahun. Bukan tanpa alasan !. Karena pada usia2 inilah 'peletakan batu pertama' pondasi pembangunan fisik dan mental anak. Gimana seseorang dapat tumbuh dengan fisik yang sehat dan akhlak yang mulia, kalo pondasinya gak dibuat dari bahan2 yg berkualitas ?. Udah banyak penelitian tentang kandungan ASI, mulai dari proteinnya, vitaminnya, bahkan sampe kandungan zat antibody yang gak ada pada susu manapun. Hehehe.. secara gak sadar kita udah ngajarin 'korupsi' sejak anak2 baru lahir. Kita udah ngebohongin anak sendiri, dengan ngasih ASI yang palsu ! Jangan2... sekarang banyak anak gak nurut sama ortu-nya, cenderung menentang, bahkan jadi musuh... gara2 salah masang pondasi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Tulisan ini bukan disponsori oleh Dinas Kesehatan... atau semacam kampanye anti susu formula, cuman analisa kecil merujuk pada jaman Rosululloh SAW. Emang susyah... kalo ngingetin orang yang dah tahu betapa hebatnya ASI, tapi tetep ngotot pada pendiriannya. Hal ini akibat dari gilasan arus globalisasi yg gak bisa dibendung, pola hidup dan gaya hidup yang cenderung materialis, dimana sesuatu selalu diukur dengan materi. Padahal banyak hal yg dibutuhkan anak, yg gak bisa digantikan oleh harta. Satu hal lagi... menurut penelitian, salah satu keunggulan ASI karena botolnya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;'stainless'&lt;/span&gt; ( ???? )&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-117013335559520112?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/117013335559520112/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=117013335559520112&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/117013335559520112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/117013335559520112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2007/01/jahiliyah-modern.html' title='jahiliyah modern'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-116943227894503507</id><published>2007-01-22T09:07:00.000+07:00</published><updated>2007-05-16T11:12:25.069+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='unek-unek'/><title type='text'>"burung"ku enggak flu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/6909/3176/1600/561721/flu%20ayam.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/6909/3176/320/888953/flu%20ayam.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;nah loh ! .... jangan gampang terpengaruh sama tanda petik (").... Kata "burung" yang dijudul itu buat merujuk pada Unggas, karena walaupun wabah mematikan yang lagi 'naik daun' namanya Flu Burung, toh yang nyebarin bukan cuman burung, tapi hampir semua unggas. Ntar kalo dah Pebruari,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;melihara ayam di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; bisa kena pidana lho !. Kita nggak mbayangin kalo suatu saat, punya ayam termasuk 'kejahatan'. Tapi emang Allah berkehendak laen, kali ya... manusia dah diperingatin dengan berbagai cara, tetep aja suka menentang kebijakan-Nya. Padahal banyak hal yang bisa diperoleh dari unggas, opor ayam, ayam gorang, ayam bakar, puyuh goreng, bebek kremes.... dll, belom lagi manfaat telornya. Allah juga dah ngasih contoh buat kita lewat keluarga unggas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="FI" &gt;Liat aja kehidupan di sebuah komplek perumahan elit "Unggas Permai".&lt;br /&gt;Yang pertama rumah tangga model keluarga Om Bebek (itik). Gak tau lagi istilahnya buat Om Bebek yang hobi kawin ini, kalo seorang muslim poligami maksimal 4, dalam satu rumah Om Bebek ini bininya bisa ampe 40 ! (10 X lipat manusia). Gak percaya ? bisa tanya sama sarjana peternakan. Tante Itik gak kalah 'kebangeten'nya. Bayangin, beliau2 ini bisanya cuman berbuat dan gak mau tanggungjawab, maunya cuman seneng2 aja. Setelah mengandung, melahirkan telurnya... gak mau ngeramin ! (emang pernah liat itik ngeram ?). Anak2nya dibiarin diasuh orang (baca: unggas) lain, bisa Orangtuanya, Mertuanya, Pembantunya ... dan selanjutnya Tante Itik ini akan sibuk dengan aktifitasnya sebagai 'betina karier'. Kehidupan keluarga yang bener2 &lt;i&gt;broken home.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="FI" &gt;Model berikutnya kehidupan keluarga Pak Jago, beliau ini juga paling doyan kawin. Gak peduli itu bini tetangga, bawahannya, saudarinya, adik iparnya... bahkan yang paling 'bejat' adalah anak perempuanya sendiri, tega digaulinya. Pak Jago bisa ML disembarang tempat gak peduli diliat orang, kalo dah tersalurkan libidonya... urusan selesai. Persetan dengan tanggungjawab, pendidikan anak dsb. Nah, untungnya Bu Ayam ini termasuk betina yang cukup sabar. Hasil perbuatannya dengan Pak Jago senantiasa dierami, dijaga, bahkan kadang ngeramin juga telor Tante Itik, badannya sampe kurus... hingga anak2nya menetas. Anak-anaknya dibesarkan dengan &lt;i&gt;single parent&lt;/i&gt;. Diajarinya nyari makan, diasuhnya dengan kasih sayang. Gajah sekalipun kalo berani nggangguin anak2nya niscaya bakal dilabrak, kasih sayangnya yang tulus bahkan mampu melampaui logika, bukannya kekuatan Gajah jauh di atas kemampuannya ?. Bu Ayam ini rela berkorban apapun buat keselamatan dan masa depan anaknya. Namun... Bu Ayam ini juga penganut Poliandri, termasuk mau juga sama anak jantannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="FI" &gt;Model keluarga yang ketiga adalah keluarga Pak Merpati yang hari-harinya dipenuhi dengan kemesraan diantara mereka. Pasangan ini mendayung bahtera keluarganya berdua, mulai dari mencari nafkah, mengerami telur2nya, mengasuh anak2nya... mereka berdua bergantian dengan saling pengertian. Baik Pak Merpati maupun Bu Merpati, tau betul hak dan kewajibannya, gak bakalan nuntut hak kalo kewajiban belom ditunaikan dengan benar... pasangan yang ideal. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Gak heran, kalo banyak kartu undangan pernikahan bergambar sepasang merpati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Itu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cc-line&lt;/span&gt; (baca: sisi lain) dari kehidupan unggas yang lagi gencar2nya dibinasakan, karena kesalahan yang gak mereka ketahui. Sekali lagi cerita diatas cuman terjadi pada komplek perumahan elit "Unggas Permai", bukan di t4 kita, yang jelas Allah telah memberikan banyak contoh buat kehidupan manusia, tapi kita kadang gak bisa membacanya. Bukankah tragedi anak Adam, Qobil dan Habil juga 'berguru' pada unggas, burung gagak ketika menguburkan jenazah saudaranya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Allah udah ngasih contoh dan menegur kita dengan cukup sopan, lewat bencana alam, kecelakaan sarana transportasi, wabah penyakit dan lain-lain... adakah kita mendengarnya ? 'Met taon baru 1428 Hijriyah... moga aja di taon ini kita lebih peka dalam memaknai contoh dan teguran-Nya. Amien. Sebab makin nambah umur, makin jauh kita tinggalin garis &lt;i&gt;Start&lt;/i&gt;... berarti kita makin deket sama garis &lt;i&gt;Finish&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-116943227894503507?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/116943227894503507/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=116943227894503507&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/116943227894503507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/116943227894503507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2007/01/burungku-enggak-flu.html' title='&quot;burung&quot;ku enggak flu'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-116832755733888591</id><published>2007-01-09T14:15:00.000+07:00</published><updated>2007-05-16T11:16:14.809+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>‘tahu’ yang sok tahu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/6909/3176/1600/338076/tahu_sumedang.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/6909/3176/320/787429/tahu_sumedang.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;kaya’ begini neh… susyahnya bahasa Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Bedain antara kata ‘tahu’ sejenis makanan dengan bahan dasar kedelai, sama ‘tahu’ yang artinya &lt;i&gt;ngerti &lt;/i&gt;aja gak bisa. Cuman seperti biasa... tulisan ini gak bakalan ngupas masalah ’tahu’ makanan, karena ada perkara yang lebih ’berguna’ dibanding memperebutkan apakah ’tahu’ itu makanan atau ’tahu’ itu &lt;i&gt;ngerti&lt;/i&gt;. Nah, ada yang bilang kalo manusia bisa dibedakan jadi 4 (empat) tipe :&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;SATU.&lt;/span&gt; Orang tahu, yang tahu bahwa dirinya tahu&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;. Atao orang pinter dan menyadari akan kepinterannya. Sehingga ilmu yang dimilikinya akan dimanfaatkan di jalan yang benar, buka buat ‘minterin’ atao ngakalin orang lain. Bahkan ilmunya, kepintarannya ditularkan kepada orang lain dengan gratis. Karena berbagi ilmu gak bakalan ngabisin ilmu itu sendiri, biasanya karakter orang kaya’ gini tuh baik hati dan tidak sombong.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;DUA.&lt;/span&gt; Orang tahu, tapi tidak tahu bahwa dirinya tahu&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;. Orang tipe ini dekat dengan kehidupan kita, atao bahkan kita sendiri masuk yang beginian. Kita kadang tahu, kalo perbuatan jelek itu gak baik… tahu betul ! &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Kita tahu… gak sholat itu dosa, maksiat itu hina, korupsi itu nista….. kita tahu betul ! Tapi kita kadang atau bahkan sering melakukannya, apa karena kita gak tahu akibat perbuatan itu ? Bukan ! Semua bisa terjadi karena kita lupa atau pura-pura lupa bahwa kita sebenarnya tahu semua itu.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;TIGA. &lt;/span&gt;Orang tidak tahu, tapi tidak tahu bahwa dirinya tidak tahu&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;. Ini neh.. tipe orang yang sok tahu. Udah jelas-jelas dia tuh bodoh, gak ngerti... tapi lagaknya kaya orang pinter ! Orang bodoh tapi gak tahu kalo dia bodoh... &lt;i&gt;(kaciaaan deh !)&lt;/i&gt;. Omongannya selalu ’tinggi’, gayanya kaya’ ilmuwan.... tuan serba tahu, tapi dalemnya kosong plong !. Kita jadi kasihan, karena orang tipe ini gak menyadari tentang kekurangannya, dan biasanya susyah diingatkan.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;EMPAT.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Orang tidak tahu, tapi tahu bahwa dirinya tidak tahu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;Kesadaran yang beginian yang bisa merubah orang bodoh jadi pinter. Orang bodoh yang tahu diri, sehingga terpacu keinginannya untuk selalu dan selalu belajar terus, biar bisa adi orang pinter yang tahu diri.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Tulisan ini bukan buat men&lt;i&gt;judgment&lt;/i&gt; Anda termasuk tipe yang mana, karena jawabannya diri masing-masing dan Allah SWT yang tahu. Syukur-syukur masuk tipe keSATU, orang 'alim yang gak tergoda dengan gemerlap dunia. Sehingga gak pernah kepikir buat memperkaya diri sendiri dengan ilmunya. Tapi senantiasa memperbanyak amal kebaikan, ilmunya digunakan buat mbantu orang lain. Paling gak masuk tipe keEMPAT lah, kalo sekarang merasa masih belon pinter-pinter amat atao malah merasa masih bodoh, maka terpacu semangatnya buat belajar, ngaji, berburu ilmu. Jangan kaya’ tipe keDUA, orang alim/pinter yang bermaksiat, udah tahu salah masih dilanggar, bisa jadi dosanya lebih gede dibanding orang yang belon tahu. Apalagi tipe keTIGA, kaya’ tahu Sumedang (tahu pong).... ’tahu’ yang sok tahu !. Luarnya nggelembung gede... tapi dalemnya kosong melompong. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Kalo gak segera menyadari keobodohannya, bisa-bisa hidup di dunia susyah.... &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;di akhirat apalagi ! &lt;i&gt;Na’udzubillahi min dzalik&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-116832755733888591?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/116832755733888591/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=116832755733888591&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/116832755733888591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/116832755733888591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2007/01/tahu-yang-sok-tahu.html' title='‘tahu’ yang sok tahu'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-116709803937215156</id><published>2006-12-26T08:50:00.000+07:00</published><updated>2007-05-16T11:12:25.069+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='unek-unek'/><title type='text'>lupa ingatan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/6909/3176/1600/158616/otak%20copy.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/6909/3176/320/918435/otak%20copy.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -3.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;hmmhh... dua kata bertentangan yang bisa dipadukan jadi satu kalimat hanya dengan akhiran 'an', &lt;b&gt;lupa&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;ingat&lt;/b&gt;. Kita suka kejebak dalam dikotomi 'lupa' dianggap negatif dan 'ingat' dianggap positif. Biasanya kita gak senang kalo&lt;i&gt; lupa&lt;/i&gt;, maka musti berusaha meng&lt;i&gt;ingat&lt;/i&gt; sebanyak-banyaknya. Cuman... kalo mau jujur, betapa repotnya hidup ini kalo gak ada yg bisa kita &lt;i&gt;lupa&lt;/i&gt;kan ! segala hal/kejadian yang menyedihkan, mengerikan, bikin marah, dsb. Buat sesuatu yang menyenangkanpun, kita perlu &lt;i&gt;lupa&lt;/i&gt;. Bayangin, kalo peristiwa-peristiwa yang lucu ke&lt;i&gt;ingat&lt;/i&gt; terus... kita akan ketawa selamanya, atau sebaliknya terhadap kejadian traumatik.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -3.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Untuk bisa konsentrasi, memfokuskan (meng&lt;i&gt;ingat&lt;/i&gt;kan) diri pada satu hal, berarti juga harus me&lt;i&gt;lupa&lt;/i&gt;kan (hal-hal lain). Misalnya ketika sholat, bisa dilakukan dengan khusyu' ketika kita bisa me&lt;i&gt;lupa&lt;/i&gt;kan urusan-urusan lain (seperti &lt;i&gt;here &amp; now concept&lt;/i&gt;). Artinya, ada saatnya kita musti &lt;i&gt;lupa&lt;/i&gt;. Nah... kalo dah nyampe sini, &lt;i&gt;lupa&lt;/i&gt; bisa jadi bukan perkara negatif, melainkan sebaliknya. Bahkan &lt;i&gt;lupa &lt;/i&gt;adalah tujuan juga ! &lt;i&gt;(bingung khan ?? ini filsafat !).&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -3.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Ketika sesorang belajar menari misalnya... dia harus latihan meng&lt;i&gt;ingat&lt;/i&gt;, biar gak &lt;i&gt;lupa&lt;/i&gt; sama gerakannya, susunannya, urutannya, dsb. Cuman, sebenarnya orang tsb. juga sedang melatih tubuh biar&lt;i&gt; lupa&lt;/i&gt;. Jadi ketika menari, gak harus lagi meng&lt;i&gt;ingat&lt;/i&gt; semuanya. Bayangin ! kalo seorang penari musti meng&lt;i&gt;ingat&lt;/i&gt; gimana seluruh anggota tubuhnya bergerak, malah jadi kaku dan gak sedap dipandang, Si penari-pun gak bisa menikmatinya, karena gerakan belon sampe pada rasa, terlalu sibuk pada ingatan.&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga untuk hal-hal lain... belajar naik sepeda, nyetir mobil, bekerja, beribadah... dibutuhkan totalitas dalam konsentrasi. Saat seorang sahabat dan menantu Rosulullah SAW, Ali bin Abi Thalib RA. terkena panah sewaktu perang, para sahabat lain ingin mencabut anak panah tsb. Tapi Ali RA bilang... &lt;i&gt;"tunggu ! nyabut anak panahnya ntar aja, kalo aku lagi sholat." &lt;/i&gt;Artinya apa ? Betapa generasi pertama Rosulullah SAW dulu begitu khusyu' dalam beribadah. Sholat bukan cuman aktifitas otak... apalagi aktifitas fisik semata ! tapi sudah menjadi aktifitas hati. Sehingga yang di-ingat hanya satu... Allah SAW, dan me-lupa-kan yang lain, termasuk anak panah yang menancap di tubuhnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -3.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Beruntunglah kita, yang dikaruniai sifat &lt;i&gt;lupa &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;inga&lt;/i&gt;', tinggal bagaimana kita mengaplikasikannya. Kapan kita musti &lt;i&gt;lupa&lt;/i&gt; dan kapan seharusnya &lt;i&gt;ingat&lt;/i&gt;, kasihan si-lupa kalo disalah-salahin melulu. Karena pada hakikatnya tidak selamanya lupa itu beraroma negatif, dan &lt;i&gt;ingat &lt;/i&gt;itu musti positif. Di moment penghujung tahun 2006 ini, lupa dan ingat menjadi hal yang mutlak diperlukan, sebagai alat buat bercermin diri, buat introspeksi diri atas segala hal yang sudah di lakukan, biar kita nggak lebih bodoh dari keledai ! &lt;i&gt;(katanya keledai binatang paling bodoh ?)&lt;/i&gt; Orang bijak bilang &lt;i&gt;: "sebodoh-bodoh keledai, tak akan ter-antuk batu yang sama untuk kedua kalinya". &lt;/i&gt;Kalo 2006 masih sama kaya' 2005... berarti kita masuk kategori 'orang yg merugi'. Apalagi kalo taon ini lebih jelek dari taon kemaren... wah celaka !. Kalo mau jadi orang yang 'beruntung', maka '06 harus lebih baik dari '05, dan '07 kita songsong dengan niatan harus lebih baik dari '06. Amien !&lt;i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-116709803937215156?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/116709803937215156/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=116709803937215156&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/116709803937215156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/116709803937215156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2006/12/lupa-ingatan.html' title='lupa ingatan'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-116576111428981991</id><published>2006-12-10T21:30:00.000+07:00</published><updated>2007-05-16T11:12:25.069+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='unek-unek'/><title type='text'>rebellious</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/6909/3176/1600/120119/superebell.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/6909/3176/320/563726/superebell.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -3.7pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -3.7pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;"generasi muda, jangan mau jadi generasi penerus !!" &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;gitu kira-kira sebagian orasi Rendra waktu ultahnya yang ke 71 kemaren. Sebuah ungkapan yang berkesan kontroversial, khas Rendra. Dalam konsep kekinian, rasanya 'celoteh' tersebut cukup relevan. Emang, kalo generasi muda cuman jadi penerus doang... kapan majunya, mandul bin gak bisa kreatip dong !! Masih mending kalo yang diterusin, sesuatu yang membanggakan.... Nah, kalo generasi muda jadi penerus kebobrokan moral... mulai dari selingkuh pejabat, sampai skandal sex anggota dewan yang terhormat... ?? Belon lagi mental koruptor, utang luar negeri.... apa itu yang musti diterusin ?! Amit-amit deh !! mendingan ambil jalan alternatif !. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -3.7pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Generasi muda musti jadi generasi 'pemberontak' ! &lt;i&gt;(Bukan memprovokasi lho !!). &lt;/i&gt;Tapi emang bener... generasi muda musti berani keluar dari &lt;i&gt;comfort zone&lt;/i&gt; ketiak bapak moyangnya, musti berani berpikir lateral, musti berani menolak suapan Mama... kalo itu hasil korupsi Papa. Bukannya malah merongrong Or-Tu biar lebih bersemangat dalam berkorupsi. Kalo generasi mudanya 'melempem' kaya' kerupuk kerendem kuah... wah, tinggal nunggu sebentar lagi deh... Indonesia ditarik dari peredaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -3.7pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Udah waktunya generasi muda &lt;i&gt;'tunjukin dada loe !!'. &lt;/i&gt;Bukan ngebanggain kesuksesan Papa... Om... apalagi Opa, Oma, dst. Kalo toh Or-Tu bisa sukses dan kaya... pelajarin prosesnya !! bukan asal terima jadi... karena biasanya gak bakalan lama deh, sukses warisan gitu ! Seseorang bisa merasakan manis ketika sudah merasakan pahit ! Orang bisa bilang gula itu manis, sesudah makan sayur Pare yang pahit. Kalo sejak nongol dari rahim Mama &lt;i&gt;(musti pake caesar lagi !!) &lt;/i&gt;sampe segede sekarang... selalu dipenuhi segala fasilitas, mungkin belon bisa ngerasa manis. Walaupun orang laen yang mandang :&lt;i&gt; enak bener jadi anak orang kaya, berak aja dicebokin !. &lt;/i&gt;Baru setelah jatuh pailit, Papa di penjara karena ketahuan korupsi atau Mama masuk TV karena ketahuan selingkuh.... baru deh merasakan, bahwa selama ini yang dimakan adalah 'manis'.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -3.7pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Generasi muda harus berani 'gila', untuk bisa menjadi &lt;i&gt;change of agent. &lt;/i&gt;"Kepemudaan satu cabang dari kegilaan" kata sebuah hadits Nabi SAW. Emang kegilaan kadang ditakutin, cuman ada saatnya kegilaan diperlukan buat mengubah sejarah yang telah beku dan stagnan. Cuman, setelah itu jangan keterusan gila... ntar gila beneran ! Karena setelah babak pertama revolusi selesai, datang masanya untuk memakai otak dan renungan yang timbul dari kedewasaan berpikir. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -3.7pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Waktu Rosulullah SAW, mengajak kaum musrikin untuk menyembah Allah SWT dan meninggalkan berhala-berhala mereka... jawabannya, kami hanya menuruti apa yang dilakukan oleh nenek moyang kami ! Ibrahim AS muda, berani menghancurkan berhala-berhala, untuk sebuah 'perubahan'!. Meski demikian... sejelek apapun Or-Tu, musti dapet hak-nya buat dihormatin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -3.7pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Kutipan dari bukunya HAMKA :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -3.7pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;"Kerapkali orangtua menyesali pemuda, menuduhnya bekerja terburu2 dan kurang fikir. Kerapkali orang muda menuduh orangtua lamban, lambat bertindak dan terlalu banyak berfikir.&lt;br /&gt;Alangkah sibuknya dunia kalau pemimpin hanya di tangan yang muda-muda. Dan dunia akan membosankan karena lamban geraknya kalau yang memimpin hanya yang tua-tua.&lt;br /&gt;Gabungan di antara gelora semangat yang muda dengan renung-fikiran yang tua itulah, yang menimbulkan keseimbangan di dalam perjalanan hidup."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-116576111428981991?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/116576111428981991/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=116576111428981991&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/116576111428981991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/116576111428981991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2006/12/rebellious.html' title='rebellious'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-116520642719357777</id><published>2006-12-04T10:06:00.000+07:00</published><updated>2007-05-16T11:12:25.070+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='unek-unek'/><title type='text'>need &amp; want</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/6909/3176/1600/377058/need%20copy.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/6909/3176/320/180974/need%20copy.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: black;"&gt;emang beda, &lt;i&gt;‘kebutuhan’ &lt;/i&gt;dengan &lt;i&gt;‘keinginan’ &lt;/i&gt;?? Nah.. !! kalo gak bisa mbedain keduanya, ini nih... pangkal dari petaka negeri !!! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -3.7pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: black;"&gt;Segawat itukah ?? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -3.7pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: black;"&gt;Coba panggil tuh koruptor kelas kakap, interogasi dia ! Apa alasannya koq tega-teganya korupsi uang rakyat, jualan aset negara... padahal gak pernah kulakan ! Bukannya sudah tercukupi ’kebutuhan’ hidupnya untuk tujuh turunan ?? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -3.7pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Apa bedanya koruptor tadi dengan seseorang yang babak-belur digebukin massa hanya karena mencuri ayam untuk bayar SPP anaknya ???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -3.7pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: black;"&gt;Jawabannya, koruptor mencuri asset Negara untuk menuruti &lt;i&gt;‘keinginan’&lt;/i&gt;…. dan pencuri ayam melakukan tindakan tersebut untuk memenuhi &lt;i&gt;‘kebutuhan’&lt;/i&gt;nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -3.7pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: black;"&gt;Dan masih sederet panjang tindak kejahatan lainnya… perampokan, pembunuhan, pemerkosaan, perselingkuhan….. hanya karena pelakunya gak bisa mbedain, mana kebutuhan dan mana keinginan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -3.7pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: black;"&gt;Peluang inilah yang kadang sering digunakan oleh sebuah iklan, untuk menciptakan sebuah ’kebutuhan’ baru. Sebuah produk yang tadinya gak menarik perhatian sama sekali bagi kita... tiba-tiba menjadi sesuatu yang ’harus’ kita konsumsi, hanya karena manisnya bujukan iklan. Misalnya.... sejak mengandung, seorang ibu sudah ’harus’ mengkonsumsi susu untuk ibu hamil. Begitu bayinya lahir.... udah dijemput oleh susu 1-2-3. Gedean dikit, ’disamber’ sama susu 4-5-6. Terusss... mungkin nanti dilanjutkan dengan susu 7-8-9, 10-11-12, ....., dst. sampe menjelang umur 40 ’dicegat’ dengan susu High Calcium. Semakin tua, beda lagi susunya.... sampe suatu saat nanti dibuat susu buat orang yang udah meninggal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(?)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -3.7pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: black;"&gt;Itu baru salah satu contoh.... masih seabreg ’kebutuhan-kebutuhan’ baru yang musti kita konsumsi.... masalah ketombe, gigi, mie instant, fashion, hand phone,.... dll. Makanya... gak terlalu salah, kalo segolongan ’AntiAd’ menuduh iklan sebagai &lt;i&gt;’desiring machine’&lt;/i&gt;. Bedanya &lt;i&gt;hemat&lt;/i&gt; dengan &lt;i&gt;pelit&lt;/i&gt; adalah : kalo &lt;b&gt;hemat&lt;/b&gt;, kita yang mengatur uang.... tapi kalo &lt;b&gt;pelit&lt;/b&gt;, kita yang diatur sama uang !.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -3.7pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: black;"&gt;Ketika seorang anak berusia 3 tahun ingin bermain dengan sebilah golok yang tajam, sangat mungkin ortu-nya melarang. Karena itu sebuah ’keinginan’ dan bukan suatu ’kebutuhan’. Larangan tersebut sebagai wujud rasa ’sayang’ pada anaknya, karena khawatir anaknya teluka, atau bentuk ’penundaan’ karena dirasa belum waktunya untuk bermain golok.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Kesadaran yang kaya' inilah yang seharusnya kita miliki, biar gak &lt;i&gt;su'uddzan&lt;/i&gt; (berprasangka buruk) melulu sama Allah SWT. ketika banyak do’a-do’a yang belum terkabul dan harapan-harapan yang belum tercapai. Mungkin do’a kita cuman sebuah ’keinginan’ dan bukan ’kebutuhan’. Atau Allah SWT, nganggep kita masih &lt;i&gt;terlalu anak-anak &lt;/i&gt;dan belum siap buat ngedapetin kesuksesan, kekayaan serta keberhasilan lainnya. Karena kalo dipaksain, kemungkinan besar akan terjadi sesuatu yang membahayakan. Sehingga Dia melarang atau menundanya sebagai wujud rasa SAYANG.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-116520642719357777?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/116520642719357777/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=116520642719357777&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/116520642719357777'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/116520642719357777'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2006/12/need-want.html' title='need &amp; want'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-116326625588687496</id><published>2006-11-12T00:27:00.000+07:00</published><updated>2007-05-16T11:12:25.070+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='unek-unek'/><title type='text'>here &amp; now concept</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/6909/3176/1600/here.jpg"&gt;&lt;img style="CURSOR: pointer" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/6909/3176/320/here.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;apa sih bedanya minum secangkir teh manis pagi hari menjelang berangkat ngantor dengan malam hari sambil nonton &lt;i&gt;prime time&lt;/i&gt; di TV ? Kalo ditanyakan sama Om Newton, jawabannya &lt;i&gt;“gak ada bedanya tuh ! sama-sama manis, cangkirnya juga sama !”&lt;/i&gt; karena Newton menjawab dengan teori Determinasi, dimana segala sesuatu bisa diukur dan sifatnya mutlak.&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Coba deh tanya sama Om sebelahnya yang berkumis tebal dan rambutnya jarang disisir, namanya Om Einstein. Jawabannya pasti laen ! Karena Einstein menjawab dengan teori Relativisme-nya, tergantung suasananya. &lt;span lang="IT"&gt;Pagi2 bangun kesiangan karena abis dugem pulang dini hari, materi presentasi belon disiapin, sarapan buru2…. &lt;/span&gt;secangkir teh manis, jelas tak senikmat ketika diminum malem hari sambil ngobrol santai bareng keluarga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Artinya apa ? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Ketika diminum pagi hari dengan kondisi serba buru2… mulut juga sama monyongnya, teh juga sama ditelennya…. &lt;span lang="FI"&gt;tapi pikiran dan perasaan tidak ikut keminum, karena berada di tempat dan situasi yang lain !.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Itulah pentingnya konsep &lt;i&gt;here and now&lt;/i&gt; ! &lt;/span&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Kalo kita bisa menghadiran diri kita seutuhnya…. baik fisik maupun non-fisik, maka segala aktivitas kita jadi maksimal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Hadirkan diri kita di sini, sekarang juga ! Termasuk ketika baca tulisan ini. Nikmatilah ! maka banyak sekali hal2 tak terduga yang bisa kita raih. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Kalo lagi kerja... konsentrasikan pada kerjaan, maka pekerjaan yang berat akan selesai lebih cepat dari yang kita rencanakan. Apalagi kalo kerja di tempat yang membutuhkan daya kreatifitas tinggi, suplai andrenalin harus banyak, maka akan bermunculan ide2 ’gila’ tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Kalo lagi ngobrol sama temen, dengerin cur-hat... maka kita gak cuman &lt;i&gt;mendengar&lt;/i&gt; tapi juga &lt;i&gt;mendengarkan.&lt;/i&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Emang beda ?, ’mendengar’ sama ’mendengarkan’ ?? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Sekilas nampaknya sih sama... tapi, kita sering denger temen lagi cur-hat berurai air mata, ketika kita diminta pendapatnya .... gelagapan. Karena kita cuman mendengar dan gak mendengarkan. Sering dengerin ceramah, seminar, pengajian... kita denger koq ! malah sampe ngantuk2 segala. Tapi kalo ditanya kesimpulannya.... boro-boro ! karena kita cuman denger doang belon sampe ndengerin. Yang namanya mendengarkan tuh bukan cuman aktivitas telinga doang, tapi pikiran mencatat... perasaan juga ikut bersimpati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Kalo lagi sholat... jika &lt;i&gt;here and now concept&lt;/i&gt; ini diterapkan, bisa bikin khusyu’ sholatnya. Gimana bisa sholat yang bener… kalo waktu sholat malah digunakan buat mengkalkulasikan tender, pitcing, side job…. begitu sholat selesai, tengok kanan-kiri… dah dapet keputusan… ambil tuh proyek ! Segera ! sebelum keduluan competitor !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Makanya gak heran…. &lt;/span&gt;&lt;span lang="FI"&gt;sholat dah ratusan kali, tapi kemungkaran, kemaksiatan, korupsi, tetep lancar aja jalan, karena sebenarnya belon sholat. Baru aktivitas berdiri, ruku’ sujud, duduk doang, belon masuk ke otak... boro-boro ke hati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span lang="FI"  style="font-family:'Times New Roman';"&gt;Gimana Allah akan mengingat kita, jika kita terlalu sering melupakan-Nya. Bahkan ketika sedang sholat sekalipun !&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-116326625588687496?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/116326625588687496/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=116326625588687496&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/116326625588687496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/116326625588687496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2006/11/here-now-concept.html' title='here &amp; now concept'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-116321214779076374</id><published>2006-11-11T09:14:00.000+07:00</published><updated>2007-05-16T11:26:03.265+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='duniaku'/><title type='text'>kolor maning -kolor maning</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/6909/3176/1600/kolor.0.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/6909/3176/320/kolor.0.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/6909/3176/1600/kolor.jpg"&gt;  &lt;/a&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;fenomena terbaru... telah lahir (atau bebas ?) selebritis baru dari daerah ’ngapak maning’ bernama Sumanto. Sebentar lagi mungkin jadi bintang iklan, menyusul kesuksesan mbah Marijan &lt;i&gt;(roso !.... roso !...).&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Seorang pengamat periklananan tidak menampik kemungkinan tersebut. Tapi direkomendasikan bukan untuk produk makanan.... karena hampir yakin produk tersebut gak bakalan laku di pasar. Mungkin produk jasa semacam Asuransi Jiwa.... “Lindungi keluarga Anda dari ancaman kanibalisme Sumanto !!” dengan visualisasi Sumanto menyeringai ‘sopan’.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;Tapi tulisan di bawah ini gak bakal mengulas “New Selebrities” tersebut... apalagi kolornya Sumanto.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;Masih ngomongin warna tapi dari sisi maknanya (color meaning).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Merah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt; adalah warna api, darah. Maka biasanya dihubungkan dengan energi, peperangan, bahaya, kekuatan, juga cinta. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Warna yang sangat membangkitkan emosi, meningkatkan metabolisme, menaikkan tekanan darah dan memiliki jarak penglihatan yang sangat tinggi. Sehingga sering digunakan untuk tanda Stop, lampu belakang, juga peralatan pemadam kebakaran. Dalam ilmu lambang, merah bisa bermakna keberanian. Sehingga sering digunakan dalam bendera negara. Karena sifatnya yang cukup menonjol ini, dalam disain biasanya digunakan untuk merangsang orang dalam mengambil keputusan. Misalnya tulisan ”Beli Sekarang” atau ”Klik di sini” pada tombol/botton. Dalam periklanan, merah sering disimbolkan sebagai erotisme, bibir merah. Warna ini juga biasanya dihubungkan dengan energi, sehingga disarankan menggunakan warna merah untuk iklan produk minuman energi, game, sport dan aktivitas fisik yang tinggi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Kuning&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt; &lt;/span&gt;adalah warna sinar matahari, sehingga sering dihubungkan dengan kegembiraan, kebahagiaan, panas dan juga energi. Kuning juga bisa bermakna peringatan, apalagi jika dikombinasikan dengan warna hitam. Dalam ilmu lambang, kuning di maknai kesetiaan dan penghormatan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Hijau &lt;/span&gt;adalah warna Alam, menandakan adanya pertumbuhan, keselarasan, kesegaran dan kesuburan, juga mengesankan keselamatan. Sehinga sering digunakan pada petunjuk/nama jalan, sehingga disarankan untuk iklan produk obat2an atau medis. Kadang-kadang hijau juga bermakna ’belum berpengalaman’ sehingga oarang yang masih baru, biasa disebit masih ’hijau’.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Biru&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt; adalah warna langit dan laut. Sehingga sering dihubungkan dengan stabilitas dan kedalaman. Menandakan kepercayaan, kesetiaan, kebijksanaan, kebenaran, juga kecerdasan dan teknologi. Memberi efek tenang, damai dan memperlambat metabolisme. Dalam ilmu lambang bisa berarti ketulusan dan kealiman. Disarankan menggunakan warna biru untuk promosi produk dan jasa yang berhubungan dengan kebersihan (air minum, sabun, cairan pembersih), langit, laut dan udara (penerbangan, bandara, pelayaran, pendingin ruangan), juga untuk produk2 hi-tech. Hindari penggunaan warna ini untuk promosi produk masakan/makanan, karena biru bisa menurunkan selera makan. Jika dikombinasikan dengan dengan merah dan kuning, mampu menciptakan kesan high-impact. Sehingga sering digunakan untuk kostum super hero.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Lepas dari kebenaran makna di atas, setiap manusia sebenarnya punya potensi untuk memaknai warna tersebut. Ketika &lt;i&gt;shopping&lt;/i&gt;, milih baju, T-Shirt, sepatu, tas, dll... pasti peran warna ini memberi kontribusi yang cukup besar dalam memutuskan untuk membeli. Bahkan pedagang buah di kios pinggir jalan, mereka menyusun buah berdasarkan warna, ada berjejer piramid yang tersusun dari hijaunya mangga, merahnya apel, oranyenya jeruk... dll. Mereka juga punya tujuan, agar orang tertarik... kemudian mampir dan membelinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Begitu kuatnya peran warna dalam ’mewarnai’ kehidupan kita. Ketika menjelang era reformasi, sebuah bangunan kokoh bisa dirobohkan warga.... gara2 bercat warna kuning. Di Amerika orang benar bisa jadi bersalah hanya karena kulitnya berwarna hitam. Padahal dihadapan-Nya kelak bukan warna kulit, rambut, gigi, mata apalagi baju yang membedakan status kita, tapi seberapa besar ketaqwaannya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Tidak akan masuk sorga seseorang hanya karena berkulit putih mulus dan bermata biru, dan tidak akan masuk neraka seseorang hanya karena berkulit hitam dan berambut keriting. Karena tidak akan dimintai pertanggungjawabannya, untuk hal2 yang kita gak bisa milih. Tapi akan ditanyakan-Nya kenapa kita lebih suka memilih yang haram, walaupun sekecil biji sawi. Jangan terlalu meremehkan dosa kecil. Karena lebih banyak manusia mati karena gigitan nyamuk, dibanding karena digigit harimau.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-116321214779076374?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/116321214779076374/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=116321214779076374&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/116321214779076374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/116321214779076374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2006/11/kolor-maning-kolor-maning.html' title='kolor maning -kolor maning'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-115569434678010092</id><published>2006-08-16T09:01:00.000+07:00</published><updated>2007-05-16T11:30:20.643+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='duniaku'/><title type='text'>kelamin warna</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/6909/3176/1600/merdeka.jpg"&gt;&lt;img style="" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/6909/3176/320/merdeka.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gak salah tuh judul… bukannya kebalik, seharusnya &lt;strong&gt;&lt;em&gt;‘warna kelamin’&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; ? Yang ginian sih bukan cuman menjurus ke SARA…. bahkan SARU bin VICTOR (Viciran Cotor). Kenapa sih kita kalo denger kata ‘kelamin’ terus pikirannya ngeres. Padahal setiap kali kita ketemu dengan yang namanya biodata, pasti deh ada ‘Jenis Kelamin’. Dan kitapun mengisinya bukan dengan menyebutkan ‘benda’nya, tapi esensinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, deh. Kembali ke judul tadi… bener gak sih warna punya kelamin ?? Sebenarnya sadar atau tidak, kita terlalu sering kepergok dengan yang namanya kelamin warna ini. Gak percaya ?? Baiklah !! Pernah perhatiin gak kenapa warna kemasan/packaging produk-produk untuk konsumsi wanita cenderung menggunakan warna-warna pastel ? (biru muda, merah muda, hijau muda, dll). Kenapa cowok, bahkan bayi laki-laki jarang menggunakan popok warna pink ? Kenapa kemasan minyak rambut/deodorant buat cowok warnanya cenderung hitam, biru, atau merah menyala ?? Dari jawaban pertanyaan-pertanyaan tsb, barangkali bikin kita percaya… bahwa warna ternyata juga punya kelamin !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan gak cuman punya kelamin, warna juga punya hukum…. Untuk mencapai &lt;em&gt;colour balance&lt;/em&gt;, Om Newton pernah bikin percobaan. Kesimpulannya : Untuk keluasan warna &lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;kuning&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; 3 (tiga) bagian, keluasan warna &lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;merah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; 5 (lima) bagian, dan keluasan warna &lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;biru &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;8 (delapan) bagian, baru bisa seimbang. Ada lagi “hukum keluasan” &lt;em&gt;(Law of Area):&lt;/em&gt; “Semakin luas suatu area sebaiknya diisi dengan warna-warna yang semakin tenang, dan semakin sempit suatu area sebaiknya diisi dengan warna-warna yang semakin kuat”. &lt;em&gt;(katanya……..)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna juga memiliki keberanian, semangat, heroic….. tapi juga bisa lembut, suci. Memasuki bulan Agustus… kita diakrabkan dengan dua warna tsb. &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Merah&lt;/span&gt; – &lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;Putih&lt;/span&gt;. Warna legendaris sejak jaman Gadjah Mada. Merah yang berarti ‘berani’ dan Putih yang ‘suci’. Namun seharusnya kita malu pada para pejoeang yang pakar ‘nirmana/desain elemanter’ yang telah menyematkan makna luhur pada kedua warna tersebut. Karena kenyataannya, negeri ini sudah tidak lagi memiliki keberanian ‘merah’ dari tekanan dan utang luar negeri. Orang-orang ‘terhormat’ tak lagi memiliki keberanian untuk mengakui kesalahan, keberanian untuk meminta ma’af, dll. Jangan dulu bicara tentang kesucian ‘putih’. Karena sudah belepotan noda, bahkan darah di sana-sini. Kesucian hanya bisa didekap, jika dilandasi keikhlasan dan kejujuran. Dua kata yang akrab di bibir namun.... asing di hati !!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga gak punya ‘keberanian’ untuk merubah merah menjadi &lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;pink&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; yang genit feminin..... atau putih menjadi putih tua &lt;em&gt;(emang ada ?)&lt;/em&gt; atau &lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 192, 192);"&gt;kelabu&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Karena bukan warnanya yang salah, juga bukan kesalahan Gadjah Mada dan para pejoeang tempo doeloe. Tapi kita yang terlalu silau dengan gemerlap dunia, sehingga hati menjadi rabun dan buta warna. Tak lagi mampu membedakan, mana yang benar dan mana yang salah. 17 Agustus dah lewat 61 kali di depan idung… tapi gak pernah kecium aroma pemberani yang berhati suci. Merdeka !!! &lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;(merdeka :-??).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-115569434678010092?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/115569434678010092/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=115569434678010092&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/115569434678010092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/115569434678010092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2006/08/kelamin-warna.html' title='kelamin warna'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-115517749625199331</id><published>2006-08-10T09:21:00.000+07:00</published><updated>2007-05-16T11:16:14.809+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>sepotong ikan asin</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/6909/3176/1600/nadine.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/6909/3176/320/nadine.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Masih cerita di balik puing gempa….&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Pagi itu 27 Mei 2006, seorang wanita muda sedang berada di kamar mandi. Ketika lantai tempatnya berpijak, tiba-tiba bergoyang keras.... diiringi suara gemeretak dan gaduh. Seketika dia menyambar kain seadannya dan berusaha keluar rumah. Namun tatkala sudah berada di halaman... wanita muda tadi baru menyadari, ternyata dia hanya mengenakan kain seadanya. Sejurus kemudian, dia berlari lagi masuk ke dalam rumah bermaksud mengambil beberapa lembar baju. Namun ternyata ......., di depan pintu kamar, malaikat maut telah menjemputnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Ketika kondisi sudah mulai reda, beberapa orang yang mengetahui kejadian tersebut berkomentar macam-macam. &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt; yang bilang “Wanita bodoh.... dah tau rumah hampir ambruk, malah masuk lagi.” Sebagian lagi berucap pasrah.. “Mungkin memang sudah takdirnya…”. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Lepas dari beberapa kontroversi tersebut, ada sebuah pelajaran yang pantas kita ambil. Di jaman yang ‘serba&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;boleh’ dimana &lt;b style=""&gt;kebebasan&lt;/b&gt; telah dimaknai &lt;b style=""&gt;kebablasan. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;Dimana Playboy dihujat, tapi sudah hampir terbit edisi ke-empat. Dimana sebagian orang mengelu-elukan Nadine bak seorang pahlawan yang kalah perang, ternyata jauh di pelosok Bantul masih ada seorang wanita yang merasa 'malu' ketika berpakaian seadanya. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Bahkan dalam kondisi darurat. Walaupun kemudian dia meninggal, tapi Insya Allah demi menjaga aurat dan martabat-nya (semoga Allah menempatkannya di tempat yang mulia). Tapi di tempat lain... orang merasa 'bangga' dengan pakaian seadanya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Wanita Bantul tadi barangkali yang sering disebut para ‘alim bahwa orang-orang seperti itu sebenarnya tidak mati ! Karena dia senantiasa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hidup&lt;/span&gt; dalam hati dan jiwa orang-orang yang masih hidup. Ada sebuah teka-teki para filsuf: “kenapa ikan tongkol, bandeng, atau bahkan hiu, paus. yang baru ditangkap nelayan dalam kondisi segar ketika dimasak tidak asin. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;Padahal ikan-ikan tersebut terendam di air laut berbulan-bulan bahkan brtahun-tahun lamanya ? Sementara jenis ikan lain, seperti teri dan ‘ikan asin’ lainnya, hanya direndam dalam air garam semalam, paginya sudah asin ?” Jawabannya sangat sederhana. Ikan segar tadi bertahun-tahun di laut tidak asin, karena dia &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;‘hidup’&lt;/span&gt;!!. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Sementara ikan teri dan teman-temannya, walaupun hanya direndam air garam semalam menjadi asin, karena dia &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;‘mati’&lt;/span&gt; !!.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Dalam keseharian, di sekitar kita... betapa banyak orang-orang ‘terhormat’ tapi tak memiliki prinsip hidup yang benar. Jangankan di lingkungan jelek, di lingkungan baikpun tak tergerak jiwanya untuk berubah menjadi lebih baik. Orang-orang yang jasadnya ‘hidup’ tapi jiwanya sudah ‘almarhum’.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;Apalagi cari makan di jagad Advertising, yang sebagian orang menganggap iklan adalah ‘&lt;i style=""&gt;desiring machine’&lt;/i&gt; mesin pembangkit hasrat konsumtifisme. Dimana sebuah iklan bisa memainkan &lt;i style=""&gt;theatre of mind&lt;/i&gt; dalam pikiran konsumen. Wanita ideal adalah yang berkulit putih bersih… rambut hitam tergerai walau tanpa &lt;i style=""&gt;rebounding. &lt;/i&gt;Gunakan lotion X maka dalam waktu satu minggu, kulit bisa seputih bengkoang… &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(gile benerr…..).&lt;/span&gt; Padahal dah dari sono-nya, namanya orang &lt;/span&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt; gak mungkin kulitnya seputih pocong !! Trus bagaimana dengan saudara2 kita yang di Papua ? Tanpa bermaksud memancing SARA apalagi SARU.&lt;br /&gt;Pembodohan masyarakat ?? Mungkin !! &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang korban peradaban dan orang-orang yang gak pernah bisa dewasa. Karena kata orang bijak "salah satu ciri kedewasaan adalah bisa menerima kenyataan" bukan berarti pasrah.&lt;br /&gt;Belum lagi &lt;i style=""&gt;rule of the game&lt;/i&gt; di dalamnya. Apapun akan dilakukan… yang penting &lt;i style=""&gt;pitcing&lt;/i&gt;nya goal !! &lt;i style=""&gt;Markup&lt;/i&gt; lebih membanggakan, dibanding &lt;i style=""&gt;markdown&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Ambil cermin !! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Tatap dalam-dalam wajah dibaliknya.... masih ‘hidup’kah kita ?? atau jangan-jangan sudah ‘wafat’ beberapa jam, hari, bulan bahkan bertahun-tahun yang lalu tanpa kita sadari. &lt;i style=""&gt;Innalillahi wa inna illaihi rooji’uun. &lt;/i&gt;Sesungguhnya semua ini dari Allah, dan kepada-Nya lah kita semua akan kembali.&lt;br /&gt;Kembali ?? Yup’s so pasti !!!.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-115517749625199331?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/115517749625199331/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=115517749625199331&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/115517749625199331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/115517749625199331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2006/08/sepotong-ikan-asin.html' title='sepotong ikan asin'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-115208285649816871</id><published>2006-07-05T13:38:00.000+07:00</published><updated>2007-05-16T11:16:14.810+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>'gak ada yg salah...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/6909/3176/1600/psa%20jogja.2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/6909/3176/320/psa%20jogja.2.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;‘gak ada yg salah dengan ‘ajep-ajep….. aring king king’ bahkan perilaku DuGem bukanlah suatu tindakan kejahatan. Paling tidak menurut jama’ah MMI (Malem Minggu Ijen) atau penganut aliran dugemisme. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Kalo gak ada yg salah.. berarti benar dong ??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Pasti !!! (kata ilmu pasti/eksak)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Namun dalam kehidupan nyata, tidak salah.. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;belum tentu berarti benar !! Karena ada ruang abu-abu &lt;i style=""&gt;(grey area)&lt;/i&gt; yg mengisi &lt;i style=""&gt;in between&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Pasca gempa di Jogja beberapa waktu lalu… selain saling berbagi cerita dan analisa, ternyata tema ‘kematian, kiamat..’ menjadi populer di pengajian2, khotbah Jum’at, obrolan di tenda pengungsian.. di warung angkringan sampai di milis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;Pernah kebayang gak ? ketika sedang asyik dugem.. larut dalam irama yg menghentak2.. tiba2 lantai kafe ikut bergoyang. Bukan karena dentuman sound ribuan watt, atau gesekan dahsyat seorang DJ. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Tapi pergeseran lempeng bumi yang membujur di sepanjang negeri kita !!!&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di bawah lantai yg kita pijak !!! dan monitor equalizer berubah jadi grafik seismograf menunjuk angka di atas 5 skala Richter !!! dan atap2 kafe, genteng cor, besi beton bertulang runtuh.....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Tiba-tiba kita mencari Tuhan... namun, kaki tak mampu digerakkan.. kepala tak mampu ditegakkan... tangan tak mampu ditengadahkan... kemana Tuhan ??? Gimana Dia akan mengingat kita... sementara kita terlalu sering melupakan-Nya !!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Dan malaikat sakaratul maut tidak hanya berkeliaran di lokasi bencana... tapi dia ada di mana-mana... di kantor, di rumah, di pasar, di kafe.... bahkan mungkin di sini, saat kita membaca tulisan ini !!! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;Ironis !! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;Setiap orang mendambakan surga…., namun takut mati. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;Padahal tak ada surga tanpa diawali dengan kematian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;‘gak ada yg salah dengan ‘ajep-ajep….. aring king king’ dan DuGem bukanlah suatu kejahatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-115208285649816871?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/115208285649816871/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=115208285649816871&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/115208285649816871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/115208285649816871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2006/07/gak-ada-yg-salah.html' title='&apos;gak ada yg salah...'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-115070595784626859</id><published>2006-06-19T14:44:00.000+07:00</published><updated>2007-05-16T11:16:14.810+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>Jogja tertindih...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/6909/3176/1600/jogja%20trtindih.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/6909/3176/320/jogja%20trtindih.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibanding korban meninggal karena Tsunami di Aceh, korban gempa di Jogja-Jateng memang lebih sedikit. Angka tersebut berbeda perbandingannya jika dilihat pada jumlah korban luka2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh mata memandang.. yang terlihat adalah puing-puing dan puing reruntuhan bangunan. Sebagian besar korban luka bahkan meninggal karena tertimpa dan tertindih bangunan. Mereka meninggal di dalam rumah sendiri... dan tertimpa rumah yang dibangun dengan keringat sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mereka kehilangan sanak saudara, rumah dan harta benda... dimanakah kita ?? dimanakah saudara mereka ?? atau.. bahkan mereka bukan saudara kita ???&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-115070595784626859?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/115070595784626859/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=115070595784626859&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/115070595784626859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/115070595784626859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2006/06/jogja-tertindih.html' title='Jogja tertindih...'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-115069236225904524</id><published>2006-06-19T11:29:00.000+07:00</published><updated>2007-05-16T11:16:14.811+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>Kebahagiaan Tertunda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/6909/3176/1600/Jogja%20Recovery.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/6909/3176/400/Jogja%20Recovery.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bencana.. musibah.. atau apapun namanya, adalah sebuah bahasa Allah SWT. Tergantung bagaimana kita memaknainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun kadang begitu pedih dan menyakitkan dirasa.. namun kita harus tetap optimis, karena sandaran kita adalah "semua itu wujud cinta-Nya" pada kita.&lt;br /&gt;Barangkali manusia bolah-boleh aja membuat planning, tapi keputusan terakhir tetap pada-Nya. Kebahagiaan, kesejahteraan, hidup enak... adalah dambaan setiap manusia atau sebuah keluarga. Wajar.. !!! Karena berusaha, ikhtiar itu "wajib" hukumnya, tapi hasil akhirnya tetap di tangan-Nya jua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita memahami hal2 seperti itu.. maka yang musti ada di hati adalah optimisme yg gak pernah mateee.. !!! Bencana, musibah... adalah sebuah &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;kebahagiaan yang tertunda&lt;/span&gt;. Karena Allah SWT mungkin belum mempercayai kita untuk memiliki semua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya.. kewajiban kita semua, apalagi yg gak kena bencana.. untuk terpanggil sepenuh hati, seikhlas jiwa... mewujudkan kebahagiaan mereka yang tertunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-115069236225904524?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/115069236225904524/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=115069236225904524&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/115069236225904524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/115069236225904524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2006/06/kebahagiaan-tertunda.html' title='Kebahagiaan Tertunda'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29740245.post-115034826003691226</id><published>2006-06-15T12:03:00.000+07:00</published><updated>2007-05-04T14:45:00.523+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='unek-unek'/><title type='text'>Jogjaku retak...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/6909/3176/1600/iklan%20BAZNAS%20%28setengah%20halaman%29.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/6909/3176/320/iklan%20BAZNAS%20%28setengah%20halaman%29.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;6.000 lebih nyawa melayang... ratusan ribu rumah rusak berat, bahkan ambruk.. brukk.. sungguh sebuah "teguran" dari-Nya yang cukup sopan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9, sekian skala Richter getarkan Aceh...&lt;br /&gt;5,9 skala Richter getarkan Jogja...&lt;br /&gt;butuh berapa skala Richter lagi untuk bisa menggetarkan hati kita ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kita harus yakin seyakin-yakinnya bahwa semua itu... pasti "yang terbaik" menurut Dia..&lt;br /&gt;dan kalo dah menurut Dia,... apalagi yg bisa kita perbuat ?? karena semua itu adalah wujud cinta-Nya pada kita...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29740245-115034826003691226?l=cc--line.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cc--line.blogspot.com/feeds/115034826003691226/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29740245&amp;postID=115034826003691226&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/115034826003691226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29740245/posts/default/115034826003691226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cc--line.blogspot.com/2006/06/jogjaku-retak.html' title='Jogjaku retak...'/><author><name>cc-line</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12545912629405743220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://4.bp.blogspot.com/_F0edw79p0n4/SRJ0GqMBHhI/AAAAAAAAAIg/2dP8YORRMXw/s1600-R/logo-1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
