after 'party'

masih adakah jejak keshalihan Ramadhan di 11 bulan sesudahnya? Karena hanya orang-orang bertaqwa yang konsisten melestarikannya...

jika para sahabat Nabi SAW saja selalu gelisah jika ditinggal Ramadhan, karena begitu khawatir kalau amal-amalnya nggak diterima Allah, pantaskah kita yang beribadah 'seadanya' berbangga-bangga "Merayakan Kemenangan" dan kembali suci, untuk siap mengotori diri lagi dengan dosa dan maksiat?
0 Comments:
Post a Comment
<< Home